Pengkhianatan Seorang Isteri

Pengkhianatan Seorang Isteri
episode 32


__ADS_3

Cukup Sampai Di Sini


Tanpa pikir panjang Alysa langsung membuka pintu...


Brrrk


Nampak lah sebuah pemandangan yang begitu menyakitkan hati Alysa...


" Kalian berdua "


Kedua insan manusia yang beda kelamin tersebut tersentak kaget,mereka buru-buru merapikan pakaian mereka yang berantakan...


" Apa yang kalian lakukan " tanya Alysa sambil mendekat


Terlihat Roni begitu panik dan juga Chyntia membenarkan kancing baju yang terbuka tadi akibat adegan panas mereka...


"Sayang aku bisa jelasin se "


Plak


Chyntia yang sedang membetulkan kancing baju nya seketika terperangah karena tamparan yang mendarat di pipi Roni...


" Jelasin ? kamu masih bisa ngomong jelasin setelah apa yang aku lihat barusan Ron ?" suara Alysa semakin tinggi


Tiba-tiba pandangan Alysa beralih ke Chyntia,dia berjalan mendekati Chyntia sementara Chyntia hanya diam tertunduk...


" Ini yang sering kalian bilang cuma berteman ? kenapa diam ? ayo jawab Chyntia " ujar Alysa dengan berurai air mata


Roni memang pernah mengenalkan Chyntia kepada Alysa dengan alasan mereka berteman sudah lama,Alysa yang polos percaya aja ucapan Roni karena menurut dia hal wajar saja jika berteman, sungguh tak pernah terpikirkan oleh Alysa ternyata mereka punya hubungan di belakang nya...


" Alysa aku bisa jelas..."


Plakk


Roni cuma bisa terperangah melihat sebuah tamparan melayang di pipi Chyntia,bahkan suara keributan tersebut mengundang semua orang datang untuk menyaksikan namun tak ada satu orang pun yang berani bersuara , Chyntia cuma bisa memegangi pipi nya menahan sakit karena tamparan Alysa...


Air mata Alysa terus membanjir tiada henti" Selama ini kamu selalu alasan sibuk ternyata ini kesibukan kamu Ron ? sibuk bersenang - senang dengan perempuan ini ?" ujar Alysa sambil menunjuk Chyntia, Roni semakin di buat tak berkutik...


" Mulai saat ini hubungan kita cukup sampai di sini , kita putus Roni " ujar Alysa masih dengan banjir air mata

__ADS_1


" Alysa kasih aku kesempatan untuk jelasin semua nya " ujar Roni sambil meraih lengan Alysa


Plakk


Kembali sebuah tamparan melayang ke pipi Roni " Kamu sudah dengar kan semua yang aku ucapkan tadi ? hubungan kita cukup sampai di sini " Alysa menatap tajam Roni lalu pergi meninggalkan tempat tersebut...


Roni berusaha mengejar Alysa untuk menjelaskan semuanya namun di cegah Chyntia dengan berpura-pura meringis kesakitan di bagian perut nya dan usaha nya sukses...


Alysa melangkah gontai keluar seakan hilang arah , dia berjalan di iringi air mata yang terus membanjir , menyakitkan memang jika kita melihat orang yang kita cintai memadu kasih dengan perempuan lain...


" Tega banget kamu Roni,selama ini aku berusaha mengerti segala kesibukanmu,aku nggak pernah menuntut kamu untuk selalu ada tapi kenapa , kenapa Ron " Alysa menangis sejadi nya menumpahkan segala rasa sakit yang sekarang menyiksa batin nya...


Sementara Eric bersama group ngerumpi sudah selesai makan namun mereka memilih istirahat sejenak karena masih ada waktu 30 menit sebelum mereka kembali bekerja...


30 menit kemudian mereka kembali ke kantor melanjutkan pekerjaan seperti biasa...


Sebalik nya Alysa yang sudah cukup lama menangis mencoba menenangkan diri nya seraya mengambil ponsel nya lalu menelepon seseorang...


Eric sedang menghadap laptop nya mengerjakan berkas penting yang harus di serahkan kepada sang bos untuk di tanda tangani tiba-tiba ponsel nya berdering...


Dia melirik ponsel nya untuk melihat nama si penelepon ,nama yang tertulis jelas Alysa...


"Alysa ? tumben dia telepon " gumam Eric


" K Eric " suara Alysa bergetar menahan tangis


" Alysa kamu kenapa ? kamu di mana sekarang ? tanya Eric dengan suara panik


Alysa terus menangis tanpa menjawab pertanyaan Eric " Alysa coba tenang, tolong bilang kamu di mana " tanya Eric berusaha menenangkan


Masih dalam keadaan menangis Alysa meminta Eric untuk menjemput nya " K Eric jemput aku , nanti aku share lokasi nya nggak begitu jauh dari kantor " pinta Alysa dengan suara isak nya


Tanpa menunggu lama Eric meraih kunci motor nya tak lupa ponsel dan jacket nya sambil keluar menemui Jay...


" Jay gue butuh bantuan loe sekarang " ujar Eric buru-buru


" Butuh apa Ric ? kok loe kayak panik gitu ?" tanya Jay kebingungan


" Loe ke ruangan gue cek laptop ada berkas yang harus selesai hari ini ,tolong loe beresin please "

__ADS_1


" Memang loe mau ke mana Ric ? Tanya Jay


" Alysa "


" Ada apa sama Alysa Ric ? tanya Jay keheranan


" Gue juga belum tahu ada apa , ingat berkas nya Jay " ujar Eric sedikit berlari


Jay heran dan bertanya-tanya dalam hati nya , ada apa dengan Alysa? kenapa Eric kelihatan panik dan terburu-buru , dia lalu menuju ruangan Eric menyelesaikan berkas yang di maksud dengan seribu pertanyaan di kepala nya...


Tak berapa lama Eric pun sampai di tempat yang di tuju,terlihat Alysa sedang duduk menangis , Eric memarkirkan motor nya dan memanggil Alysa...


Alysa yang mendengar nama nya di panggil bangkit dari tempat duduk nya lalu berjalan ke arah Eric dan langsung memeluk nya sembari menangis meluahkan segala isi hati nya...


Eric kaget dengan aksi Alysa yang langsung memeluk nya tapi dia pun nggak bisa apa-apa karena Alysa terus saja menangis tanpa mengatakan sesuatu...


Karena tidak tahu harus berbuat apa Eric lalu mengusap pundak dan rambut untuk sekedar menenangkan si gadis manis yang sedang menangis dalam pelukan nya...


Setelah beberapa saat menangis kini Alysa menjadi tenang, Eric lalu mengajak nya duduk dan bertanya alasan nya kenapa dia menangis seperti itu hingga mata nya kelihatan sedikit bengkak dan sembab...


Saat bertanya Alysa kembali meneteskan air mata yang membuat Eric jadi merasa bersalah " Roni benar-benar br*ngs*k Ric " ujar Alysa banjir air mata


Tanpa Alysa menceritakan Eric sudah bisa menerka apa yang sedang terjadi , Eric pun tidak ingin bertanya lebih jauh yang hanya akan membuat Alysa semakin terpuruk dalam kesedihan...


Sedang kan di kantor Jay berkutat dengan laptop nya Eric,hingga tak berselang lama berkas yang di maksud pun selesai...


Sesudah memastikan Alysa sudah cukup tenang , Eric berinisiatif mengantarkan nya pulang agar dia bisa istirahat menenangkan hati dan pikiran nya yang sedang kacau...


" Aku antar kamu pulang ya , supaya kamu bisa istirahat " ujar Eric menatap Alysa


Alysa pun cuma mengangguk mendengar ajakan Eric ...


Eric menyodorkan helm kepada Alysa untuk memakai nya , mereka lalu bergegas menuju rumah Alysa...


Sore yang indah,terlihat jelas di ufuk barat sang mentari perlahan lahan kembali ke peraduan nya mengiringi perjalanan mereka , namun tidak dengan hati Alysa sekarang yang sedang di liputi rasa kecewa , marah , sakit hati...


Tak berapa lama motor Eric memasuki area perumahan yang mewah , ibu Vika beranjak dari tempat duduk nya menuju pintu karena melihat motor yang masuk...


" Alysa kamu kenapa sayang "? tanya sang ibu setelah membuka pintu dan melihat mata puteri nya sembab bahkan terlihat beberapa tetes bening mengalir di sudut mata nya

__ADS_1


Hallo teman-teman bantu dukung cerita nya Author ya 😊


" Terimakasih"🙏


__ADS_2