
So Young POV
Ku buka perlahan mataku yang masih lengket, rasanya tak mau bangun dari tempat tidur yang empuk ini. " Hmmm, 08.15 " Gumamku menguap. " Ha! eottoe ? Telat masuk kerja ****** " Teriakku seraya berlari menuju kamar mandi. Tak perlu banyak make up karena aku sudah cantik dari kecil hingga dewasa hehe.
Seperti hari-hari biasanya, pergi ke kantor menggunakan angkutan umum. Aku berlari dengan napas yang tersendat-sendat tanpa istirahat, karena kalau tidak lari pasti telat, ini saja sudah telat. Tanpa sadar bis yang akan ku naikki sudah berjalan meninggalkan halte. " Heii, tunggu aku! " Teriakku sambil berlari. Ku kejar terus bis itu, tapi tak bisa. Pasalnya aku benar-benar lelah dan bis itu mengemudi dengan cepat.
" Aish jinjah! hari kedua telat ****** " Aku memukul-mukul keningku dan mencari cara pergi ke kantor.
Aku berlari terus tanpa rasa lelah, napas ku sekarang sudah tersendat-sendat. Aku berhenti lalu berlari lagi begitu seterusnya. Sesampai di depan kantor, aku langsung berlari menuju lift dan menekan angka 16 yaitu menuju ruangan kerja si singa lapar.
" Joh Eun achim seonsaengnim " (selamat pagi Pak) Ucapku mengatur napas dan membungkukkan badan.
" Jam berapa sekarang? kau tau kan aku tak suka membuang waktu ku untuk menunggumu! " Nadanya naik satu oktaf
" Mianhe Pak, sa..saya ....
" Cepat siapkan ruang rapat, hari ini perusahaan akan mengadakan kerjasama dengan perusahaan lain. Jangan sampai ada kesalahan! " Sahutnya tanpa titik koma.
Belum selesai aku berbicara sudah di sangga cepat olehnya. " Nde seonsaengnim " Aku berjalan menuju ruang rapat dan menyiapkan semua dokumen yang akan di bahas pada rapat kali ini. Dan menyiapkan file dari flashdisk yang akan di tampilkan di layar.
" Ini sudah, ini juga sudah. Ah satu lagi, dimana ya? oh sepertinya di meja ku " Aku pergi meninggalkan ruangan rapat dan bergegas menuju meja kerjaku.
__ADS_1
" Ah ini dia ketemu "
Aku langsung menaruhnya di atas meja rapat.
" Akan dimulai pada jam 09.05 bersiaplah " Ucapnya datar. " Nde " Aku membungkukkan badanku.
" Baik semuanya, silahkan duduk. Rapat akan saya mulai " Dia menjelaskan semua pada klien dan bos perusahaan lain dengan cepat dan tepat.
" Wuaahh, sangat mahir " Gumamku mendengarkan ia berbicara. Aku terpesona sekaligus kagum, dia yang tampan dan mahir membuat siapapun jatuh hati jika melihatnya. Dengan lesung pipi yang dalam, membuat penampilannya semakin Perfect. Tapi sangat disayangkan sekali, dibalik wajahnya yang tampan, ada Sifat yang sangat menjengkelkan. Singa kelaparan begitulah aku menyebutnya, memang agak seram tapi dialah yang membuat dirinya sendiri seperti singa.
Aku menatap wajahnya tanpa henti, sesekali dia melihat ke arahku seraya tersenyum. Entah tersenyum padaku atau dia hanya tersenyum kepada kliennya, aku tak perduli yang aku lihat sekarang adalah senyumnya sangat menawan.
Aku mendengar dan mencatat semua diskusi hari ini. Tak satupun yang tertinggal, " Baiklah semua, rapat hari ini cukup, terima kasih atas perhatian kalian semua " Ia membungkukkan badannya sebagai isyarat salam dan berjalan menyalami para klien hari ini.
" Tak usah aku tak perlu, simpan saja nanti antar ke ruangan ku " Sahutnya.
" Sombong sekali dia " Gumamku pelan.
" Mana flashdisk nya? " Teriaknya dari telepon kantor.
" Nde saya akan kesana sekarang " Aku bergegas dari dudukku menuju ruangannya.
__ADS_1
" Ini pak " Serah ku. Dia mulai memasukkan flashdisk ke sisi laptopnya. Dan...
" Apa ini ! kenapa fotomu semua " Aku tercengang mendengar ucapannya.
" Ah apa? flashdisk nya sepertinya tertukar pak "
" Bodoh! apa kau ingin ku pecat!? " teriaknya.
" Mianhe Pak, saya benar-benar tak tahu "
" Keluar!!! " Suaranya keras sekali hingga mata di luar
tertuju pada ruangan ini.
" Ba....baik Pak " Aku kaget sekali, pasalnya tadi setelah aku cek isinya masih file perusahaan, kenapa sekarang berubah. Ku miringkan kepalaku di atas meja kerjaku, menahan beban yang amat melelahkan.
Bersambung.....
🍁🍁🍁🍁🍁
Yuks like komen and vote 🤗
__ADS_1
night gaes 🔥