Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 3


__ADS_3

Evan yang ketika itu diperbolehkan untuk duduk disamping seorang wanita yang ditemuinya di sebuah taman, akhirnya secara perlahan Evan duduk disampingnya.


Hal ini karena disaat itu, tubuhnya Evan masih lemah dan masih belum bisa duduk seperti layaknya seseorang yang dalam keadaan sehat.


Karena merasa penasaran dengan cara duduknya Evan, akhirnya wanita itu bertanya kepada Evan dan berkata " apakah kamu sedang sakit ? ".


Evan tersenyum dan menjawabnya " aku tidak sedang sakit, melainkan aku baru sembuh dari sakit ".


Wanita itu tersenyum dan kembali lagi terdiam.


Evan kemudian memperkenalkan dirinya dan bertanya kepadanya " nama kamu siapa ? ".


Wanita itu menjawabnya " nama ku Anita ".


Setelah itu wanita itu kembali lagi terdiam dan terlihat seperti memikiran sesuatu.


Evan kemudian berkata " sepertinya kamu sedang gelisah, apa ada yang sedang kamu pikirkan ? ".


Anita kemudian menjawabnya " aku telah terinfeksi sebuah virus yang sangat berbahaya dan pada saat ini virus tersebut telah menjalar ke organ jantung ku ".

__ADS_1


Evan yang mengetahui keadaan yang seperti itu dengan sontak langsung berdiri dari tempat duduknya.


Akan tetapi pergerakan Evan yang seperti itu membuat langsung jatuh tersungkur, hal ini karena tubuhnya masih belum kuat untuk menahan pergerakannya yang secara tiba-tiba.


Mengetahui Evan yang sedang terjatuh, membuat Anita tertawa lepas dan segera menolongnya.


Disaat mereka berdekatan dan saling berhadapan, Evan baru menyadari kalau Anita merupakan seorang wanita yang berparas sangat cantik.


Disela-sela mereka saling berdekatan, Anita bertanya kepada Evan " mengapa pandangan mu seperti itu ?.


Evan kemudian menjawabnya dengan sebuah sanjungan " aku baru tahu kalau seorang bidadari ternyata juga bisa sakit ".


Anita tersenyum dan tersanjung dengan ucapannya.


Evan lalu berkata " apakah sudah ada seorang dokter spesialis penyakit dalam yang telah menangani mu ?.


Anita menjawabnya " semua dokter spesialis penyakit dalam yang berada di rumah sakit ini telah menangani ku, akan tetapi mereka mengatakan bahwa masih belum dapat menemukan sebuah serum untuk mematikan virus ku ini ".


Dengan sontak Evan berkata " masih ada seorang dokter spesialis penyakit dalam yang belum sempat menangani mu "

__ADS_1


Anita juga dengan sontak berkata " siapakah dokter tersebut ".


Evan kemudian menjawabnya " dokter tersebut adalah aku ".


Anita kemudian tertawa lepas dan berkata " kamu kalau becanda jangan kelewatan ".


Anita berkata demikian karena Anita disaat itu masih belum mengetahui kalau Evan memang merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam.


Karena Evan ingin menyakinkan bahwa dirinya memang seorang dokter spesialis penyakit dalam, Evan kemudian menunjukkan sebuah kartu tanda pengenalnya, seraya berkata " kalau kamu tidak percaya, ini aku tunjukkan sebuah kartu tanda pengenal ku ".


Evan langsung mengambilnya di bagian saku celananya.


Akan tetapi ketika mencarinya, Evan tidak menemukannya.


Hal ini karena kartu tanda pengenalnya telah disimpan oleh seorang perawat yang ketika itu bertugas merawatnya.


Karena tidak berhasil menemukannya, Evan tersenyum dan berkata " aku terlupa tidak membawa kartu tanda pengenal ku ".


Mengetahui ucapannya seperti itu, Anita tersenyum lepas dan berkata " sudah lah jangan bercanda terus, penampilan mu itu tidak menyakinkan aku mengenai dirimu yang merupakan seorang dokter ".

__ADS_1


Hal ini karena wajahnya Evan mirip seorang anggota Boyband K-Pop yang terlihat begitu tampan, sehingga membuat Anita tidak mempercayainya.


Usia mereka sebenarnya tidak beda jauh, selain itu mereka juga terlihat saling menyukai.


__ADS_2