
...Anita yang hobi minum Alkohol...
Evan tersenyum ketika Anita berterima kasih kepadanya.
" Kalau boleh tahu, sebelum Kamu terserang Virus, apakah Kamu sering meminum Alkohol ? " tanya Evan.
" Hehehe, iya, Aku sering meminumnya " ucap Anita dengan tersenyum.
" Hah, berarti Tung Ja memang sebuah Virus yang tercipta karena keseringan meminum Alkohol, berarti yang sedang Aku alami ketika bertemu dengan Tung Ja merupakan kejadian yang nyata dan memang benar-benar sedang terjadi, akan tetapi Aku masih bingung karena bagaimana bisa tubuhku dapat masuk kedalam tubuhnya Anita, Aku merasa mulai pusing memikirkan kejadian itu " ucap Evan dalam hatinya.
Keadaan yang seperti itu membuat Evan sedikit merenung.
" Evan ! , kenapa termenung, apakah Aku salah karena sering meminum Alkohol ? " ucap Anita yang sempat mengejutkannya.
" Sebaiknya, kebiasaan meminum Alkohol Kamu hilangkan karena sebuah Virus yang menyerang Mu berasal dari kebiasaan Mu ketika meminum Alkohol " jawab Evan dengan sontak.
" Bagaimana Kamu tahu ? " tanya Anita.
__ADS_1
" Ya tahu lah, Aku kan seorang Dokter Ahli Penyakit Dalam, apakah Kamu telah lupa " jawab Evan dengan serius.
" Oiya, Aku lupa kalau Kamu merupakan seorang Dokter " ucap Anita sembari tersenyum.
Anita yang mengatakannya dengan senyuman maka membuat Evan juga ikut tersenyum.
" Aku ingin meminta Mu untuk menemani Ku sejenak karena Aku ingin bertanya sesuatu kepada Mu " ucap Evan sembari menatap wajah Anita.
" Tanya aja ga pa pa " jawab Anita.
" Mengapa Kamu tadi tidur didekat Ku ? dan mengapa Kamu melepas beberapa pakaian Ku beserta pakaian Mu ? " tanya Evan dengan sedikit gugup.
" Hahaha " Anita sontak tertawa lepas.
" Heeemm, pasti itu merupakan ilmu pengobatan yang kebetulan dapat menyembuhkan seorang pasien " ejek Evan.
" Iya juga ya, mungkin sebuah kebetulan, lantas bagaimana Kamu dapat menghancurkan Virus yang menyerang bagian Jantung Ku " tanya Anita.
" Rahasia " jawab Evan yang bermaksud untuk membalas Anita ketika tidak menjelaskan alasannya mengenai tidur bersama dengannya.
__ADS_1
Mengetahui Evan tidak ingin menjelaskan tentang pengobatannya, Anita langsung berdiri dan menerkam Evan.
Posisi mereka yang disaat itu duduk di kursi sofa membuat Evan langsung terlentang dengan keadaan Anita sudah duduk berada di atas perutnya setelah Anita berhasil menerkamnya.
" Hah, apa yang sedang kamu lakukan " tanya Evan.
" Bagaimana cara Kamu menyembuhkan Aku, cepat katakan " ucap Anita sembari menggelitik bagian perut Evan.
" Ampun, geli banget, iya, Aku akan menceritakannya, akan tetapi bagaimana bisa dengan keadaan yang seperti ini Aku dapat mengatakannya " ucap Evan sembari meminta Anita untuk berpindah dari atas tubuhnya.
" Oke, baiklah, Aku akan berpindah dari atas tubuh Mu " ucap Anita sembari beranjak pindah dari atas tubuhnya Evan.
Akhirnya Anita berpindah dari atas tubuhnya Evan.
Setelah Anita berpindah dari atas tubuhnya, ternyata Evan mengalihkan pertanyaannya dengan cara menunjukkan sebuah baju tidur dengan sebuah motif yang sangat bagus.
Hal ini dilakukan Evan karena Evan masih bingung untuk menceritakannya karena Evan sendiri juga masih belum paham betul dengan kejadian yang dialaminya ketika berhasil menyembuhkan Anita.
__ADS_1
Mengetahui sebuah motif baju tidur yang sangat bagus maka membuat Anita tertarik untuk mencobanya sehingga Anita terlupa dengan pertanyaan nya mengenai cara penyembuhan yang dilakukan Evan terhadap dirinya.
" Aku ingin mencoba untuk mengenakan baju tidur yang ingin Kamu tunjukkan " ucap Anita sembari meminta Evan untuk mengambil baju tidur tersebut.