Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti
Istana Si Iblis


__ADS_3

Dengan langka tergesa-gesa moudy turun menggikuti langkah suaminya. Namun karena ball gownnya moudy kesulitan dan terjatuh. Dia tak mampu mengimbangi langkah lebar suaminya. Jordan yang melihatnya terjatuh kembali kebelakang menarik tanggannya dan menyeretnya masuk kedalam.


“Mariaaaaa” panggil jordan sedikit berteriak.


Dengan ketakutan wanita paruh baya itu mendekat dan menunduk . “ada yang bisa saya bantu tuan?”


“Antarkan dia ke kamarnya!” Kemudian telunjuknya melayang keudara “dan kau! Malam ini aku akan membiarkanmu! Besok penderitaanmu akan di mulai , tikus kecilku!” katanya memberi penekanan dan tersenyum penuh arti menatap tajam kepada moudy. Sangkin ketakutan dan begitu serius mencerna ucapan pria itu, moudy tidak sadar wajah pria itu hanya berjarak seukuran satu telapak tangan dari wajahnya. Pria itu menarik rambut moudy kebelakang dan berbisik “welcome to my world, my little mouse” Kemudian berlalu meninggalkan moudy mematung dan bergetar.

__ADS_1


Maria pun mengantarkan moudy kekamarnya sesuai perintah tuannya. Sementara itu moudy terus melamun menerka-nerka apa yang kira-kira akan di lakukan si iblis itu kepadanya besok. Moudy terus larut dalam lamunannya hingga akhirnya moudry tertidur di sofa tanpa membersihkan diri terlebih dahulu. Maria yang telah selesai menyiapkan bathup dan perlengkapan mandi kembali kekamar. Melihat moudy tertidur pulas di sofa. Maria mencoba membangunkan moudy namun tidak ada pergerakan dari istri tuannya itu. Karena kasihan akhirnya maria membiarkan nyonya nya terlelap mengapai alam mimpinya. Maria memperbaiki posisi moudy supaya lebih nyaman dan membungkus tubuh moudy dengan selimut.


Mentari mengintip dibalik tirai berusaha menyapa gadis cantik yang tertidur membelakangi bilik jendela. Namun gadis tersebut merasa enggan membuka kedua matanya dan terus mengabaikan sang mentari. Tanpa terasa hari semakin siang, sang empunya datang memasuki ruangan menatap tajam seakan ingin melempar gadis tersebut keluar jendela .


Byurrrrrr... jordan melemparkan moudy ke bathup yang berisi air es.


Jordan mendekati moudy , menarik rambutnya dan berkata “mulai besok aku tidak mau melihatmu bermalas malasan!kau paham?”

__ADS_1


“Baa baaik tuan!” Jawab maudy gemetaran.


Moudy menangis kemudian beranjak membersihkan dirinya dengan air hangat. Setelah menghangatkan dirinya moudy keluar kamar berjalan kearah closet. Moudy terkejut melihat banyak sekali baju, tas, sepatu dan accesories yang memenuhi closet tersebut. Bahkan itu semua lebih banyak dari miliki celia. Dan Moudy cukup yakin barang-barang tersebut berharga fantastis. Dengan cepat Moudy mengambil asal sebuah dress selutut tak berlengan berwarna peach dan mengenakannya. Kemudian memoleskan sedikit bedak dan lipbalm dibibirnya. Setelah cukup puas dengan penampilannya moudy keluar dari kamar menuju ruang makan. Saat menuruni tangga, moudy melihat seorang wanita berkulit putih, bertubuh tinggi dan berpakaian sexy sedang menyantap makananya disebelah Jordan. Sesekali wanita itu menyentuh dan bergelayut manja di tubuh Jordan. Siapa wanita itu? Apa kekasihnya? Tanyanya dalam hati.


“Selamat pagi tuan” sapa moudy. Jordan hanya diam tampak acuh dengan kedatangan moudy.


“Ohh jadi ini si gadis kampung itu. Cih, mimpi apa aku semalam harus semeja dengan wanita ini. Tiba-tiba nafsu makanku menghilang melihatnya” kata cindy menyindir moudy. Dan kemudian meletakkan pisau dan garpu ditanggannya. Tidak lama Jordan pun berdiri dan pergi bersama cindy ke kantor.

__ADS_1


“Hmm cantik-cantik kok nyinyir sih. Baguslah mereka gak makan biar aku habisin semuanya. Dasar orang kaya **** makanan kok dibuang-buang.” Celoteh moudy melahap makanan di meja tanpa sadar maria yang mendengarnya menjadi terkekeh sendiri.


__ADS_2