
...Evan akan segera terbangun setelah berhasil mengalahkan Tung Ja...
Setelah Evan berhasil mengalahkan Tung Ja dan membuang beberapa selaput bagian jantung yang membusuk, secara tiba-tiba tubuhnya Evan menghilang secara perlahan.
" Apa yang sedang terjadi pada tubuh ku, apakah ajal ku telah tiba ? " ucap Evan dengan memperhatikan tubuhnya yang secara perlahan menghilang.
Evan kemudian pasrah disaat mengalami kejadian itu.
" Meskipun tubuhku akan segera musnah, akan tetapi aku telah berhasil mengalahkan Tung Ja yang merupakan sebuah Virus mematikan, aku berharap Anita dapat sembuh dari Virus yang menyerangnya " ucap Evan di detik-detik tubuhnya yang akan segera menghilang sepenuhnya.
Ternyata yang membuat tubuhnya Evan menghilang adalah karena aliran darah nya Evan yang sebelumnya memasuki tubuhnya Anita telah kembali memasuki ke dalam tubuhnya, sehingga dengan keadaan yang seperti itu, Evan akan segera tersadar kembali dari pingsannya.
Sebenarnya tidak semua manusia dapat menerima semua jenis sel darah, akan tetapi karena sel darah nya Evan memiliki jenis darah yang istimewa maka dapat diterima oleh semua jenis darah apapun.
__ADS_1
" Tit, tit, tit, " bunyi monitor alat pendeteksi kesehatan yang sedang memantau keadaan Evan dan Anita menunjukkan kondisi mereka akan segera pulih.
" Hah, bagaimana bisa keadaan pasien ini tiba-tiba membaik setelah dialiri darah Dokter Evan, kira-kira apa yang sedang terjadi didalam tubuhnya " ucap Perawat ketika melihat keadaan Anita telah membaik.
Perawat tersebut kemudian segera melepas semua alat yang digunakan untuk mengalirkan darah nya Evan ke dalam tubuhnya Anita.
Setelah itu, Perawat tersebut berusaha membangunkan Evan yang disaat itu tidak sadarkan diri.
Perawat tersebut akhirnya berhasil menyadarkan Evan seraya berkata " Dok, apakah Anda baik-baik saja ".
" Ternyata aku masih hidup, apa yang sedang terjadi " ucap Evan dengan sangat senang meskipun keadaannya begitu lemah.
" Syukur lah kalau begitu " ucap Evan yang juga merasa sangat senang.
Dengan keadaan tubuh yang masih lemah, Evan berusaha berdiri untuk menghampiri Anita untuk mengetahui keadaan nya.
__ADS_1
" Sungguh luar biasa, Virus yang ada didalam tubuhnya telah hancur " ucap Evan dengan memandangi monitor yang mendeteksi keadaan Anita ketika mulai membaik.
" Sebentar lagi kamu akan sehat kembali, selamat ya karena Virus yang ada di dalam tubuhnya akhirnya dapat hancur " ucap Evan yang ketika itu sedang memandangi wajahnya Anita.
Setelah mengatakan demikian, Evan kemudian beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut.
" Dok, Anda akan pergi kemana ? " tanya Perawat tersebut sembari membantu Evan yang sedang melangkah meninggalkan ruangan.
" Aku akan beristirahat sejenak dalam beberapa hari ke depan dan minta tolong untuk sampaikan pesan ku ini kepada pihak administrasi Rumah Sakit, satu hal lagi, tolong rawatlah pasien ini dengan baik ya " ucap Evan.
" Dengan keadaan yang seperti itu, apakah Anda dapat pulang sendirian ? " tanya Perawat yang mengkhawatirkan nya.
" Aku baik-baik saja " ucap Evan dengan tersenyum.
Setelah itu, Evan kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut, akan tetapi Ayahnya Anita yang ketika itu masih berada di luar ruangan langsung menanyakan keadaan Anita kepada nya.
__ADS_1
" Dok, bagaimana keadaan putri ku ? " ucap Ayahnya Anita seraya membantu langkahnya Evan yang terlihat bergerak begitu pelan.
" Putri Anda akan segera baik-baik saja Pak karena sebuah Virus yang menyerangnya telah hancur " ucap Evan dengan tersenyum.