
kecurigaan
" Tunangan"? tanya Jay dengan pandangan tak percaya
" Memang loe uda kenal sama tunangan nya Alysa"?
" Iya lah Jay,loe ngapain kaget sampai segitu nya? bukan nya loe juga uda tahu kalau Alysa punya tunangan"? ujar Eric dengan tatapan heran pada Jay
sementara Alysa masih asyik ngobrol bersama Roni hingga tak menyadari ada dua pasang mata yang sedang memperhatikan mereka,setelah beberapa saat kedua orang tersebut masuk mobil dan pergi meninggalkan tempat tersebut...
" Ada apa sich Jay"? tanya Eric karena melihat Jay seperti sedang memikirkan sesuatu
" Ric,kayak nya gue pernah lihat tuh cowok,tapi di mana ya"? ujar sembari memaksa otak nya mengingat-ngingat tempat di mana dia bertemu laki-laki yang di sebut tunangan nya Alysa
mereka berdua melangkah menuju warung, tapi Jay terus mencoba mengingat hingga tiba-tiba
" Gue ingat sekarang" ujar Jay dengan suara lantang dan tatapan serius sambil memegang pundak Eric yang membuat Eric tersentak kaget
" Apaan sich Jay,ngagetin gue aja" ujar Jay dengan nada ketus
" Gue uda ingat sekarang Eric..." Ujar Jay pasti
" Ingat apa sich Jay, loe ngomong nya sepenggal-sepenggal gitu gimana gue bisa ngerti" ujar Eric masih dengan nada ketus
" Maksud gue itu, gue uda pernah lihat tuh cowok makan di restoran tapi bukan sama Alysa,mereka romantis banget Ric,saling nyuapin nah pas waktu itu gue sama ibu gue makan di situ juga dan tempat duduk kita bersebelahan" kenang si Jay
" Serius kamu Jay"? tanya Eric ingin mendapatkan kepastian
" Serius lah Ric,waktu itu gue ke toilet, gue jalan nya sambil main Hp jadi nggak sengaja nabrak tuh cowok
" Bentar bentar Jay" ujar Eric sambil merogoh ponsel dari saku celana nya dan memperlihatkan sebuah rekaman video kepada Jay
belum sempat Eric menanyakan apa-apa, Jay langsung angkat bicara sesudah melihat isi rekaman tersebut....
" Iya betul Ric,ini cewek yang makan sama dia waktu itu" ujar Jay bersemangat
__ADS_1
Eric lalu mengajak Jay untuk segera ke warung sebelum mereka di ceramahin group ngerumpi...
***
siang itu seorang gadis berambut hitam pendek sebahu mengenakan seragam putih abu-abu sedang menunggu angkutan untuk pulang ke rumah nya, tak di sangka sebuah mobil berhenti tepat di depan dia...
" Mel,Melisa" suara tersebut membuyarkan lamunan nya
" Huh,Iya Jay,ada apa"? tanya Melisa
" Ayo masuk mobil,aku antar kamu pulang" ujar Jay sambil menatap Melisa hingga membuat gadis tersebut kelihatan gugup
" Memang boleh Jay"? tanya Melisa ragu
" Uda Mel buruan masuk" ujar jay sembari menarik tangan gadis tersebut
bukan tanpa alasan Melisa gugup karena di sekolah para pembully takut jika berhadapan dengan Jay,dia akan mendadak brutal jika melihat ada anak di sekolah yang di bully...
" Mel,Melisa " panggil Tiara menyadarkan Melisa dari lamunan panjang nya
" Kamu yang kenapa Mel,senyum- senyum gitu,ada apa sich"? tanya Tiara dengan pandangan heran
" Kepo aja kamu Tia"? ujar Melisa salah tingkah
" Ehemm ehemm jangan-jangan"? ujar Tiara menyelidiki hingga membuat muka Melisa memerah menahan malu
" Apaan sich Tia,uda dech nggak usah godain melulu" ujar Melisa salah tingkah
" Kayak nya ada yang jatuh cinta nih " goda Tiara sambil tersenyum
" Uda dech Tia,nggak usah godain terus " ujar Melisa dengan muka memerah menahan malu
Tiara adalah anak yatim piatu,ibu nya meninggal setelah melahirkan Tiara,dia di rawat di panti asuhan tapi setelah berumur 18 tahun dia memilih keluar untuk belajar mandiri...
namun keputusan untuk keluar belajar mandiri malah membawa malapetaka untuk nya,dia di perkosa 2 orang pria tak kenal hingga membuat nya trauma,di tengah rasa keputusasaan nya dia mencoba mengakhiri hidup nya,namun nasib baik Melisa datang di waktu yang tepat dan menolong nya...
__ADS_1
sejak saat itu lah mereka jadi teman dalam suka dan duka,di mana ada Melisa di situ ada Tiara begitu juga sebalik nya,Melisa menganggap Tiara si gadis tomboy itu seperti adik kandung nya,makhlum karena Melisa anak tunggal maka nya Tiara dia anggap seperti adik kandung nya...
***
sore hari selesai jam kerja,Alysa pun keluar untuk pulang,di waktu yang bersamaan Eric pun keluar hendak pulang...
" K Eric aku duluan ya,uda di jemput " pamit Alysa sambil tersenyum
" Iya Alysa,hati-hati " jawab Eric dengan senyuman kecut
sesampai nya di parkiran benar saja,ada pemandangan yang membuat nya seolah olah hilang gairah hidup,jujur saja hati nya nggak rela jika tiap kali melihat pemandangan yang selalu menyesakkan dada, tapi Eric juga nggak bisa apa-apa dia cuma menarik napas dalam dan berlalu pergi dari sana...
" Alysa kenapa aku nggak bisa berhenti mikirin kamu " ujar Eric sambil mencari posisi tidur yang nyaman karena sedari tadi dia cuma berguling kesana kesini dengan mata yang masih setia terjaga...
entah apa yang membuat nya tidak bisa tidur,hati nya terasa tidak begitu tenang,Eric lalu menuju kamar mandi mencuci muka nya agar terasa segar...
" Ada apa denganku? kenapa aku malah sering mikirin Alysa? Stop mikirin dia Ric,sadar lah dia itu uda punya tunangan dan sebentar lagi akan menikah,jadi stop mikirin dia jangan jadi laki-laki bodoh Ok " pekik Eric pada diri nya sendiri...
Eric meraih ponsel nya membuka galery dan melihat sebuah foto,ya foto dia,Alysa,Jay dan group ngerumpi saat makan bersama,di zoom foto tersebut agar lebih mudah memandang wajah manis Alysa yang sedang tersenyum...
Setelah puas memandang senyuman manis Alysa,hati dan pikiran nya jadi tenang,kini Eric mencoba untuk memejamkan mata nya sembari berharap dia bertemu dengan seseorang yang dia damba di alam mimpi nya...
***
sore itu seorang gadis sedang mencari bunga untuk di beli di sebuah mall,dia ingin memberikan kejutan untuk sang kakak yang sebentar lagi pulang setelah hampir sebulan berada di luar kota karena pekerjaan,dia lalu berjalan kesana-sini untuk mencari bunga tersebut...
namun sebelum mencari barang yang dia inginkan,dia mampir sebentar makan ice cream favorit nya sambil memandang sekeliling dan hiruk pikuk dalam mall tersebut...
setelah lelah mencari akhir nya dia menemukan sebucket bunga berbentuk hati berwarna biru,dia tersenyum sambil menggumam " ini warna favorit kakak, dia pasti senang banget " ....
gadis tersebut lalu mengulurkan tangan nya mengambil bunga itu,namun tak di sangka di waktu yang bersamaan dari belakang ada tangan yang juga ingin mengambil bunga tersebut.....
tangan misterius siapa kah itu?🤔
ikuti terus cerita selanjutnya ya teman -teman🙏
__ADS_1