Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 4


__ADS_3


Paras wajah Evan kurang lebih mirip dengan wajah yang ada di foto bagian atas.


Evan memiliki wajah yang begitu tampan, sehingga banyak orang yang tidak mempercayai kalau sebenarnya Evan merupakan seorang Dokter.


*****


Beberapa saat kemudian ketika mereka masih memperdebatkan tentang profesi yang dimiliki oleh Evan, tiba-tiba seorang perawat datang menghampiri mereka.


Ternyata perawat yang bertugas untuk merawat Anita.


Setelah berada dihadapannya, Perawat tersebut berkata " maaf kak, untuk saat ini sudah waktunya untuk melanjutkan perawatan ".


Anita menjawabnya " baik sus (suster), saya akan segera menuju ke ruang perawatan "


Dengan adanya seorang perawat yang telah dihadapannya, membuat Evan mempunyai kesempatan untuk membuktikan profesinya kepada Anita.


Evan kemudian berkata kepada perawat tersebut " apakah engkau mengetahui aku yang merupakan salah seorang Dokter di rumah sakit ini ? "


Perawat itu menjawabnya " maaf kak, saya masih belum mengenal anda ".


Anita langsung tersenyum lepas ketika mengetahui jawaban dari perawatan tersebut.


Karena Evan ingin menyakinkan Anita mengenai profesinya, Evan kemudian berkata lagi kepada perawat tersebut " aku merupakan salah seorang dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit ini ".


Perawat itu masih merasa bingung dengan ucapannya dan berkata " mohon maaf kak, saya masih belum mengetahui siapa anda, karena saya merupakan seorang perawat baru di rumah sakit ini ".

__ADS_1


Dengan jawaban tersebut akhirnya membuat Evan terdiam dan menggerutu " meskipun sebagai seorang perawat yang baru, pastinya harus dapat mengenali aku ! ".


Sedangkan Anita semakin tersenyum lepas disaat perawat tersebut tidak mengenali Evan.


Setelah itu, Anita bersama perawat tersebut meninggalkan Evan.


Akan tetapi sebelum meninggalkannya, Anita sempat berdialog sejenak dengan Evan.


Anita : terimakasih telah menghibur ku


Evan : menghibur tentang apa?


Anita : tentang selama ini aku yang lupa untuk tersenyum karena memikirkan virus yang menyerang bagian jantung ku


Evan : sebenarnya sebuah penyakit bukan untuk selalu dipikirkan, melainkan harus segera diobati


Anita : emangnya aku kesini bukan untuk berobat


Anita : aku termenung karena masih belum menemukan seorang Dokter yang dapat mengobati aku


Evan : aku salah seorang Dokter di rumah sakit ini dan aku akan berusaha keras untuk bisa menyembuhkan mu


Anita : jangan mulai lagi ya sandiwaranya


Evan : aku tidak bersandiwara, aku ini memang seorang Dokter


Anita : seandainya kamu memang benar seorang Dokter, pasti banyak orang yang berobat kepada mu

__ADS_1


Evan : mengapa?


Anita : karena kamu tampan dan mirip Boyband K-Pop


Evan : kamu bisa saja.


Anita : bolehkah aku menyukai mu


Evan : boleh, lebih dari suka ya boleh


Anita : mengapa?


Evan : karena pertama kali aku melihat mu, aku langsung jatuh cinta kepada mu


Anita : dengan keadaan ku yang seperti ini, apakah kamu tetap menyukai ku


Evan : aku tetap menyukai mu, karena sebesar apapun penyakit mu tidak akan bisa menghalangi cinta ku terhadap mu


Anita : apakah ucapan mu serius atau hanya sekedar sandiwara


Evan : aku serius dengan ucapan ku dan ini merupakan kata dari hati ku yang paling dalam


Anita : terimakasih karena telah menyukai ku apa adanya


Setelah mengatakan demikian, Anita beranjak pergi meninggalkan Evan, akan tetapi disaat beberapa langkah, Anita membalikkan badannya seraya berkata " Oppa Saranghae ".


Evan menjadi tersenyum malu ketika mendengar ucapannya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Evan teringat kembali dengan kegagalannya dalam menyelamatkan nyawa Ayahnya.


Sehingga dengan keadaan yang seperti itu, membuat Evan tidak yakin untuk dapat menyembuhkan Anita.


__ADS_2