Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 7


__ADS_3


Perawat Lelaki itu kemudian mengikat bagian tangannya Anita yang disaat itu masih dapat sedikit bergerak.


Setelah berhasil mengikatnya, Perawat Lelaki itu mulai melancarkan aksinya.


Sedangkan Anita disaat itu hanya dapat melihatnya dengan terus berusaha untuk melepaskan ikatannya.


Selain itu, Anita juga berusaha untuk berteriak untuk meminta pertolongan akan tetapi suaranya Anita hanya bisa terdengar lirih.


Hal ini karena efek samping dari obat yang telah diminumnya sehingga membuatnya lemas.


Hingga beberapa saat kemudian, Perawat Lelaki itu telah siap untuk menyentuh tubuhnya Anita.


Akan tetapi ketika akan menyentuh tubuh Anita, secara tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu di ruangan itu.


Sehingga dengan keadaan yang seperti itu, Perawat Lelaki itu langsung menghentikan aksinya dan segera melepaskan sebuah ikatan yang ada di bagian tubuhnya Anita.


Kemudian Perawat Lelaki itu menuju ke pintu dan membukanya, ternyata yang sedang akan masuk ke ruangan Anita adalah Ayahnya Anita.


Perawat Lelaki itu berkata " maaf anda siapa ? ".


Ayahnya Anita : saya adalah Ayahnya


Perawat Lelaki : mohon maaf untuk sementara pasien diruangan ini tidak dapat diganggu

__ADS_1


Ayahnya Anita : saya hanya ingin memberikan sebuah bingkisan kepadanya


Perawat Lelaki : baik Pak, saya akan membantu Anda dan salam Anda akan daya sampaikan kepadanya


Ayahnya Anita : terimakasih atas bantuannya


Disaat usahanya Perawat Lelaki itu akan berhasil, secara tiba-tiba terdengar suaranya Anita yang berkata " tolong saya ".


Meskipun suara terdengar lirih, Ayahnya Anita sempat mendengarnya dan berkata " sepertinya terdengar suara seseorang yang sedang minta tolong ".


Perawat Lelaki : mungkin hanya perasaan anda saja


Ayahnya Anita : tidak mungkin, karena saya memang benar mendengarnya, ijinkan saya untuk sebentar melihat putri saya


Ayahnya Anita : baik lah kalau begitu


Setelah mengatakan demikian, Ayahnya Anita beranjak pergi meninggalkannya ruangan itu.


Sedangkan Perawatan Lelaki itu segera masuk ke ruangannya Anita dan akan melanjutkan aksinya.


Akan tetapi ketika Ayahnya Anita sudah beberapa langkah meninggalkan ruangan itu, Ayahnya Anita bertemu dengan Perawatan Wanita yang biasanya merawat putrinya.


Perawat Wanita itu langsung menyapanya.


Perawat Wanita : Selamat sore Pak

__ADS_1


Ayahnya Anita : iya, selamat sore


Perawat Wanita : apa benar Bapak merupakan Ayahnya Anita?


Ayahnya Anita : iya benar


Perawat Wanita : Sejak tadi pagi, Anita ingin bertemu dengan Bapak, sepertinya akan menyampaikan sesuatu, apakah Bapak telah menemui nya?


Ayahnya Anita : sudah, akan tetapi seorang Perawat Lelaki melarang saya untuk masuk ke ruangannya


Perawat Wanita : mengapa seperti itu?, padahal di saat ini merupakan jam kunjung pasien dan semua kerabat dapat meneguknya tanpa adanya larangan


Ayahnya Anita : maaf sus ( suster ), Perawat Lelaki yang merawat putri saya itu ditugaskan oleh siapa?


Perawat Wanita : Perawat Lelaki itu mengatakan bahwa yang menugaskan dirinya adalah Bapak


Setelah mengetahui penjelasan dari Perawat Wanita itu, Ayahnya Anita baru tersadar bahwa Perawatan Lelaki yang sedang merawat putrinya akan melakukan tindakan yang membahayakan putrinya, maka dengan segera Ayahnya Anita langsung berlari menuju ke ruangannya Anita.


Setelah sampai di depan pintu ruangan putrinya, Ayahnya Anita langsung mendobrak pintunya dengan menggunakan bagian kakinya.


Betapa terkejutnya Ayahnya Anita ketika melihat keadaan bagian tubuh putrinya telah terikat sebuah tali, selain itu beberapa pakaiannya telah sedikit terbuka.


Sedangkan Perawat Lelaki itu hanya tercengang melihat kejadian itu.


Ayahnya Anita kemudian mengayunkan pukulannya ke arah Perawat Lelaki itu dan menghajarnya.

__ADS_1


__ADS_2