
"aku tidak peduli dengan kakak mu dan seberapa tinggi ilmunya"
"Aku Wijaya juga bukan pengecut .kau tak perlu menangung sendiri sun lin.aku juga akan bertanggung jawab !."
"Ya apapun akibatnya kami takan lepas tangan .kita harus tanggung jawab bersama."
"Betul. Mana boleh membiarkan kak sun lin menangung sendiri"
Dalam hati sun lin sangat senang mendengarnya perkatan teman temannya yang tulus karena saat kehidupan pertamanya seseorang datang hanya dengan niat membunuh .
__ADS_1
"Terimakasih teman teman kau telah mau berbagi kesusahan dengan ku suatu kehormatan bisa berteman dengan kalian. Bila ada sesuatu masalah di masa depan jangan sungkan kabari aku. Aku pasti membantu ."
"Baiklah bagaimana kalau kita kembali dulu sekta kalau kita teruskan akan susah bila bertemu moster yang sulit dihadapi "
"Baiklah mari kita pulang....."
"Dalam hati berkata "apa bukankah ini batu hitam untuk membuat pusaka tingat menengah aku sungguh beruntung bisa menemukanya"
__ADS_1
Setelah itu meraka meninggalkan tubuh terbiarkan di gunung tengkorak dan kembali menuju sekta untuk menukarkan batu kristal dengan ramuan pelatihan.
Rojer berkata " oh ya ... Setelah ini apa rencana mu sun lin ?."
"Sepertinya setelah ini aku ingin kelembah bulan untuk meningkatkan kemampuan dengan bertarung oleh para master dari sekta pedang bulan."
Wijaya aku juga mau kesana bila berjodoh kitakan bertemu si sana (lembah bulan)
"Baik kalau kita punya waktu luang kita bisa kumpul kumpul hari biasah"
__ADS_1
"Sampai jumpa"