Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 1


__ADS_3

Evan sangat panik disaat mengobati Ayahnya yang ketika itu telah terinfeksi sebuah virus yang mematikan.


Berbagai upaya telah dilakukannya, akan tetapi tidak membuat perubahan apapun di dalam tubuh Ayahnya.


Disaat seperti itu, yang bisa Evan lakukan adalah hanyalah memandang wajah Ayahnya yang sedang menahan sebuah sakit.


Evan kemudian mendekatkan wajahnya ke bagian telinga Ayahnya dengan berbisik mengatakan " Ayah harus tetap bertahan, karena aku akan segera menolong mu ".


Keadaan Ayahnya disaat itu masih tersadar dan masih bisa mendengar suara bisikan nya Evan.


Ayahnya merasa lega lalu tersenyum lepas, akan tetapi beberapa saat kemudian secara tiba-tiba terdengar bunyi dari mesin deteksi jantung.


Ternyata bunyi tersebut menandakan detak jantung Ayahnya telah berhenti dan akhirnya Ayahnya Evan meninggal dunia.


Evan langsung sedih dan menunduk lesu karena telah kehilangan Ayahnya untuk selamanya.


Beberapa saat kemudian tim medis lainnya datang menghampiri Evan, mereka lalu berusaha menenangkan keadaan Evan.


Setelah keadaan Evan agak sedikit tenang, tim medis itu kemudian beranjak pergi meninggalkannya.

__ADS_1


Evan yang disaat itu masih belum bisa menerima kepergian Ayahnya, Evan lalu pergi ke sebuah ruangan untuk menenangkan dirinya kembali.


Di dalam ruangan itu Evan merasakan penyesalan yang begitu dalam karena tidak dapat menyelamatkan Ayahnya.


Dalam hatinya berkata " Ayah telah membantu dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan cita-cita ku menjadi seorang Dokter, akan tetapi kenapa aku tidak dapat membantu Ayah ketika terserang sebuah Virus ".


Pertanyaan dalam hatinya itu membuatnya termenung hingga beberapa saat, disaat Evan termenung, pandangannya mengarah ke beberapa tabung kecil di ruangan itu.


Ternyata ruangan itu merupakan salah satu ruangan Laboratorium yang di dalamnya terdapat berbagai jenis Virus dan Virus-Virus itu dimasukkan ke sebuah tabung-tabung kecil.


Evan beranjak dari tempat duduknya dan mendekati tabung-tabung itu.


Ternyata ucapannya itu membuat Evan lebih bersemangat untuk mengobati semua pasien yang terserang Virus.


Beberapa saat kemudian, Evan beranjak pergi meninggalkan ruangan itu


Akan tetapi ketika akan meninggalkan ruangan itu, Evan kembali lagi menuju tabung-tabung kecil itu dan langsung meminum semuanya.


Hal ini dilakukannya karena pada saat itu perasaannya Evan masih sangat marah terhadap Virus-Virus sehingga membuatnya langsung meminumnya.

__ADS_1


Evan melakukan demikian karena menganggap akan bisa menghancurkan semua Virus itu setelah dimasukkan kedalam tubuhnya.


Evan yang telah paham mengenai pengobatan untuk menghancurkan sebuah Virus, Evan dengan segera menuju ke ruangannya untuk menyuntikkan sebuah " Serum " penghancur Virus.


Evan merasa lega karena telah berhasil memasukkan " Serum " kedalam tubuhnya seraya berkata dalam hatinya " sekarang rasakan pembalasan ku! ".


Akan tetapi beberapa saat kemudian, Evan merasakan muntah-muntah dan sempat kejang-kejang.


Hal ini karena banyaknya Virus yang telah masuk kedalam tubuhnya, ditambah lagi dengan sebuah " Serum " yang melebihi dosis pemakaian.


Setelah mengalami kejadian tersebut, Evan langsung tidak sadarkan diri.


Beberapa saat kemudian ada seorang perawat yang masuk ke ruangannya Evan untuk menyerahkan beberapa hasil laporan mengenai kondisi seorang pasien.


Perawat itu langsung terkejut ketika melihat keadaan Evan yang sedang tidak sadarkan diri.


Karena sangat paniknya, akhirnya perawat itu berlari menuju ke ruangan medis untuk meminta bantuan.


Akhirnya Tim medis dengan segera menuju ke ruangan Evan dan dengan segera mengevakuasi nya.

__ADS_1


__ADS_2