
Hari berlalu begitu cepat tidak terasa moudy sudah 2 bulan menjadi istri jordan. Dan baru seminggu terakhir ini moudy menjadi istri sesungguhnya. Kini moudy tidak lagi menempati kamarnya, melainkan tidur seranjang di kamar pribadi jordan. Itu semua atas permintaan jordan sendiri. Dan setiap malam moudy harus bersedia melayani kegilaan suaminya itu. Perlahan-lahan benih-benih cinta pun mulai tumbuh dihati moudy.
Setelah selesai memoles dirinya di depan cermin rias, moudy terseyum sendiri membayangkan ini pertama kali dirinya kencan dengan jordan. Ahh lebih tepatnya menemani suaminya menghadiri pesta pernikahan salah satu kolega bisnisnya. Tapi anggap lah ini sebuah kencan ke pesta hihihi. Apa aku sudah seperti putri ? Tanyanya sendiri di depan cermin sambil memutar-mutar kan badannya bak putri kerajaan. Jordan yang sedari tadi berdiri di pintu tersenyum melihat kekonyolan istrinya.
Tanpa moudy sadari suaminya sudah berada di belakangnya memeluk pinggangnya dan mengecup ceruk lehernya.
“Sudah pulang?ingin mandi sekarang?” Tawar moudy.
“Hmm tidak sepertinya aku hanya bersih-bersih kemudian ganti baju. Kita tak punya banyak waktu”
“Baiklah akan kusiapkan bajumu, cepatlah kekamar mandi bukannya kau bilang kita tak memiliki banyak waktu” protes moudy yang kesal melihat suaminya yang mulai menciumi tubuhnya.
“Iya sayang tapi sunn dulu” goda jordan sambil menunjuk bibirnya.
“Ahhh bosannn!” Tolak moudy.
“Heiii awas kau nanti malam sayang!” Teriak jo yangkesal.
__ADS_1
Sesampai di pesta moudy yang merasa bosan berada diantara suaminya dengan kolega-koleganya memutuskan untuk pergi ke toilet.
Saat keluar dari toilet seseorang menarik tanggannya.
*deg*
“Owen? Kau sedang apa disini?” Tanya moudy.
“ ohh jadi kau istrinya jordan michael mahendra? Benar begitu mou?”
“Kau milikku mou! Bagaimana mungkin kau memintaku tidak menganggumu?”
Dengan kurang ajarnya owen mencium tangan moudy dan hal itu dilakukannya bertepatan saat jordan melihat keberadaan mereka. Tanggan jordan mengepal menahan amarahnya.
*bugh*
Sebuah tonjokan berhasil mendarat di pipi kanan owen.
__ADS_1
“Sekali lagi kau berani menyentuh istriku, kupastikan lehermu lepas dari kepalamu” ancam jo.
Owen yang mendengarnya hanya tertawa miris.
“Istri? Mungkin sebentar lagi dia akan jadi istriku tuan jo”
Jordan yang kembali mengambil ancang-ancang untuk memukul owen dihalangi oleh moudy.
Moudy menarik tangan jo dan mengajak nya pulang.
“Sayang, aku tidak ingin kau mendapat masalah” kata moudy lembut.
Namun jo hanya diam dan tidak sedikitpun menggubris perhatian moudy. Moudy yang tau suaminya dalam mode ngambek kembali bungkam. Mungkin sebaiknya aku diam kata moudy dalam hati.
Sesampai dirumah jordan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Sementara moudy menyiapkan piyama tidur untuk suaminya dan meletakkannya di atas kasur. Tanpa ucapan terimakasih jordan mengambil piyamanya dan mengenakannya. Kemudian masuk kedalam selimut terlebih dahulu. Moudy yang melihat sikap kekanak kanakan suaminya hanya geleng-geleng kepala kemudian bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri. Dia tau suaminya ingin di bujuk, namun dia enggan melakukannya malam ini. Dengan ngambeknya jo tentu akan membuatnya terselamatkan dari kebuasan suaminya setiap malam. Syukurlah dia sudah tidur jadi malam ini aku bisa langsung istirahat dan terbebas dari tugas tanpa harus bersusah payah menolak hihihi. selamat tidur suamiku ucapnya pelan kemudian mengecup kening jordan.
__ADS_1