Pengantin Masa Kecilku

Pengantin Masa Kecilku
Kesepian


__ADS_3

Nancy pun masuk kedalam rumahnya, tiba-tiba handphonenya berbunyi.


Terengteng.. ternyata dia mendapat pesan dari kakaknya


*isi pesan


Oppa: Nancy bagaimana kabarmu? Apa kau tidak merindukanku?


Nancy: Kabarku baik-baik saja, seharusnya aku yang harus bertanya, apa kau merindukanku? Sudah sejak lama kau tidak menghubungiku? Apa kau sangat sibuk disana oppa?


Oppa: Syukurlah jika kau baik-baik saja, tentu saja aku sangat merindukanmu, hanya saja aku baru beres menyelesaikan studiku jadi aku baru sempat menghubungimu, tunggulah sampai aku selesai menyelesaikan urusanku, aku akan menyusulmu kesana dan menjagamu.


Nancy: baiklah aku akan menunggumu, jangan terlalu sibuk dengan urusanmu kau tetap harus menjaga kesehatanmu oppa. Dan jangan lupa cari kakak ipar untukku, hehehe. bagaimana keadaan eomma? apa dia baik-baik saja?


Oppa: baik tentu saja, kau juga jaga kesehatanmu jangan membuat nenek dan kakek khawatir, ah aku belum memikirkannya. eomma baik-baik saja, dia juga pernah menanyakanmu, apa kau merindukan eomma?


Nancy: hao, hao, hao kau jadi lebih berisik daripada ibu, baiklah kalo begitu aku akan mencarikannya satu untukmu. benarkah? kapan dia menanyakanku? syukurlah jika dia baik-baik saja.


Oppa: kau ini, baiklah aku serahkan kepadamu. iya dia menanyakanmu tempo hari. Aku pergi dulu jika ada apa-apa hubungi aku, bye bye..


Nancy memang memiliki seorang kakak, ia bernama Kim So Hyun, baginya Kim So Hyun adalah tempat perlindungan pertamanya sejak ayahnya meninggal.

__ADS_1


Kim So Hyun adalah seorang dokter , setelah ia menyelesaikan studi S2 nya ia berencana untuk pindah ke china untuk meneruskan mengelola rumah sakit yang dibangun oleh ayahnya.


"Aku sangat merindukan oppa, semoga dia cepat pindah kesini" ucap Nancy penuh harap.


Seperti biasa dirumah, Nancy hanya termenung sendiri, tidak ada siapa-siapa yang menemaninya. Meskipun itu bukan hambatan karena sudah menjadi kebiasaan, tetapi ia terkadang merindukan rumah yang hangat yaitu rumah yang dipenuhi orang-orang yang sangat ia cintai.


Terkadang Nancy berpikir "apa orang lain sepertiku? Sendiri kesepian tanpa ada yang menemani, terkadang bukan inginku seperti ini, namun keadaan yang memaksaku"


Tiba-tiba suara bel apartemen berbunyi, Nancy merasa ia tidak memesan apapun jadi ia mengabaikannya, akan tetapi tidak ada yang kunjung membukakan pintu, lalu ia pun segera turun untuk membuka pintunya.


"Ni hao, apa kau Kim Nancy?" Tanya kurir


"Ini ada paket untuk anda, tolong tanda tangani disini" ucap kurir


"Ah iyah, terima kasih" ucap Nancy


"Sama-sama, saya permisi dulu" ucap kurir


"Paket dari siapa?" Batin Nancy


Belum sampai masuk rumah, Nancypun segera membuka paketnya. Ternyata isi paketnya adalah, sebuah boneka yang ditusuk-tusuk dengan paku dan ada tinta merah seperti darah diatasnya.

__ADS_1


Nancy pun kaget saat membukanya.


Ia sangat ketakutan, seketika ia menangis tersedu-sedu.


Bi wenjun mendengar Nancy menangis dan ia segera menghampiri Nancy.


"Ada apa Nancy?" Tanya wenjun cemas


"Itu, itu heu heu heu" ucap nancy terbata-bata


Wenjun pun segera melihat isi paket itu dan ia pun kaget dan melemparkan paketnya.


"Siapa yang melakukan ini? Apa kau menyinggung orang lain lagi?" Ucap wenjun


"Aku tidak tahu, bagaimana ini?" Ucap Nancy


"Kau tenanglah sebaiknya kita masuk kedalam dulu dan memikirkan caranya" ucap wenjun menenangkan


*************************************************


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YAA💕

__ADS_1


__ADS_2