Penghancur Virus

Penghancur Virus
episode 2


__ADS_3

Evan yang ketika itu tidak sadarkan diri telah dibawa oleh tim medis kesebuah ruangan khusus gawat darurat.


Tubuhnya Evan kemudian disuntikkan berbagai jenis cairan infus untuk menetralisir kembali cairan di tubuhnya.


Tim medis melakukan demikian karena mengganggap Evan disaat itu telah keracunan sebuah makanan.


Beberapa saat kemudian, mereka berhasil membuat Evan tersadar kembali.


Akan tetapi ketika sudah tersadar, Evan disaat itu masih dalam keadaan memejamkan matanya.


Setelah itu Evan di pindahkan ke ruangan lain untuk diberikan perawatan selanjutnya.


Sebenarnya para Tim Medis juga merasa masih bingung dengan keberhasilannya, hal ini karena mereka mengganggap bahwa nyawanya Evan sudah tidak mungkin untuk dapat diselamatkan.


Karena merasa masih belum menemukan sebuah jawaban, akhirnya mereka memutuskan untuk meninggalkan ruangan yang digunakan Evan beristirahat.


Beberapa saat kemudian, Evan terbangun dan Evan merasa bingung ketika tiba-tiba berada di ruangan itu.


Disaat Evan mencoba mengingat kejadian yang menimpanya, seorang perawat datang menemuinya untuk memeriksa keadaannya.


Evan kemudian menanyakan kepada perawat itu tentang kejadian yang dialaminya.

__ADS_1


Perawat itu berkata " yang saya ingat ketika itu, saya menemukan Anda tidak sadarkan diri di ruangan Anda, apakah yang telah terjadi sebelumnya? ".


Evan kemudian tersenyum karena disaat itu dirinya mulai teringat dengan kejadian yang dialaminya.


Evan lalu menjawabnya dengan sebuah alasan " aku tadi keracunan sebuah makanan, sehingga membuat ku langsung tidak sadarkan diri "


Perawat itu kemudian mengangguk dengan mengatakan bahwa untuk selanjutnya supaya lebih berhati-hati dalam memilih sebuah makanan.


Evan kemudian tersenyum dan mengucapkan sebuah rasa terimakasih karena telah menolongnya.


Beberapa saat kemudian seorang perawat itu meminta Evan untuk beristirahat dulu di ruangan itu, selanjutnya seorang perawat itu meninggalkannya.


Dirinya juga tidak menyangka kalau perbuatannya itu tidak seperti yang diharapkan.


Karena harapan Evan disaat itu hanya sebatas mematikan beberapa Virus, akan tetapi ketika mencobanya ternyata perbuatannya itu dapat mengakibatkan nyawanya melayang.


Disela-sela Evan mengingat kejadian itu, Evan menggerakkan bagian tangannya keatas lalu menggerakkannya kebelakang bagian kepalanya.


Hal ini dilakukannya karena Evan ingin lebih bersantai dalam istirahatnya, sehingga membuat Evan menempatkan bagian tangannya di belakang bagian kepalanya sebagai sandarannya.


Disaat akan meletakkan bagian tangannya, Evan melihat sebuah tanda aneh di bagian bawah telapak tangannya.

__ADS_1


Tanda aneh itu warna hitam dengan bentuk menyerupai petir dan mempunyai ukuran kurang lebih 5 cm.


Setelah mengetahui tanda aneh itu, Evan kemudian mencoba menghapusnya akan tetapi tanda aneh itu tidak kunjung hilang.


Evan kemudian menghentikan usahanya dan akan mencoba menghapusnya dilain waktu.


Beberapa saat kemudian, Evan merasa jenuh diruangan itu, Evan lalu berjalan-jalan di sekitar taman yang berada disekitar rumah sakit.


Meskipun tubuhnya Evan disaat itu sangat lemah, Evan tetap memaksakan untuk pergi bersantai di sebuah taman.


Akhirnya secara perlahan, Evan dapat berhasil tiba di sebuah taman, Evan lalu duduk di tempat duduk yang ada di taman itu.


Disaat itu Evan merasa sangat senang karena telah selamat dari kejadian yang hampir menelan jiwanya.


Disela-sela Evan menikmati pemandangan yang ada di taman, Evan melihat seorang wanita yang sedang duduk termenung sendirian.


Karena penasaran, akhirnya Evan mendekatinya.


Setelah berada dihadapannya, Evan berkata " apakah aku boleh duduk disamping mu ? ".


Wanita itu tersenyum dengan menganggukkan bagian kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2