
...Pertemuan Evan dan Anita ...
Setelah salah seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam menjelaskan tentang maksud kedatangannya, Evan dengan segera memintanya untuk segera mengantarkan nya menuju ke ruangan pasien yang dimaksudnya.
Beberapa saat kemudian, Evan telah sampai di depan pintu ruangan pasien tersebut.
Ketika Evan akan segera memasuki nya, ada seorang Lelaki tiba-tiba menghampirinya seraya berkata " saya mohon sembuhkan lah penyakit putri saya ".
Lelaki itu yang merupakan Ayahnya Anita sangat berharap Evan dapat menyembuhkan penyakit anaknya.
Evan lalu menjawabnya " baik Pak, saya akan berusaha untuk yang terbaik untuk putri Bapak ".
Setelah mengatakan demikian, Evan kemudian memasuki ruangan tersebut yang merupakan ruangan yang digunakan untuk merawat Anita.
Disaat Evan mendekati pasien tersebut, Evan tersenyum lega karena telah berhasil menemukan Anita yang merupakan seorang pasien yang dicarinya.
Evan disaat itu masih terus memandangi kecantikan wajahnya, sedangkan Anita ketika itu dalam keadaan menutup bagian matanya.
Anita menutup bagian matanya karena Anita ingin beristirahat sejenak sembari menunggu kedatangan seorang Dokter yang akan menolongnya.
Ketika Evan telah yakin bahwa yang dilihatnya merupakan Anita yang ditemuinya di taman maka dalam hatinya berkata " akhirnya aku berhasil menemukan mu ".
Dan secara kebetulan setelah dalam hatinya mengatakan demikian, Anita membuka bagian matanya secara perlahan.
Anita membuka bagian matanya karena Anita merasa bahwa seorang Dokter telah berada di ruangan nya.
Evan yang mengetahui Anita yang sedang membuka bagian matanya, Evan dengan segera beranjak menuju ke luar ruangan.
Hal ini dilakukannya karena Evan masih merasa canggung untuk menunjukkan bahwa dirinya memang seorang Dokter.
__ADS_1
Ayahnya Anita yang berada diluar ruangan langsung bertanya kepada Evan,
Ayahnya Anita : Dok, mengapa Anda keluar ruangan?
Dengan sebuah alasan, Evan berkata,
Evan : Aku hanya ingin memanggil seorang perawat
Ayahnya Anita : mengenai keadaan putri saya, bagaimana Dok ( Dokter ) ?
Evan : saya masih belum sempat menanganinya Pak
Ayahnya Anita : saya saja yang akan memanggil seorang perawat, sedangkan Dokter silahkan tunggu di dalam ruangan saja
Sehingga dengan ucapan Ayahnya Anita yang seperti itu membuat Evan memberanikan diri untuk kembali masuk ke ruangan nya Anita.
Disaat Evan telah masuk ke ruangan tersebut, Anita sudah dalam keadaan terbangun dan arah pandangnya menuju kepada nya.
Anita kemudian berkata,
Evan tersenyum dan menghampirinya, setelah berada di dekatnya, Evan berkata,
Evan : bagaimana keadaan mu?
Disaat Evan telah berada di dekatnya, Anita sempat terkejut dan tidak percaya bahwa Evan memang merupakan seorang Dokter.
Anita kemudian berkata,
Anita : ternyata kamu memang seorang Dokter
Evan : aku kan sudah bilang kalau aku memang seorang Dokter
__ADS_1
Anita : aku kira kamu bercanda
Evan : yang bercanda itu kamu
Anita : maksudnya?
Evan : disaat kamu mengatakan Saranghae Oppa kepada ku
Anita sempat tersenyum lepas disaat mengingatnya, seraya berkata,
Anita : aku memang serius mengucapkan demikian
Evan : alasannya?
Anita : karena kamu sangat tampan mirip Boyband K-Pop dan aku sangat menyukai mu
Evan tersenyum seraya berkata,
Evan : kamu bisa saja
Anita tersenyum dan beberapa saat kemudian, Anita melanjutkan perbincangannya,
Anita : mengenai virus ku, apakah kamu dapat mengobati nya?
Evan : aku akan berusaha untuk mencari obatnya
Anita : terimakasih telah berusaha untuk ku
Evan menjawabnya dengan tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Beberapa saat kemudian, Anita berkata bahwa dirinya ingin membisikkan sesuatu kepada Evan.
__ADS_1
Evan yang merasa penasaran, akhirnya mendekatkan wajahnya ke Anita.
Setelah berada di dekatnya, Anita berkata " Saranghae Evan ".