Pengantin Masa Kecilku

Pengantin Masa Kecilku
Tidak suka Wortel


__ADS_3

"Kita sudah sampai, aku pergi dulu" ucap Nancy


"Tunggu dulu, hari ini kau jangan memasak, aku akan membuat makanan untukmu" ucap wenjun


"Baiklah jika kau memaksa, lagi pula aku paling tidak bisa memasak" ucap Nancy


"Hah sudah kuduga, kalo begitu aku pergi memasak dulu, jangan lupa kau masukan semua makanannya kedalam kulkas, agar tidak busuk" ucap wenjun


"Aku sudah tahu hih!" Ucap Nancy sembari pergi


Wenjun pun masuk kedalam rumah lalu menyiapkan bahan untuk memasak.


"Kira-kira aku masak apa ya hari ini? Apa yang dia sukai?" Batin Wenjun bingung


Wenjun pun menyiapkan beberapa sayuran dan daging.


"Hari ini aku akan memasak sup saja, karena dia masih belum pulih. Jika bubur lagi aku takut dia tidak memakannya" ucap wenjun


Ia pun segera memasak makananya, dan setelag selesai ia lalu mengirim pesan singkat kepada Nancy.


isi pesan dari Wenjun


Si Dingin Menyebalkan: Datanglah kerumahku, aku tidak bisa membawa makananya kerumahmu karena terlalu banyak.


"Aih apa-apan dia ini, mengundang dengan cara yang aneh, jika bukan karena aku lapar, aku tidak ingin kesana" kesal Nancy


Nancy pun pergi kerumah Wenjun, meskipun ia tampak kesal tetapi rasa laparnya mengalahkan rasa kesalnya kepada Wenjun.


Tok, tok, tok....


Wenjun sedang sibuk menyiapkan meja, hingga dia menunda untuk membuka pintunya


Tok, tok, tok...


"Aish kenapa lama sekali" batin Nancy


Nancy pun menendang pintunya.

__ADS_1


Dug, dug, dug..


Wenjun pun segera berlari untuk membukakan pintu


"Sebentar, ih wanita ini tidak ada angun-angunnya rumah laki-laki saja ia tendang" batin Wenjun.


Saat pintu dibuka, Nancy pun segera masuk.


"Apa kau budeg, kenapa lama sekali membuka pintunya" ucap Nancy kesal


"Aku sedang menyiapkan meja, kenapa kau sangat tidak sabar, baiklah cepat kita makan, aku tau kau lapar" jawab Wenjun


Nancy tidak menjawab dan malah langsung duduk dimeja makan. Nancy melihat diatas meja makanannya ada wortel semua. Kecuali telur gulung.


Nancy memiliki alergi terhadap wortel, alerginya semakin parah setelah dia kecelakaan.


"Apa tidak ada makanan lain?" Tanya Nancy


"Tidak ada hanya ini, memangnya kenapa? Apa kau tidak menyukainya?" Ucap Wenjun


"Apa kau tidak suka wortel? Makan saja yang ada, aku sudah susah payah membuatnya" ucap Wenjun


Nancy pun hanya memakan telur gulung yang dibuat Wenjun, Wenjun pun merasa bersalah karena hanya membiarkan Nancy memakan telur saja.


Wenjun pun mengambil sup, lalu ia memisahkan wortelnya dan memberikan supnya kepada Nancy.


"Nih makanlah, aku sudah membuang wortelnya, ini hanya ayam dan air supnya saja, makanlah, agar kau cepat pulih" ucap wenjun.


Nancy pun meminum supnya, ia sangat menyukai sup buatan Wenjun meskipun ada sari-sari wortel di supnya, ia tetap menghabiskannya.


Nancy menghabiskan makanannya, lalu pamit pulang.


"Aku sudah selesai makan, dan aku tidak ingin berlama-lama disini, aku pulang dulu" ucap Nancy.


"Apa orang tuamu tidak mengajarkan sopan santun? Bukankah kau seharusnya membantuku membereskan meja dan mencuci piringnya" ucap Wenjun


"Hari ini aku sedang tidak ingin berdebat denganmu dan juga tidak ingin membantumu, jadi bye bye" ucap Nancy

__ADS_1


Nancy pun pergi dengan terburu-buru meninggalkan Wenjun dirumahnya.


"Ah dia menyebalkan sekali" ucap Wenjun


Bukan tanpa alasan Nancy buru-buru pergi, itu karena sup yang bercampur dengan sari-sari wortel tadi membuat kulitnya gatal, dan ia ingin segera meminum obat gatalnya tanpa diketahui Wenjun.


"Untunglah dia tidak melihatnya, alergiku kambuh lagi" ucap Nancy


Kulit Nancy sedikit memerah dan rasanya gatal, tetapi setelah meminum obat alerginya, alergi itu akan hilang.


Karena efek dari obat yang diminumnya, Nancy tertidur pulas.


Sementara Wenjun sedang berdiskusi denga Wang Yibo, terkait dengan masalah Nancy di sekolah.


*Bi Wenjun dan Wang Yibo di telpon


"Bagaimana? Apa besok kau sudah ada rencana?" Tanya Yibo


"Aku bingung harus mulai darimana, apa besok kita akan mengelabui petugas keamanan?" Ucap Wenjun


"Heeeey kau adalah murid teladan disekolah kami, tidak mungkin kau akan melakukan itu hanya demi seorang Nancy" ucap Yibo


"Lalu apa yang harus kita lakukan?, karena jika terus menunda, hukuman Nancy akan segera berakhir" khawatir Wenjun


"Begini saja, sebaiknya kita besok berterus terang saja kepada petugas, mungkin jika kita berterus terang karena akan menegakan keadilan dia akan membantu kita lagi pula kita murid teladan tidak mungkin berbuat curang" ucap Yibo


"Baiklah kita coba saja besok" ucap Wenjun


"Baik berarti sudah diputuskan seperti itu saja, kalau begitu aku tidur dulu, karena sangat mengantuk" ucap Yibo


"Hao, selamat malam" ucap Wenjun


Keesokan harinya..


************


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YA💕

__ADS_1


__ADS_2