
PENGANTIN BERDARAH
" Ini adalah foto almarhumah istri Aryo, Sukma namanya, " kata pak Abidin menunjuk foto wanita itu.
Lastri tak bisa berkata apa apa saat dia lihat foto itu dengan seksama. Dia adalah wanita yang sama dengan sosok wanita bergaun merah yang selama ini mengganggunya.
" Cantik ya mbak ? " tanya pak Abidin.
Dewi mengangguk namun lastri masih terdiam.
" Tapi sayangnya kecantikan dia bukan murni anugerah dari yang Kuasa namun juga dari hasil karya ayahnya Sukma, " jelas pak Abidin.
" Maksud bapak ? " tanya Lastri bingung.
" Saya dosen ekonomi tapi saya juga mengerti dengan hal mistis seperti itu. Wanita itu memakai susuk disekujur tubuhnya dan sudah kelihatan dari auranya juga. Dan sudah menjadi rahasia umum jika dia tergila gila sama Aryo bahkan bisa dibilang dia itu seperti penguntit bagi Aryo. Padahal dia itu sangat terkenal dikalangan mahasiswa lainnya, " jawab pak Abidin sembari menerawang mengingat kenangan itu kembali.
__ADS_1
" Ayahnya adalah seorang dukun terkenal dipulau sebrang sana. Dia datang ke kota ini atas permintaan Sukma dan dia juga yang paling berperan dalam pernikahan Aryo dan putrinya Sukma, " lanjut pak Abidin.
" Ayah Sukma seorang dukun, apa mas Aryo tau tentang hal itu ? " tanya Lastri penasaran.
" Sebenarnya Aryo sudah tau masalah kejiwaan Sukma dan tentang susuk yang dia pakai. Aryo hanya merasa iba karena selama ini Sukma dikenal sebagai anak yang ramah dan baik. Namun rasa iba Aryo itu disalah artikan oleh Sukma hingga dia meminta bantuan ayahnya untuk membuat Aryo mau menikahinya. Sebenarnya ini lebih rumit dari apa yang bisa saya sampaikan. Namun yang pasti Aryo dijebak dan pilihan satu satunya hanyalah menikahi Sukma, " jelas pak Abidin.
" Lalu bagaimana dengan pernikahan mereka ? " tanya Dewi yang juga ikut penasaran.
" Pernikahan mereka awalnya baik baik saja namun sikap Sukma semakin hari tingkahnya semakin aneh. Terlebih setelah beberapa tahun menikah mereka belum juga dikaruniai keturunan. Puncaknya setelah beberapa hari dia menemui ayahnya. Dia sering mual dan sakit sakitan. Bahkan disekujur tubuhnya mulai dipenuhi dengan nanah yang terus menerus mengeluarkan darah, " kata pak Abidin sembari menghela nafas dalam dalam.
" Lalu yang terjadi pada Wulan apa itu juga karena Sukma ? " tanya Lastri.
" Itu juga perbuatan ayahnya Sukma. Sukma, dia terperangkap didunia ini dan terus menghantui hidup Aryo dan orang orang yang dekat dengannya. Itu juga karena ulah ayahnya. Sukma tak bisa pergi dengan tenang karena jiwanya masih dipenuhi dendam dan Wulan adalah salah satu korbannya. Dia memang tidak membunuhnya secara langsung tapi dia menyerang kejiwaan Wulan, sampai dia menyerah dan bunuh diri, " jawab pak Abidin sembari menatap Lastri dalam dalam.
" Tapi kamu, Aryo bilang kamu adalah wanita paling kuat dan tegar yang pernah dia kenal. Dan setelah saya lihat langsung ternyata Aryo benar. Kamu juga sering diganggu arwah Sukma kan ? " tanya pak Abidin.
__ADS_1
Lastri pun mengangguk.
" Dia berusaha menyerang kejiwaan kamu tapi karena iman kamu kuat membuat dia selalu gagal. Sampai akhirnya dukun itu menyerang mu secara langsung, itulah kenapa kamu sampai mengalami kecelakaan, " lanjut pak Abidin.
" Lalu kenapa pak Aryo tak cerita dari awal, kenapa dia baru cerita saat keadaan sudah seperti ini ? " tanya Dewi .
" Apa kalau dari awal Aryo cerita kalian akan mau percaya ? " kata pak Abidin balik bertanya.
Lastri dan Dewi hanya bisa terdiam.
" Sebenarnya Aryo mau ceritakan semua setelah pernikahan nanti, namun ternyata dukun itu telah menyerang keluarga Wulan terlebih dahulu sampai dia juga datang kerumah kamu. Disaat Aryo mau jelaskan semua sudah terlambat, " lanjut pak Abidin.
" Terimakasih banyak pak Abidin atas semuanya, saya harus pergi kesuatu tempat. Wi, kamu bisa pulang sendiri kan ? Mbak harus pergi ! " pamit Lastri pada pak Abidin juga Dewi.
" Mbak Lastri ! " seru pak Abidin berusaha mencegah seolah dia tau kemana Lastri akan pergi.
__ADS_1