Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 18


__ADS_3


Ayahnya Anita langsung bahagia disaat mendengar Evan yang mengatakan bahwa putri nya akan segera sembuh.


" Saya sangat berterimakasih atas bantuan Anda karena telah menyembuhkan putri saya " ucap Ayahnya Anita dengan memeluk Evan.


Evan tersenyum sembari berpamitan pergi meninggalkan Ayahnya Anita.


Meskipun disaat itu Ayahnya Anita bersikeras untuk mengantarkannya pulang, akan tetapi Evan menolak seraya mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja dan mampu untuk pulang sendirian.


Ketika itu hari sudah larut malam, akan tetapi Evan tetap memilih untuk pulang, padahal sebenarnya pihak Rumah Sakit telah menyediakan tempat untuk beristirahat bagi semua Dokter nya.


Beberapa saat kemudian, Evan telah sampai di tempat parkiran dan Evan segera masuk ke mobil untuk segera pulang menuju ke rumahnya.


Ketika dipertengahan perjalanan, Evan melihat seseorang yang sedang berbicara sendiri dihadapan sebuah pohon.

__ADS_1


" Mengapa orang tersebut berbicara dengan sebuah pohon, hari ini memang melelahkan dan banyak sekali kejadian aneh yang sedang aku alami " ucap Evan sembari melihat seseorang tersebut.


...Ternyata seseorang tersebut merupakan Chan yang sedang berkomunikasi dengan sosok wanita mahluk Astral penunggu Pohon...


...Ingin tahu kisah nya Chan? ikuti terus cerita nya di movie " Pemusnahan Mahluk Astral "...


Sebenarnya Evan ingin berhenti dan menanyakan keadaan seseorang tersebut, akan tetapi Evan mengurungkan niatnya karena khawatir yang ditemuinya adalah seseorang yang sedang mengalami gangguan jiwa.


" Ah sudah lah, semoga seseorang tersebut baik-baik saja sehingga dapat kembali pulang dengan selamat " ucap Evan sembari beranjak pergi meninggalkan tempat tersebut.


Disaat Evan akan beristirahat, Evan teringat dengan kejadian yang dialaminya ketika mengalirkan darah ke tubuhnya Anita.


" Sebenarnya apa yang sedang terjadi, aku merasa berubah menjadi seorang manusia super ketika berada di dalam tubuh nya Anita, lantas apakah benar Tung Ja merupakan sebuah Virus mematikan yang berhasil aku kalah kan " ucap Evan dalam hatinya.


" Sedangkan sebuah tanda di bagian tangan ku ini merupakan sebuah tanda apa ya ? " tanya Evan dalam hatinya sembari memperhatikan tanda Petir di bagian tangannya.

__ADS_1


" Apa mungkin tanda ini merupakan sumber kekuatan ku, karena seingat ku ketika Tung Ja menekan tanda yang ada di bagian tangan ku maka dengan seketika aku berubah menjadi seorang manusia super " ucap Evan dengan mengingat-ingat kejadian yang dialaminya.


" Baiklah kalau begitu aku akan mencoba menekan sebuah tanda yang ada di bagian tangan ku ini ! " ucap Evan sembari menekan sebuah tanda Petir yang ada di bagian tangannya.


" Aaaggh, seperti nya memang benar dugaan ku karena semua urat ditubuh ku keluar dan seperti nya aku memiliki kekuatan yang begitu besar " ucap Evan sembari merasakan tubuhnya telah memiliki sebuah kekuatan super.


Setelah mengetahui sebuah kekuatan yang terdapat di dalam tubuhnya, Evan kemudian senyum-senyum sendiri seraya berkata " hidup ini memang memiliki berbagai macam misteri ".


" Ah sudahlah, lebih baik aku segera beristirahat " ucap Evan sembari beranjak ketempat tidur nya.


Keesokan harinya, ketika Evan hendak bangun dari tempat tidurnya, Evan merasa tubuhnya sangat lemah.


Hal ini karena Evan sebelumnya telah mengeluarkan kekuatannya sehingga menguras banyak tenaganya.


Evan kemudian mengambil Ponselnya untuk menghubungi pihak Rumah Sakit dengan tujuan supaya segera mengirimkan seorang Perawat untuk nya.

__ADS_1


Hingga beberapa saat kemudian datanglah seseorang yang mendatangi rumahnya Evan.


__ADS_2