Pengantin Masa Kecilku

Pengantin Masa Kecilku
Kau menipuku


__ADS_3

Akhirnya dengan susah payah Wenjun pun tertidur pulas sembari merasa kesakitan.


Keesokan harinya Nancy dan Wenjun bersiap untuk pergi ke sekolah.


Namun hari ini Wenjun sedang sakit. Tetapi ia tetap memaksakan diri untuk pergi ke sekolah, karena ingin mencari orang yang meneror Nancy kemarin. Mereka pun bertemu di tepi jalan


Hacim, hacim, suara Wenjun bersin.


"Ada apa denganmu?" Tanya Nancy


"Aku tidak apa-apa?" Jawab Wenjun


"Oh, syukurlah" ucap Nancy.


Nancy pun menghentikan taksi.


"Naiklah, ada yang ingin aku bicarakan" ucap Nancy


"Kau ini jika ada butuh saja memberiku tumpangan" ucap Wenjun


"Kau tidak mau? Yasudah, aku pergi sendiri" ucap Nancy


"Eh, eh tunggu aku, ini sudah hampir siang aku tidak mau kesiangan" ucap Wenjun


Wenjun pun naik taksi.


"Bagaimana rencana kita selanjutnya? Apa kita masih akan mencari orang itu?" Tanya Nancy.


"Iya, kita akan mencarinya, aku akan meminta bantuan Wang Yibo, dia sangat ahli dalam mencari orang" ucap Wenjun


Hacim, hacim wenjun bersin lagi. Kali ini ditambah dengan batuk.


Nancy pun memegang kening wenjun untuk memastikan apakah dia sakit atau tidak.


"Ada apa denganmu? Kenapa kau menyentuhku?" Ucap Wenjun


"Jangan GR aku hanya ingin memeriksamu, panasmu cukup tinggi sebaiknya kau pergi ke klinik sekolah" ucap Nancy


"Tidak perlu, aku baik-baik saja, lagi pula aku benci harus meminum obat" ucap Wenjun


"Memangnya di klinik selalu diberi obat? Kau cukup minta kompresan saja, sudah besar minum obat saja tidak bisa" ucap Nancy meledek


"Eh kau ini, terserahlah aku malas berdebat denganmu, kepalaku pusing" ucap Wenjun


Taksi pun berhenti didepan sekolah, wenjun pun turun.

__ADS_1


"Sedang sakit masih saja mempedulikan orang lain!" Batin Nancy


Nancypun pergi ke klinik dan meminta sedikit obat kepada Ding Yuxi Yisheng.


"Ni hao, Yisheng" ucap Nancy


"Ni hao, eh Nancy ada apa kau kemari? Apa kau sakit?" Tanya Yisheng


"Ah tidak, aku hanya ingin meminta obat untuk orang yang sedang demam dan flu" jawab nancy


"Untuk siapa? Kenapa dia tidak kemari?" Tanya Yisheng


"Sebenanrnya dia tidak suka minum obat jadi dia tidak ingin ke klinik" jawab Nancy


"Siapa orang itu? Kenapa dia kekanak kanakan sekali,haha" ucap Yisheng


"Adalah, aku pun heran dengannya" ucap Nancy


"Nih obatnya" ucap Yisheng. Yisheng memberikan obat padat pil.


"Yisheng apa tidak ada obat berbentuk kapsul, agar aku bisa mengeluarkan isinya, karena aku ingin mencampurkannya ke makanan lain agar dia bisa memakannya?" Ucap Nancy


"Ada nih" ucap Yisheng


"Eh, Nancy sejak kapan kau peduli dengan orang lain? Dan sejak kapan kau bisa berterima kasih?" Ledek Yisheng.


"Terserah kau saja" ucap Nancy sembari pergi.


Yisheng hanya menertawakan tingkah lucu Nancy.


Nancypun pergi ke kantin dan dia membeli bakpao untuk Wenjun sarapan. Dia pun bergegas ke kelas.


"Wenjun, berdirilah, ikut aku sebentar" ucap Nancy.


Wenjun pun berdiri dan mengikuti langkah Nancy.


"Ada apa Nancy?" Tanya wenjun penasaran.


"Kau belum makan kan? Nih makan" ucap Nancy sembari memberikan bakpao.


"Yoooh, sejak kapan Nancy perhatian?" Ucap Wenjun.


"Sudahlah makan saja, aku muak mendengar kalian terus-terusan bicara seperti itu" ucap Nancy


"Baiklah, aku terima niat baikmu" ucap Wenjun

__ADS_1


"Makan sekarang dihadapanku!" Ucap Nancy


"Kenapa? Baiklah, asal tidak ada racun aku akan memakannya" ucap Wenjun.


Wenjun pun memakan bakpaonya dengan lahap, Nancy melihatnya dan merasa senang Wenjun memakannya.


"Lain kali beri aku bubur, tenggorokanku sedang sakit, aku tidak bisa menelannya" ucap Wenjun sambil memakan bakpao.


"Sudahlah, makan saja yang ada" ucap Nancy.


Wenjun pun sudah menghabiskan semua bakpaonya.


"Nih airnya" ucap Nancy. Nancy pun tertawa.


"Ada apa nancy? Kenapa kau tertawa?" Ucap Wenjun.


"Selamat kepadamu, karena telah meminum obat? Ucap Nancy, sembari pergi ke kelas, wenjun pun mengejarnya.


Wenjun pun heran, padahal dia tidak meminum obat.


"Tunggu dulu, tunggu aku" ucap Wenjun


Nancy pun duduk dibangkunya. Dia menatap ke arah jendela.


"Apa maksudmu dengan aku minum obat?" Ucap Wenjun.


"Bakpao tadi sudah aku taburi dengan obat flu, aku tau kau sedang sakit jadi aku memasukannya" ucap Nancy.


"Kau, kau tega sekali menipuku, jangan-jangan suatu hari nanti kau akan memberiku racun" ucap Wenjun


"Kau berpikir aneh" ucap Nancy.


Wenjun pun berbalik badan, dan tersenyum kecil.


"Ternyata dia perhatian kepadaku" batin wenjun.


Bel pun berbunyi dan kelas pun dimulai..


"Yibo, aku sudah memberitahumu detail masalahnya sekarang bantu aku untuk mencari orang tersebut" bisik Wenjun kepada Yibo


Sun Qian dan teman-temannya hari ini merencanakan sesuatu untuk Nancy, mereka sudah mengatur rencana untuk menghadang Nancy setelah pulang sekolah nanti.


*******************************************************


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YAA💕

__ADS_1


__ADS_2