
*flashback off*
“Cel ini talinya. Aku telah mencampur obat kedalam minuman mereka. 5 menit lagi obatnya bereaksi. Ada temanku zachary yang akan membawamu ke suatu tempat. Zachary memiliki sebuah villa yang cukup jauh dari sini. Beberapa barang-barangmu sudah di mobil zach. Aku akan menarik perhatian orang-orang di rumah ini selagi kau menjalankan rencanamu. Dan juga cctv yang akan kau lewati sudah di sabotase. Zach bukan orang sembarangan jadi aku yakin kau akan aman bersama zach. Jaga dirimu, oke?”
Celia mengangguk paham dan memeluk moudy. “Aku sangat berterimakasih padamu, mou. Kau telah menyelamatkanku. Aku akan menggingat ini”
“Sudahlah, jangan mengulur waktu, cel. Waktumu tak banyak”
“Apiiii... tolong.. apiii” teriak moudy.
Kobaran api didapur berhasil menyita perhatian semua orang di dalamnya. Sementara itu moudy berpura-pura pingsan untuk memperkeruh situasi. Dan beberapa penjaga di luar berjatuhan setelah meneguk minuman yang di berikan moudy. Kericuhan yang terjadi berhasil meloloskan celia dari tempat itu. 10 menit setelah suasana mansion tersebut tenang barulah mereka menyadari kepergian celia.
“Bodoh!!Orang sebanyak ini bisa kehilangan seorang gadis kecil. Cari dia sampai ketemu. Jika tidak ditemukan dalam waktu 1 jam kalian semua akan tau akibatnya. Dan kau! Urusan kita belum selesai”
Moudy seketika menegang melihat telunjuk yang mengarah kepadanya. Bagaimana ini? Astaga! Apa yang akan dilakukannya padaku. Tatapannya seperti mengulitiku. Mati aku! Mungkin dia akan memenggal kepalaku setelah ini.
__ADS_1
“Bawa dia ! Cepattt!!! “ pria itu berteriak menggelegar sesisi mansion.
Moudy diseret paksa oleh bodyguard berbadan raksasa. Kemudian di lemparkan kedalam sebuah ruangan hingga membuatnya terjatuh dan pelipisnya membentur ujung sebuah meja dan segarpun mengalir. Melihat darah di telapak tangannya moudy begitu syok. Seketika semua menjadi gelap dan brukkkkkk. Dia pingsan.
“Tuan jordan, maaf nona celia belum di temukan. Kami kehilangan jejaknya. Kamera cctv juga telah di sabotase. Sepertinya orang yang membantunya bukan orang sembarangan,tuan.”
“Apa kau kemari hanya untuk menunjukan kebodohanmu? Apa aku membayarmu mahal hanya untuk mengecewakanku?”
“Maafkan saya tuan. Anak buah saya masih terus mencari keberadaannya.”
“Jo, sepertinya kita tidak punya banyak waktu. Waktu pernikahanmu sebentar lagi. Kalau kau membatalkan pernikahan ini jelas kau akan malu.” Erick ikut menambahi.
Kini sepasang insan yang tak saling mencintai tengah mengucapkan janji dihadapan Tuhan untuk selalu bersama dalam susah senang sehat maupun sakit hingga akhir hayat. Tanpa gejolak maupun hasrat untuk menautkan cincin ke jari masing masing. Bukankah takdir selalu selucu itu. Seolah-olah mempermainkan. Yang saling mencintai belum tentu menyatu dan sebaliknya.
Ball gown berwarna silver dengan beberapa manik-manik swarovsky begitu pas membalut tubuh ramping moudy. Tak hanya itu riasan diwajah moudy membuatnya sedikit lebih dewasa sekaligus sexy. Nikita sang perias tidak menggedipkan matanya, begitu terpukau dan puas dengan hasil karyanya. Sampai dia tak sadar telah menjatuhkan kuas yang di pegangnya.
__ADS_1
Nikita adalah perias sekaligus designer terkenal yang telah mengabdi 10 tahun pada keluarga Jordan. Nikita alias bambang haryo adalah seorang transgender, 4 tahun yang lalu pria itu mengubah dirinya menjadi seorang wanita. Berbagai upaya dilakukannya untuk membuatnya tampak sempurna menjadi seorang wanita. Namun tetap saja siapapun yang melihatnya akan tau bahwa dia bukan perempuan tulen.
“Ya Tuhan omaigat omaigattt . Nyonyaaa anda sangat cantikk . Aku sungguh belum pernah melihat bidadari seperti dirimu. Ck,Aku begitu iri padamu”
Moudy hanya tersenyum menimpali pujian pujian yang dilontarkan nikita.
“Tunggu dulu, apa ini asli ?”Tanya nya sambil menyentuh hidung mancung moudy.
“Akh kemana dulu aku waktu Tuhan sedang membagi-bagikan hidung. Aku harus menaikannya setidaknya 2 cm lagi.”
Moudy hanya mengerutkan dahinya tampak bingung dengan ucapan nikita. Apa bisa hidung dinaikan 2 cm ? Bagaimana caranya? Moudy bergumam sendiri dalam hati.
“Mengapa kau melamun nyonya? Sudah cepat sana keluar. Suamimu pasti sudah tidak sabar melihatmu”
Saat melihat moudy keluar, Jordan membatu. Maratanya menatap moudy tak terpejam sedikitpun. Moudy dengan ragu-ragu mendekatinya. Saat mulai sadar kembali, tanpa aba-aba Jordan menarik moudy dengan kasar dan berbisik “cepatlah, jangan membuatku malu! “
__ADS_1
Moudy takjub melihat betapa mewahnya resepsi pernikahannya. Bagimana mungkin dia mendapatkan semua ini? Membayangkannya saja dia merasa tak pantas. Apa lelaki yang tak lain adalah suamiku ini sangat kaya? Siapa dia sebenarnya? Ahh, Persetan dengan kekayaannya. Mana mungkin dia membiarkanku tenang begitu saja. Hukuman apa yang akan kuterima nanti? Aduhh! Bodoh kau moudy bodoh! Moudy terus mengkutiki kebodohannya dalam hati.
Moudy berharap hari ini segera berganti. Hati dan tubuhnya berteriak ingin diistirahatkan. Moudy berusaha tersenyum menimpali ucapan-ucapan selamat dan doa yang diberikan untuknya. Namun jauh di relung hatinya tidak ada sedikitpun kebahagiaan.