
Bi Wenjun dan Kim Nancy pun beranjak kerumah Nancy.
"Sebaiknya kita melaporkan kejadian ini pada polisi" ucap Wenjun
"Jangan, jika kita melapor pada polisi, polisi akan menghubungi nomor kakek nenekku, aku tidak ingin mereka khawatir lalu mereka pergi kesini, mereka sudah sangat tua, aku tidak ingin membuat mereka mengkhawatirkanku" cemas Nancy
"Lalu bagaimana? Ini sudah termasuk pengancaman, aku takut terjadi apa-apa, sebaiknya kita mencegahnya" terang Wenjun
Nancy hanya menangis karena bingung harus berbuat apa.
"Begini saja, hari ini aku akan menemanimu disini, dan aku akan memantau CCTV sekitar rumah kita, siapa tau ada petunjuk mengenai pelaku pengancaman itu" saran Wenjun
"Baiklah, jika kau mau, aku hanya mengikuti saja" ucap Nancy.
"Kau jangan takut,dan sebaiknya kau pergi tidur, ini sudah malam, jangan lupa kau periksa seluruh jendela kamarmu, aku akan berjaga di ruang tamu" ucap Wenjun
"Tapi bagaimana denganmu, apa kau tidak tidur?" tanya Nancy
"Kau tenang saja, jika dirasa cukup aman aku akan tidur disini" ucap wenjun
"Baiklah" ucap Nancy
Nancy pun pergi ke kamarnya untuk tidur.
Namun setelah beberapa jam dia masih terjaga, karena khawatir dan tidak merasa nyaman dengan adanya Bi Wenjun.
Karena susah tidur dan mendapati wenjun belum tidur, akhirnya dia kembali keruang tamu dengan membawa selimut.
"Kenapa kau masih terbangun?" Tanya Wenjun
"Ah aku susah tidur" jawab Nancy
"Lalu?" Ucap Wenjun
"Ini, barangkali kau kedinginan" ucap Nancy
"Alasan, pasti kau takut?" Ledek Wenjun
"Tidaak, aku hanya tidak bisa tidur. Lagi pula aku lebih takut karena ada kau" ucap Nancy sinis
"Baiklah, kalo begitu aku pergi saja" ucap wenjun sembari berdiri dari kursi
"Eh, eh jangan kau sudah janji akan menemaniku" ucap Nancy
"Bukan kah kau takut kepadaku?" Tanya wenjun
__ADS_1
"Kau disini saja, aku akan kembali ke kamar. Aku akan mengunci pintu" tegas Nancy
"Hao, hao, hao terserah kau saja. Padahal bilang saja kalau takut" ucap Wenjun sambil tertawa
"Menyebalkan" ucap Nancy sembari pergi
Nancy pun pergi ke kamar dan mengunci pintunya.
"Hah dia benar-benar mengunci pintunya, apa dia pikir aku laki-laki mesum! Dasar cewe aneh!" Kesal Wenjun
Wenjun pun berbaring di sofa panjang, sambil sesekali melihat CCTV. Tak selang berapa lama ia mulai merasa ngantuk.
Namun ia sulit untuk memejamkan mata. Karena bagaimanapun tidur di tempat wanita merasa membuatnya tidak tenang.
Ia pun mencoba mengalihkan dengan menonton televisi, tetapi tetap saja, ia hanya menatap kosong kearah tv. Akhirnya ia mematikan tv dan mencoba untuk tidur kembali.
Ia pun mematikan lampu ruang tamunya. Akhirnya wenjun pun tertidur.
Sementara dikamar Nancy juga tampak gelisah, ia berulang kali pindah posisi tidur, ia tidak bisa mematikan lampunya karena dia memang takut dengan gelap.
"Bagaimana ini, apa aku terus terusan tidak akan tidur?" Batin Nancy
"Sebaiknya aku minum susu dulu agar bisa tidur" ucap Nancy
Ia pun pergi kedapur untuk mengambil segelas susu.
Saat mengambil selimut dan menyelimutkannya ke Bi Wenjun, ia menatap kearah Bi Wenjun.
"Kenapa aku merasa tidak asing dengan wajahnya" batin Nancy
Saat Nancy berusaha mengingat, ia sedikit merasa sakit kepala.
Bi wenjun pun terbangun, dan ia kaget saat melihat Nancy didepannya.
"Aaaaaah" kaget Bi Wenjun
"Kau kenapa? Apa kau melihat setan?" Tanya Nancy
"kau, kenapa kau disini. Kau membuatku kaget saja, jantungku hampir copot" terang wenjun
"Kau sangat lebay, aku hanya mau mengambil segelas susu" bela Nancy.
"Mengambil segelas susu, tetapi kenapa ke arahku" ucap Wenjun
"Sudahlah, apa kau mau susu?"tanya Nancy
__ADS_1
"Tidak perlu, aku mau tidur ngantuk" jawab Wenjun
"Baiklah" ucap Nancy sembari pergi
Akhirnya setelah Nancy meminum susu, ia bisa tidur dengan nyenyak.
Keesokan harinya, Nancy dan Wenjun tertidur sampai siang hari untunglah hari itu tanggal merah sehingga mereka tidak ke sekolah.
“gawat, aku kesiangan” ucap Wenjun
Wenjun pun bergegas ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.
“kenapa dia belum bangun juga” batin Wenjun
sementara Nancy masih tertidur. Bi Wenjun pun membangunkan Nancy.
Tok, tok, tok suara pintu diketuk
“Nancy apa kau sudah bangun?” teriak Wenjun
Tok, tok, tok..
Tok, tok, tok..
“sebenarnya dia tidur jam berapa?, susah sekali membangunkannya, lebih susah dari membangunkan adikku” batin Wenjun
Tok, tok, tok
“Nancy bangunlah hari sudah sangat siang, apa kau tidak lapar?” ucap Wenjun
“aisss, ini kan hari libur kenapa berisik sekali” gerutu Nancy
“aku sudah bangun” ucap Nancy.
Nancy pun bergegas kekamar mandi dan segera keluar kamar, sementara Bi Wenjun menyiapkan sarapan.
“wah wangi sekali” batin Nancy
“kau sudah mandi?” tanya Bi Wenjun
“sudah, kenapa kau membangunkanku pagi-pagi sekali, hari ini kan hari libur” ucap Nancy
“apa jika hari libur kau libur sarapan juga?” ucap Bi Wenjun
“eh Bi Wenjun aku ingin bertanya padamu?”
__ADS_1
***********
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YAA💕