Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 16


__ADS_3


...Sebuah tanda Petir yang dapat mengeluarkan kekuatan Evan...


Ketika tanda Petir yang berada ditangan Evan ditekan oleh Tung Ja maka membuat kekuatan Evan muncul dari dalam tubuhnya.


Tung Ja merasa bingung dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya Evan sehingga membuatnya langsung melepaskan tangannya yang ketika itu masih memegangnya.


" Apa yang sedang terjadi pada Bocah ini, seperti nya sebuah kekuatan telah menyelimuti tubuhnya " ucap Tung Ja sembari melihat perubahan yang terdapat pada tubuhnya Evan.


" Aaaaghh, apa yang sedang terjadi pada tubuhku, apakah aku telah menemui ajal ku " ucap Evan yang ketika itu mulai bisa bernafas kembali setelah Tung Ja melepaskan nya.


Evan lalu secara perlahan membuka matanya yang ketika itu masih tertutup karena menahan cekikan dari Tung Ja.


Setelah membuka matanya, Evan melihat Tung Ja masih berada dihadapannya dan sedang memperhatikannya.


" Syukurlah, ternyata aku masih hidup, akan tetapi mengapa Tung Ja melepaskan ku, apa mungkin Tung Ja membebaskan aku " ucap Evan dengan menghela nafasnya.

__ADS_1


Evan lalu berdiri dari tempat terjatuhnya, akan tetapi ketika telah berdiri, Evan sempat terkejut dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya.


" Mengapa pakaian ku berubah seperti ini dan sepertinya aku mempunyai sebuah kekuatan yang sangat hebat " ucap Evan sembari melihat bagian tubuhnya yang sedang mengenakan pakaian super.


" Meskipun kamu mengalami perubahan yang terlihat seperti telah mendapatkan sebuah kekuatan, aku tidak akan takut untuk melawan mu ! " teriak Tung Ja sembari melepaskan sebuah serangan nya.


" Sekarang terimalah serangan ku ini ! ", teriak Tung Ja sembari melepaskan pukulannya.


Evan yang mengetahui dirinya yang akan diserang maka Evan segera menghindarinya dengan cara sedikit membungkukkan tubuhnya yang bersamaan melepaskan pukulannya juga.


" Aaaggh, ternyata pukulannya berhasil mengenai perutku " ucap Tung Ja dengan menahan sebuah rasa sakit nya.


Tung Ja langsung jatuh terlentang setelah mendapatkan pukulan dari Evan.


" Ternyata tubuh ku memang memiliki sebuah kekuatan " ucap Evan yang merasa takjub dengan kekuatan yang dimilikinya.


Evan lalu menghampiri Tung Ja yang ketika itu masih jauh terlentang.

__ADS_1


" Apakah kamu akan menyerah ? " tanya Evan.


" Aku tidak akan menyerah sebelum menghabisi mu ! " teriak Tung Ja sembari menahan sakit di bagian perutnya.


" Baiklah, kalau itu pilihan mu, aku akan menghancurkan mu ! " teriak Evan bersamaan dengan sebuah serangan yang dilontarkannya.


Evan melanjutkan serangannya dengan cara menindih bagian tubuhnya, lalu melepaskan pukulannya secara bertubi-tubi ke bagian dadanya Tung Ja.


" Rasakan pukulan ku ini ! " ucap Evan sembari melepaskan pukulannya yang begitu kuat.


Sedangkan Tung Ja saat itu hanya diam dan tidak berdaya, sehingga membuat begitu banyak pukulan Evan mendarat di bagian dadanya dan beberapa saat kemudian bagian dadanya Tung Ja hancur dan berlubang cukup besar akibat pukulan Evan yang begitu kuat.


" Akhirnya aku berhasil mengalahkan mu ! " ucap Evan dalam hatinya.


Setelah berhasil mengalahkan Tung Ja, Evan kemudian menuju ke bagian jantungnya Anita untuk memeriksanya.


Disaat memeriksanya, ternyata Evan melihat sebuah selaput yang sepertinya telah membusuk dan tidak berfungsi.

__ADS_1


Sehingga dengan keadaan yang seperti itu, Evan lalu mengambil dan membuang selaput jantung yang telah membusuk itu, dengan harapan supaya Anita dapat sembuh dari Virus yang sedang menyerangnya.


__ADS_2