
Kim Woo Bin POV
Maaf, aku harus menghilangkan ingatanmu
Dum.... (ku usap lembut rambutnya seraya meniupkan udara ke arah telinganya*)
" Tidurlah yang nyenyak, semoga keluargamu datang menjenguk mu " Gumamku seraya pergi
Belum sampai 6 langkah, dia berteriak sangat keras sontak membuat langkahku berhenti.
" I...ibu, ayah aku rindu kalian hikss hikss "
" Huuhhh jinjah, kenapa kau selalu menyusahkan ku " Gumamku berjalan kembali ke arahnya.
" Hikss a...aku ingin bertemu orang tuaku " Aku menyeka air matanya yang tak henti-hentinya mengalir " Shutt tenanglah, aku disini " Sahutku pelan. Tiba-tiba suara isaknya terhenti dan ia tertidur pulas sambil memegang tanganku.
Siapa kau sebenarnya? kenapa setiap kejadian yang menimpamu selalu membuatku tersiksa karena kesakitan? kenapa hanya kau yang ada dipikiran ku? batinku penuh tanya.
🍁🍁🍁🍁🍁
So Young POV
" Ahhh enaknya tidur " ucapku sambil menguap. " Eh kenapa aku ada di rumah? bukannya tadi aku dikantor lalu berjalan ke arah lift, habis itu... arghhh kepalaku sakit sekali. kenapa aku tidak ingat apapun? tunggu tenang dulu, ayo coba ingat baik-baik....... ahhh tetap saja tak ingat jinjah!! "
Rasanya ada yang aneh, entah aku yang sudah gila atau memang ada sesuatu? Batinku tanda tanya.
KRUK...KRUK...
" Aduh berpikir panjang membuatku lapar haha. Ayo makan ramyoennnnn! "
" heemmm aroma ramyeon nya sedap sekali " ucapku sambil menjulurkan lidah dan menggigit bibir bawah. Tanpa aba-aba, langsungku santap habis ramen yang sudah didepan mata.
*Drttt...
Dimana? cepat kemari aku traktir jjampeong dan kimchi. ppalli-a (Shiraya)
" uwuu segera meluncur "
🍁🍁🍁🍁🍁
" Shirayaaa "
" Oh Shin so young "
" Aaaa bogosipo " (rindu kau) ucapku memeluknya.
" Aku juga, ayo kita makan aku sangat lapar hehe "
" Ayooooo! aku juga "
__ADS_1
2 porsi jjampeong dan kimchi datang
" uwahhh kelihatan sedap sekali, ayo habiskan Shin so"
" aaaargh kenyang sekali shiraya "
" nyum-nyum, kau bekerja dimana so young? "
" Disebuah perusahaan terkenal di Korea. sedangkan kau? "
" Uwahh jinjah? kau hebat. Aku bekerja di perusahaan desainer Maldives Korea "
" Aku juga bangga padamu Shira " Sahutku tersenyum lebar.
2 jam sudah ku habiskan waktu bersamanya, saatnya pulang karena besok harus kerja pagi.
" Baiklah aku pamit, gomawo muaaach " kucium pipinya yang chubby.
" Hati-hati dijalan so young " Teriaknya
" Ndeee "
🍁🍁🍁🍁🍁
So Young POV
Pagi 7.20
Pagi yang cerah untuk memulai hari, aku berjalan melewati jalan yang padat dengan pejalan kaki.
TIN...TIN
" Ah annyeong seonsaengnim " Tunduk ku memberi salam.
" Masuklah kedalam mobil " ucapnya datar.
" Nde? baik seonsaengnim "
Ku kunci rapat mulutku selagi berada didalam mobilnya. Aku tak berani membuka mulut karena takut pagi-pagi sudah diterkam oleh singa yang lapar.
" Malam ini ada party, ayo pergi bersama " Ajaknya
" Nde? ta..tapi seonsaengnim....
" Tak ada tapi-tapi " Sahutnya memotong pembicaraanku.
" Nde seonsaengnim " Ucapku pasrah. Ikuti sajalah so young daripada kau ditelannya batinku kesal.
• 5.30 Waktu Korea
__ADS_1
" Waktunya pu...
" Waktunya menemani ku pergi " Ucapnya memotong pembicaraanku.
Ah jinjah orang ini Batinku sangat kesal.
" Nde seonsaengnim " Sahutku pelan dengan ekspresi malas.
" Bersiaplah ku tunggu di mobil " Dia pergi tanpa mendengar jawaban dariku.
🍁🍁🍁🍁🍁
• Club malam
" 2 porsi Soju dan bir " Pesannya pada pelayan
" Minumlah " suruh nya padaku.
" Ah tidak seonsaengnim terimakasih saya tidak bisa mimum "
" Cih jadi kau ini tidak berguna sekali minum saja tidak bisa "
CK dia meremehkan ku, Batinku kesal.
" Baiklah saya minum " Tegas ku. 8 gelas sudah ku habiskan. " Wuaah enak sekali haha " Ucapku menikmati Soju.
" Ya! berhenti sudah cukup, kau mabuk " teriaknya.
" Ani!!(tidak) aku masih mau minum " Sahutku dalam keadaan mabuk.
" Ayo pulang "
" Aniiiii!!! satu gelas lagi. Agrh " Aku terjatuh dalam pelukannya. Ia pun langsung menggendongku keluar dari club itu dan membawaku masuk kedalam mobil.
" Kau...kau tampan, tapi kau seorang singa yang lapar haha " Ku mengelus pipinya saat dia menggendongku.
" kau tampan...sangat tampan sekaliiiii. Rasanya ingin ku makan nyum "
" Arghhh sakit! " Aku menggigit rambutnya. " Ya! lepaskan " Ku acak-acak rambutnya lalu ku pukul kepalanya, ditariknya lenganku agar aku tak bisa memukulnya.
Dan Cup.... Aku mencium lembut bibirnya seraya mengelus pipinya pelan.
Apa ini? dia? Batin Kim Woo Bin.
Bersambung.....
🍁🍁🍁🍁🍁
Yuks saksikan Next episode yaa 🤗
__ADS_1
Jangan lupa like komen and vote ya 🖤