Pengendali Waktu

Pengendali Waktu
Masa Lalu ku


__ADS_3

Kim Woo Bin POV


Dahulu, aku adalah seorang lelaki biasa yang lemah. Namaku adalah Kim Woo Bin. Ayah dan Ibuku mati dibunuh oleh sekomplotan rampok saat usiaku 2 tahun. Aku bersembunyi dibawah kasur, karena aku tak mengerti apapun kala itu. Hingga saat malam itu, datanglah seorang wanita cantik yang memakai baju berwarna pink putih. Dia menggendongku lalu membawaku pergi bersamanya.


Aku tinggal di rumahnya yang sangat besar dan penuh dengan berbagai macam lilin. Suasana sangat mencengkam saat itu karena hujan yang turun sangat deras disertai dengan petir.


Lalu wanita itu memberiku segelas air yang berwarna kuning emas. Aku meminumnya dan merasakan sakit yang sangat dahsyat. Kepala ku sakit tak karuan, seperti melihat berbagai macam angka dan bunyi dentuman keras. Aku juga melihat berbagai macam masa lalu seseorang, bagaimana proses demi proses orang itu meninggal, dan kejadian yang akan menimpa nya hari ini, esok, dan ke depannya.


Aku mulai merasakan sakit di dada ku, sesak sekali. Kemudian aku jatuh, dan tak sadarkan diri. Sekitar 2 minggu lamanya aku tak bisa membuka mataku. Hari itu ketika aku membuka mataku, terdapat tanda lahir yang berbentuk pedang di tanganku. Aku pun juga melihat wanita cantik yang merawatku layaknya seorang Ibu. Dia menyayangiku, merawat, membesarkanku, dan melindungiku sendiri melalu kekuatannya yakni Mengendalikan Waktu.


Sejak kecil, aku sudah diajarkannya berbagai cara menghentikan waktu, dan memajukan waktu lebih cepat ataupun sebaliknya. Hanya dengan kata "Berhenti" ,tiupan dari mulutku, ataupun tatapan tajam dariku. Seketika waktu berhenti dan semua benda hidup akan diam dengan posisinya. Aku juga bisa membuat seseorang lupa akan kejadian yang sudah terjadi hanya dengan tatapanku, dia akan menurut apa perintahku dan tak akan pernah mengingat kejadian apapun, bahkan mengingat pernah bertemu denganku.


Dia bercerita padaku agar aku mau menerima takdir itu, dan agar aku selalu membantu orang lain dengan tulus. Tapi ada hal yang tak boleh aku lakukan, yaitu Jatuh Cinta kepada seorang Wanita. Jika aku jatuh cinta kepada seseorang, kekuatan itu akan lenyap dan yang lebih menyakitkan adalah Aku pun akan lenyap dari dunia ini. Dia pernah mencintai seseorang dan hampir saja lenyap, dengan cepat dia menghilangkan ingatan orang itu dan pergi menjauh. Dia juga mengalami sakit berbulan-bulan karena hampir mati.

__ADS_1


Itu adalah konsekuensinya. Aku tak boleh mempercayai perkataan siapapun kecuali orang pilihannya. Aku terkenal sangat tampan dan juga menakutkan. Musuh terbesarku adalah penyihir hitam, yang ingin mengambil kekuatanku. Aku sempat bertemunya beberapa kali, tapi dia selalu gagal saat akan membunuhku. Karena kekuatan miliknya tak sekuat milikku. Sebab itulah aku harus berhati-hati dan tak boleh terlena.


Tepat pada usiaku 25 tahun, meski begitu ketampanan dan kekuatanku bertambah dan tak pudar. Aku bisa berlari secepat kilat, dan bisa menghilang dari satu tempat ke tempat lain, bahkan luar negeri.


🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi ini, aku memutuskan untuk berjalan-jalan mengelilingi Kota yang terkenal dengan K-pop nya. Udara pagi yang masih sangat segar dan dingin. Aku berjalan menelusuri berbagai macam tempat. Ku tutup mataku lalu aku berlari dan menghilang. Aku muncul tepat di sebuah Rumah dan menumbur anak kecil. Anak kecil itu nampak ketakutan sekali, ketika aku memegang pundaknya, aku melihat kejadian yang akan terjadi padanya. " Kecelakaan, dia akan mengalami kecelakaan " Gumamku pelan.


Anak kecil itu memandang wajahku sebentar lalu berlari. Ketika dia hendak menyebrang ada sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Aku melihat kejadian itu, orang-orang berteriak histeris ketika mobil itu tepat didepannya dan " Aaaaaaa "


mobil itu, daun yang gugur, burung terbang semuanya berhenti. Aku berjalan menuju arah anak itu. Lalu kubawa dia ketepi jalan. Dan* colck, waktu berjalan lagi seperti semula. Aku pun sudah menghilang dari hadapannya.


" Ahh anak itu, kau tak apa nak? "

__ADS_1


" Bagaimana keadaan nya? "


" Dia sehat "


" Di...dimana mobil itu? "


Dari kejauhan, aku melihat kerumunan itu seraya tersenyum tipis dan pergi meninggalkan tempat kejadian itu.


" Huftt cukup melelahkan " Aku menghela napas kasar. Berjalan melewati kerumunan orang menuju rumahku sendiri. Setelah Menjadi CEO disebuah Perusahaan terkenal di Korea, aku tidak tinggal bersama Wanita itu. Aku memilih tinggal di rumah yang sangat besar bersama dengan pelayan setiaku dan cucunya yang kini aku anggap sebagai adikku sendiri.


" Paman, kau sudah pulang " Ucap Jae wook.


" Mmm " Jawabku datar.

__ADS_1


" Paman, beri aku uang untuk berbelanja hari ini "


" Aiss Jinjihage, kau ini " Ucapku seraya memukul kepalanya. (Jinjihage \= BenarΒ² /Serius Dalam bahasa Korea)


__ADS_2