
Dasar Kuyang
Tiara berlari kecil ke arah Melisa dan memberikan sebucket bunga berwarna biru berbentuk jantung sembari memeluk nya...
" Ayo masuk dulu nak Jay " ujar ibu Melisa tersenyum ramah
" Iya tante, om, Terimakasih " ucap Jay tenang dan sopan
" Maaf nak Jay, uda ngerepotin kamu jemput Melisa " ujar si ibu tulus
" Nggak apa-apa Tante,aku sendiri yang mau jemput Melisa " ujar Jay tersenyum
Orang tua Melisa sudah lama mengenal Jay,karena saat SMA Jay sering main ke rumah Melisa begitu juga sebalik nya Melisa sering main ke rumah nya Jay...
setelah ngobrol sebentar bersama orang tua Melisa Jay pun pamit pulang karena dia harus jemput sang ibu yang sedang berada di rumah teman nya...
" Om, tante aku permisi dulu ya " ujar Jay sopan
" Iya nak,kamu hati-hati ya " timpal ibu Melisa
" Mel , Tiara aku permisi dulu ya " ujar Jay tersenyum
" Hati-hati ya k " sahut Tiara yang berada di belakang Melisa
***
Malam hari nya ...
" Semua nya ayo makan, buruan mumpung masih hangat " panggil mama nya Eric kepada penghuni rumah nya
" Yay, waktu nya makan " seru si bungsu Reyhan saat keluar dari dalam kamar
" Wahhh terung goreng plus sambal,mama memang the best dech,tahu aja mama kalau kita lagi pengen makan " ujar Eric dan Richard bersamaan
Salah satu menu favorit keluarga Eric adalah terung goreng, tahu tempe goreng dan sambal, jika ada menu tersebut sudah pasti suasana riuh karena semua berebut untuk makan...
Selesai makan malam mereka bersantai di ruang keluarga sambil nonton TV dan ngobrol ringan ngobrol apa aja yang penting menarik...
Sementara di rumah Jay sang ibu mempertanyakan hubungan nya bersama Melisa saat sedang bersantai...
" Gimana nak, sama Melisa " ucap sang ibu dengan senyuman menggoda
" Gimana apa nya bu " ujar Jay tak bersemangat,dia tahu sang ibu akan menginterogasi nya
" Aduhh Jay,kamu mau tunggu sampai kapan? mau tunggu Melisa di ambil orang baru kamu gerakan"? ucap sang ibu bernada ketus
" Iya bu,Iya,sabar dikit ya bu " ujar Jay memelas
***
__ADS_1
Di lain sisi di rumah Melisa...
tok tok tok
ceklek
" Kk sibuk " Melisa menggeleng
" Kk capek " Melisa tetap menggeleng
Melisa tahu betul karakter adik angkat nya itu,pasti ada sesuatu yang ingin dia cerita kan...
" Uda cerita aja,kk tahu kok mau ngobrol sama kk kan "? ucap Melisa
" Tahu aja kk " ucap Tiara tersenyum menyeringai sambil menggaruk kepala nya tidak gatal
" Gara-gara bunga itu k,aku berantem sama si kuyang " ujar Tiara sembari menunjuk bunga yang tadi dia kasih ke sang kk
Melisa cuma tersenyum melihat gelagat adik angkat nya itu,dia sudah bisa membayangkan bagaimana situasi saat adik nya dan si kuyang berantem,yang pasti nya Tiara lah pemenang nya...
" Kan aku yang duluan megang bunga nya k,dia malah rebutan sama aku,ya nggak bisa donk ,awas kamu kalau ketemu lagi dasar kuyang " ujar nya sembari mengepalkan tangan
" Tapi ada satu hal lagi yang harus kk ketahui
" ucap nya sambil memegang pundak sang kk
" Apa itu Tiara " tanya Melisa bernada serius
" Wahhh,Selamat adik ku , akhirnya keinginan kamu tercapai juga " ujar Melisa sambil memeluk sang adik penuh bahagia
" Ya uda,sekarang kamu istirahat ya,kan besok harus masuk kerja pagi " ujar Melisa tersenyum pada adil nya
" Iya k ,selamat beristirahat ya k " ujar Tiara sembari meninggalkan kamar sang kk
Rumah Eric...
Setelah santai sejenak bersama keluarga,Eric lalu pamit ke kamar nya,di dalam kamar pikiran nya kembali melayang kepada Alysa...
"Ada apa dengan hati ini? tolong lah hati,mengerti lah sedikit dengan keadaan ku " keluh Eric
Eric menuju kasur membaringkan tubuh nya, berusaha memejamkan mata nya dan berharap dia bisa terlelap secepat nya agar bayangan Alysa tidak akan mengusik nya...
Namun seperti nya usaha Eric sia-sia,karena sedar tadi dia sudah berguling ke sana-sini mencari posisi tidur yang nyaman tetapi sampai saat ini mata nya masih begitu setia terjaga...
Hingga tak berselang lama terdengar bunyi notif di ponsel nya Eric,ternyata Wa dari Alysa,Eric tersenyum membaca isi pesan tersebut...
" Selamat malam k Eric,uda istirahat belum"?
" Malam juga Alysa,ini juga baru naik ke atas kasur " balas Eric
__ADS_1
" Ohh Iya k, ya uda k istirahat aja soal nya aku juga mau istirahat,semoga mimpi indah k " pesan Alysa menutup percakapan mereka
Eric mencoba memejamkan mata nya mungkin saja dia bisa tertidur dan benar saja cuma berselang beberapa saat Eric pun tertidur,entah karena ngantuk atau karena Wa dari Alysa...
Begitu juga dengan Alysa,dia menarik selimut menutupi tubuh mungil nya,berusaha memejamkan mata nya dan berharap bisa bertemu dengan orang - orang yang dia sayang di alam mimpi...
Alysa terbuai dalam alam mimpi nya,entah itu mimpi buruk atau mimpi indah cuma Tuhan dan Alysa yang mengetahui nya...
***
Pagi hari kembali menyapa,sang mentari yang semula malu- malu keluar,mulai menyinari seluruh pelosok bumi,suara kicauan burung saling bersahutan di mana-mana,tetesan embun pagi terlihat begitu segar di atas dedaunan dan rumput hijau...
Alysa menggeliat saat terpaan sang mentari mengenai tepat di wajah cantik nya,dia perlahan membuka mata nya lalu bangun berjalan menuju kamar mandi...
20 menit kemudian Alysa keluar dengan wajah dan tubuh yang segar,dia kemudian bersiap diri untuk berangkat kerja...
Sementara di lain sisi Tiara sudah berada tepat di depan kantor di mana dia di terima bekerja...
Tiara melangkah perlahan tapi pasti memasuki kantor tersebut,dia melaporkan diri lalu di bawah salah satu karyawan dan menyuruh nya menunggu sebentar sebelum di panggil...
Tiara duduk di salah satu kursi yang di sana juga terdapat beberapa orang yang sedang duduk " Mungkin mereka juga sama kayak aku,menunggu panggilan sebelum mulai bekerja " gumam Tiara
Tiara mengeluarkan ponsel nya dan mengirim pesan kepada sang kk...
" Kk aku kok gugup banget " ujar Tiara
" Jangan gugup Tia, tarik napas dalam trus lepas perlahan-lahan pasti rasa lebih tenang " ujar Melisa mencoba menenangkan sang adik
" Iya k,Terimakasih support nya " ujar Tiara agak nerveous
" Semangat ya sayang, kk selalu dukung kamu " Timpal Melisa
" Ibu Tiara Akila " panggil salah seorang karyawan
" Iya saya pak " jawab Tiara kelihatan gugup
" Mari ibu ikut saya "
Alysa bangkit berdiri mengikuti orang tersebut,hingga berhenti di depan sebuah ruangan...
" Ini ruangan Presdir nya bu,silahkan masuk "
tok tok tok
ceklek
Sementara Presdir duduk membelakangi, Tiara pun memperkenalkan diri...
" Selamat pagi pak,permisi,saya Tia...belum sempat memperkenalkan diri tiba- tiba Tiara membekap mulut karena ternyata Presdir adalah.....
__ADS_1
ayo ada yang tahu siapa Presdir nya? Author juga nggak tahu nih🤔
ikuti terus cerita selanjutnya🙏