PENGANTIN BERDARAH

PENGANTIN BERDARAH
PENGANTIN BERDARAH


__ADS_3

PENGANTIN BERDARAH


Selang beberapa hari Lastri sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah menjadi lebih baik. Ke esokannya pun dia meminta ijin pada orang tuanya untuk pergi kerumah Andi bersama Dewi.


" Ibu mertua mu ga nanyain Arif ? " tanya Lastri saat mereka masih didalam bis.


" Ibu tiap malam telfon minta kami pulang, " jawab Dewi singkat.


" Kenapa kamu ga pulang ? " tanya Lastri lagi.


" Aku males ketemu Surya, " jawab Dewi sembari melirik sinis pada kakaknya itu.


Lastri pun diam dan tak bertanya lebih lanjut. Selama dua jam perjalanan sampailah mereka diterminal. Andi pun sudah menunggu dengan mobilnya yang sebelumnya telah Lastri kabari.


" Kamu masih marah sama aku, Wi ? " tanya Andi yang melihat sikap ketus Dewi kepadanya.


" Meski mas sudah jelasin semua tapi tak bisa mengubah kenyataan kalau yang mas lakuin ke mbak aku dulu bisa dengan mudah dimaafkan. Intinya aku masih ga suka sama situ ! " ucap Dewi ketus.

__ADS_1


Lastri menyenggol tangan adiknya itu agar diam.


" Iya, aku tau ko, Wi. Makanya aku mau menebus kesalahan ku sama Lastri, " kata Andi.


" Nebus gimana maksudnya ? " tanya Dewi penasaran.


" Pokoknya nanti kalian tau sendiri, " jawab Andi.


Mobil telah sampai dirumah mertua Andi, rumah yang lumayan besar dengan halaman yang luas. Diteras sudah menunggu seorang laki laki paruh baya dengan seorang bocah kecil disampingnya. Andi mengajak mereka turun dan mengenalkan dua orang itu sebagai ayah mertua dan anaknya.


Tak menunggu lama mereka pun masuk dan obrolan pun langsung menjurus ke inti masalah mereka.


" Pertama tama saya mau minta maaf pada mbak Lastri, karena gara gara ke egoisan saya harus menghancurkan perasaan mbak Lastri sekeluarga. Jujur, itu adalah pilihan tersulit yang pernah saya alami. Disatu sisi saya ingin melihat anak saya hidup normal namun disisi yang lain saya justru menghancurkan hidup orang lain. Dan ternyata juga hidup anak saya sendiri, " kata pak Abidin dengan berlinang air mata.


" Sudah ga apa apa pak, itu sudah menjadi cerita masa lalu dan alangkah baiknya ga usah diungkit lagi. Lagi pula masalah jodoh itu Tuhan lah yang mengatur. Jika dipaksakan pun kalau saya memang tak berjodoh dengan Andi pasti ga akan jadi. Terlepas apa pun itu alasannya, " jawab Lastri.


Pak Abidin tersenyum dan mengangguk anggukan kepalanya. Andi pun pamit untuk mengantar Firman ketempat ibunya dan obrolan pun berlanjut.

__ADS_1


" Setelah putri saya meninggal istri saya sangat syok dan sering sakit sakitan. Sampai akhirnya almarhumah meninggal setahun setelahnya. Mungkin itu lah alasan kenapa Andi tidak mau menikah lagi atau pergi meninggalkan rumah ini. Saya juga sudah paksa dia untuk menikah dan membawa istri barunya untuk tinggal bersama disini tapi selalu dia tolak. Ditambah ibu besan juga tinggal dibelakang rumah jadi saya sangat terbantu, " kata pak Abidin panjang lebar.


Lastri hanya mengangguk sembari tersenyum.


" Andi bilang jika bapak itu kenal baik sama mas Aryo dan saya ingin dengar tentang dia langsung dari bapak, " pinta Lastri.


" Aryo itu salah satu mahasiswa yang paling cerdas dikelas saya dan bukan cuma itu saja, dia adalah anak yang sangat baik. Dulu dia sempat mau saya jodohkan dengan putri saya jauh sebelum peristiwa itu terjadi tapi dia ga mau. Katanya sudah ada gadis yang dia suka, " kata pak Abidin bercerita tentang Aryo.


" Gadis itu yang pernah jadi istrinya ? " tanya Lastri.


" Bukan ! Aryo bilang dia gadis dari kampung halamannya dan baru kemarin kemarin setelah Aryo datang kesini saya baru tau kalau orang yang dia maksud adalah mbak Lastri sendiri, " kata pak Abidin menjelaskan.


Lastri dan Dewi saling bertatapan seolah tak percaya dengan apa yang mereka dengar dari mulut pak Abidin.


" Tunggu sebentar ya mbak, " kata pak Abidin beranjak pergi kekamarnya dan kembali membawa sebuah album foto.


Pak Abidin letakkan album foto kelulusan itu diatas meja dan mulai dibukanya satu demi satu lembaran foto itu. Sampai tangannya terhenti pada satu halaman yang di situ ada foto Aryo dan jauh disebelah pojok kanan ada foto seorang wanita cantik.

__ADS_1


__ADS_2