
Semua Sudah Berakhir
" Alysa kamu nggak jawab panggilan telepon aku , nggak reply pesan dari aku karena ternyata kamu sedang sibuk dengan laki-laki si*al*n itu " ujar Roni menatap tajam ke arah kedua insan beda kelamin tersebut hingga menghilang dari pandangan nya
Sementara ibu Vika menarik napas lega karena Eric bisa mengajak Alysa jalan-jalan , dengan begitu dia bisa melupakan segala kekecewaan dalam hati nya...
Sebalik nya Roni melaju kan mobil nya mengikuti arah ke mana Alysa dan Eric pergi , tak berapa lama mereka sampi di sebuah taman dan berhenti di situ...
Mereka berjalan berdampingan masuk ke dalam taman yang banyak pengunjung , yang tanpa mereka sadari Roni sedang mengikuti mereka sambil terus memperhatikan dari jauh...
Mereka berdua berjalan mengelilingi taman tersebut , memang sengaja Eric mengajak nya jalan berkeliling agar Alysa bisa merasakan suasana baru dan bisa sedikit melupakan kekecewaan yang sedang melanda nya...
Kedua nya ngobrol sambil berjalan , sedang kan dari arah belakang dua anak sedang kejar-kejaran hingga tanpa sengaja menabrak Alysa , Alysa yang hilang keseimbangan hampir jatuh namun dengan sigap Eric menangkap nya , mata mereka bertemu bahkan wajah mereka begitu dekat hingga Alysa bisa merasakan hembusan napas Eric...
Beberapa saat mereka pun tersadar , Eric melepaskan tangan nya ...
" Kamu nggak apa-apa Alysa " tanya Eric agak gugup
" Aku nggak apa-apa k "
Sedang kan di sebelah sana Roni melihat adegan tersebut , rasa cemburu seketika membuat nya panas membara , tanpa berpikir panjang dia berjalan ke arah Eric meraih kerah baju Eric ...
" Kamu sengaja mengambil kesempatan mendekati Alysa , karena aku dan Alysa lagi ribut " ujar Roni sambil mengacungkan pukulan ke wajah Eric namun belum sempat Alysa mencegah nya
" Roni hentikan " teriak Alysa hingga beberapa orang yang berada dekat situ serempak menoleh untuk melihat apa yang sedang terjadi
" Sayang dia sengaja dekatin kamu karena dia tahu hubungan kita lagi bermasalah , dia..."
Plakk
Belum selesai kalimat yang di ucapkan Roni sebuah tamparan mendarat di pipi nya...
Bukan main kaget nya Roni karena Alysa menampar nya di depan Eric , yang membuat harga diri nya seperti di injak-injak...
" Di antara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi , semua sudah berakhir sejak aku lihat kamu dan Chyntia di kantor " ucap Alysa dengan nada bergetar di iringi butiran bening yang mengalir deras di sudut mata nya
" Kita pergi dari sini k " ujar Alysa sembari menarik tangan Eric pergi meninggalkan tempat tersebut
" Awas kamu Eric , ini semua gara-gara kamu , aku akan bikin perhitungan sama kamu sampai kapan pun " ujar Roni dengan wajah merah padam
Melihat Alysa terus menangis Eric berusaha menenangkan nya ,karena biar bagaimana pun dia yang mengajak Alysa jalan-jalan namun tak di sangka niat menghibur malah jadi kacau...
__ADS_1
" Alysa , aku minta maaf , aku nggak tahu kalau ternyata Roni juga ada di sini " ujar Eric dengan rasa sesal
" K Eric nggak salah , ngapain minta maaf ?"
" Ya , karena aku ngajak kamu ke sini maka nya ketemu Roni "
Alysa terdiam beberapa saat mengatur napas dan mengontrol amarah nya agar bisa tenang...
" K Eric kita jalan-jalan di sebelah sana boleh ?" tanya Alysa sambil menunjuk
Eric melihat ke arah yang di tunjuk Alysa , dia langsung mengangguk setuju...
Kedua nya berjalan sambil ngobrol , tak berapa jauh dari mereka ada seorang anak kecil yang sedang berusaha mengambil balon nya yang tersangkut di dahan pohon , Alysa yang melihat nya pun menghampiri si anak tersebut...
" Lagi apa dek ?"
" Itu tante , aku mau ngambil balon yang nyangkut di sana " ujar si anak kecil sembari menunjuk
" Bentar tante bantu ambilin ya "
Alysa mengambil balon dan memberikan kepada anak kecil tersebut...
" Terimakasih tante yang baik " ujar anak kecil berlari kegirangan hingga tanpa sadar Alysa tersenyum
"Akhir nya kamu tersenyum Alysa " gumam Eric dalam hati
Kedua nya lanjut jalan sambil ngobrol ,terlihat Eric lebih dominan karena memang niat nya menghibur Alysa...
Beberapa saat kemudian mereka memutuskan untuk pulang karena sebentar lagi maghrib...
Akhir nya mereka pun sampai di rumah Alysa , kedua nya berjalan masuk yang di sambut Ibu Vika dengan membuka pintu...
" Kalian uda pulang rupanya "
" Iya mah " ujar Alysa mendekati sang ibu yang di sambut dengan pelukan
" Kalau gitu aku permisi dulu bu " pamit Eric
" Hati-hati nak "
" Iya bu , Terimakasih " ujar Eric pergi meninggalkan rumah mewah tersebut
__ADS_1
****************
Sementara Roni di dalam kamar melampiaskan amarah nya , meninju kursi yang berada tepat di samping nya...
" Kurang ajar kamu Eric , berani-berani nya mencuri kesempatan mendekati Alysa , aku akan kasih kamu pelajaran , lihat aja Eric "ujar Roni dengan wajah merah padam
Belum reda amarah nya , seketika ingatan nya kembali ke kejadian saat Alysa mencegah nya agar tidak memukul Eric di taman...
" Alysa kamu keterlaluan , kamu malah membela laki-laki br*ngs*k itu padahal aku tunangan kamu " ucap Roni tanpa merasa bersalah
" Jangan pikir aku akan melepaskan kamu Alysa , jangan harap " ucap Roni dengan tatapan tajam sambil menggertakkan gigi nya
****************
Sedang kan Eric sudah sampai rumah nya , dia menyapa keluarga nya lalu menuju ke kamar untuk istirahat sejenak...
Tanpa basa basi Eric langsung membenamkan tubuh nya ke atas kasur , dia memposisikan diri telentang sambil menatap langit-langit kamar nya...
Beberapa saat kemudian kejadian di taman kembali melintas dalam ingatan nya...
Di waktu yang bersamaan notif pesan di ponsel membuyarkan lamunan nya...
Di raih nya ponsel tersebut lalu membaca pesan yang ternyata dari Alysa , Eric pun langsung tersenyum...
" K Eric aku minta maaf atas kejadian tadi , aku benar-benar nggak tahu kalau Roni ada di sana " ujar Alysa dengan sesal
" Uda Alysa jangan di pikirin lagi , aku nggak apa-apa , justru aku yang harus minta maaf karena gara-gara aku ngajak kamu keluar kalian jadi nya ribut " ujar Eric menyalahkan diri nya
" Ini bukan salah kk ngapain minta maaf ? aku juga mau ngucapin Terimakasih sama kk karena uda ngajak aku jalan-jalan "
" Iya , sama-sama Alysa "balas Eric tersenyum
" K Eric uda dulu ya , aku mau mandi " pesan Alysa menutup percakapan mereka
Sejujur nya Eric tidak terlalu memikirkan kejadian tersebut karena yang ada dalam pikiran nya adalah bagaimana caranya membuat Alysa bisa tertawa dan melupakan semua rasa kecewa dan sakit hati nya...
Eric kembali larut dalam lamunan nya , mengingatkan saat Alysa hampir jatuh dan dia dengan sigap menangkap tangan Alysa hingga pandangan mereka bertemu , perasaan itu kembali muncul...
" Ada apa denganmu hati ? tolong bekerja sama lah denganku " gumam Eric
...****************...
__ADS_1
Bantu dukung ya teman-teman ,supaya Author semangat Up 😊
Ikuti terus cerita selanjutnya 🙏