
So Young POV
BRAKK!!
" Aku menggajimu bukan untuk bermalas-malasan! " Ucapnya meneriaki ku seraya memukul meja. Sontak aku kaget dibuatnya, dengan cepat aku mengangkat kepalaku dan berdiri lalu membungkukkan badanku memberi salam.
" Miannheo seonsaengnim " Sahutku pelan.
" CK! ini kerjakan lalu buat laporan. Kalau sudah cepat antar ke ruangan ku " Dia pergi dari hadapanku tanpa menunggu ku menyahut. Aku menghela nafas kasar, lalu siap dengan kerjaan yang numpuk di hadapanku.
" Sekarang sudah jam 05.11 (waktu Korea) shit! pasti bakal lembur malam ini " Gumamku kesal. Aku mengerjakan dengan teliti dan pikiran tenang, walau hari semakin malam, aku tetap pada fokusku.
" Kau lembur lah hari ini, aku tidak mau tahu besok sudah harus aku tanda tangani " Ucapnya dari depan pintu ruangannya. Aku hanya mengangguk lalu tersenyum terpaksa, tanpa menunggu lama dia pun sudah hilang dari pandanganku.
" Aaaaaaaaaa jinjah! hari ini harus selesai 😭 " Keluhku . Rasanya ingin sekali menangis, tapi apalah daya demi untuk kehidupan aku harus tahan dengan semua ini, toh ini adalah kewajiban ku sebagai sekretaris.
🍁🍁🍁🍁🍁
Waktu menunjukkan pukul 08.15 dan tugasku beserta laporan sudah selesai.
" Akhirnya!! Waktunya pulang " Senyumku sumringah lalu bergegas pergi menuju lift. Klik.. Aku menekan angka 1 untuk turun menuju pintu utama perusahaan.
Kantor sudah sangat sepi dan gelap, jujur saja aku takut kegelapan. Dengan menarik napas panjang dan dalam aku memberanikan diri untuk berjalan pulang.
Korea memang rame jam-jam segini, hanya saja lokasi perusahaan yang agak sepi jika jam segini. Karena jam kerja yang harusnya cepat menjadi lambat akan laporan yang menumpuk.
Aku berjalan di jalanan yang sepi, sendirian. Dengan mimik wajah yang cemas dan was-was aku tetap menenangkan pikiran yang dari tadi ketakutan dan negatif. Bukan takut karena hantu, aku lebih takut jika bertemu orang yang berniat jahat. Aku trauma akan masa laluku, jadi mulai sekarang harus waspada. Setiap hari aku selalu membawa semprotan cabe di dalam botol kecil, untuk perlawanan jika terjadi kejadian serupa seperti waktu itu.
Ku percepat langkahku ketika mendengar suara gonggongan anjing. " HAA! " Teriakku saat sekelompok orang tepat berada di depan mataku.
__ADS_1
" Heii gadis cantik, kok malam-malam begini jalan sendirian, Sini ikut ajhusi saja " Ucapnya penuh gairah. Aku mengepalkan kedua tanganku, dan mulai bergerak mundur pelan.
BRAAKK!!
Tubuhku menabrak seseorang yang tepat berada di belakangku.
" Mau lari kemana? " Tanya seorang pria bertubuh besar. Nafasku tercekat saat mengingat peristiwa yang terjadi dulu. Aku ketakutan tak tahu harus berbuat apa lagi, ku coba mengambil semprotan cabe dan dengan cepat ku semprotkan ke mata salah satu pria itu. " Ahhh, lepaskan tanganku biarkan aku pergi " pria itu menarik lenganku dan membawaku ke tempat yang sepi dan terpojok. " Arghhh, tubuhmu sexi sekali ingin rasanya aku memakanmu Haha " Ucapnya seraya membelai rambutku.
Menangis, hanya itu yang bisa kulakukan, air mata itu jatuh terus menerus di pipiku. Tolong aku siapapun to... tolong. Aku mohon Batinku sesak.
🍁🍁🍁🍁🍁
Kim Woo Bin POV
PRANG!!!
" Ahhh lepas ku mohon lepaskan aku hikss " Ucap So Young ketakutan.
" Baiklah sayang, akan ku lepaskan setelah aku memuaskan diriku haha " Ucapnya seraya merobek bajuku.
" Lepaskan dia " Teriak Kim Woo Bin dari kejauhan.
" Hei siapa kau! " Sahut pria brengsek itu.
" Ku bilang lepaskan! "
" Haha perlihatkan dulu wajahmu itu "
" Ah eolgani-i " Ku perlihatkan wajahku di depannya seraya menatap sinis.
__ADS_1
" Haha hei bocah ingusan, jangan mengganggu kesibukanku pergilah " Sahutnya memperingati. Aku tersenyum tipis dan langsung menuju ke arahnya.
Dan Dum...
Ku angkat tubuhnya dengan satu tangan dari jarak jauh." Ahh ke...kenapa ini, kenapa tubuhku melayang. Heii apa yang kau lakukan, tu...turunkan aku " Ucapnya gagap.
" Haa di..dia dia hantu " Sahut salah satu pria yang lainnya seraya berlari. " Heii kenapa kalian malah lari " Tanpa pikir panjang lagi, ku hempaskan tubuhnya ke dinding yang berada jauh di depan. " Sttt argh mati kau! " Gumamku kesal.
" To...tolong tolong aku uhuk-uhuk " Ku lihat ke arah gadis itu seraya berjalan mendekatinya.
" Tolong ku mohon, dadaku sesak sekali " Ucapnya lirih dan akhirnya pingsan. Ku lepas jaket yang ku kenakan lalu memakaikan ke tubuhnya. Dengan cepat kuangkat tubuhnya ke dalam pelukanku.
Saat aku mengangkat tubuhnya, aku melihat masa lalunya yang penuh dengan ketakutan. CK! Shit dia pernah di lecehkan oleh seorang pria brengsek!
Ku bawa dia ke rumahku dan ku baringkan dia di atas kasurku. Aku menghela nafas kasar dan pergi meninggalkannya sendiri. Tiba-tiba Shtt lenganku ditarik olehnya
" Hiks a..aku takut, takut sekali " ia menangis ketakutan. Lalu ku usap lembut rambutnya,
" Tenanglah, kau aman sekarang, tidurlah yang nyenyak " ia berhenti menangis dan merenggangkan genggamannya, ku usap air mata yang masih tersisa di pipinya.
Bersambung......
🍁🍁🍁🍁🍁
Penasaran kan? Yukss pantau terus next episode nya ya🔥
Dan jangan lupa like, komen and vote 🤗
love u all 🖤🖤
__ADS_1