Perahu Emas

Perahu Emas
Tata jatuh sakit part 2


__ADS_3

Sudah dua hari Tata masih belum sadarkan diri.Mbok Ratih terus berdoa supaya Tata cepat sadar.


Atas izin Allah Tata sudah sadar.Melihat Tata sudah sadar Mbok Ratih merasa bersyukur.


Mbok Ratih langsung memanggil dokter.


Tata diperiksa dulu oleh dokter dan memberikan obat untuk Tata.


Tetapi Tata sangat susah untuk makan obat.Mbok Ratih berusaha membujuk Tata untuk minum obat dan akhirnya Tata minum obat.


Tata tiba-tiba menangis karena ingat kepada ibundanya.Tata meminta Mbok Ratih untuk menelpon ibunya Tata.


Akhirnya Mbok Ratih menelpon ibunya Tata dan telpon tersebut ditolak.


Tata sangat sedih dan kecewa kepada ibundanya yang seolah-olah ibunya melupakan Tata.


Kondisi Tata sekarang semakin memburuk.Mbok Ratih semakin cemas dengan kondisi Tata sekarang.


Mbok Ratih hanya bisa mendoakan supaya Tata cepat pulih kembali.


Pak Rt datang lagi ke rumah sakit bersama istri Pak Rt.Mereka membawa buah-buahan untuk Tata.


Bu Rt dan Pak Rt pun masuk ke ruangan Tata.


"Gimana Mbok keadaan Tata sekarang?" ujar Istri Pak Rt.


"Anu keadaan Nak Tata sekarang memburuk" ujar Mbok Ratih.


"Kasihan Tata, Bu Firda kemana Mbok?" ujar Pak Rt.


"Sudah dua minggu ibundanya Tata berangkat lagi ke Jakarta untuk bekerja" ujar Mbok Ratih.


"Eh gila ngapa udah tau anaknya gampang sakit malah ditinggal-tinggalin" ujar Istri Pak Rt.


"Sekarang Bu Firda sudah di telpon belum?" ujar Pak Rt.


"Sudah beberapa kali tapi ditolak terus teleponnya" ujar Mbok Ratih.


"Astaghfirullah,Sesibuk-sibuknya pekerjaan kasih lah waktu luang sama anaknya malah sibuk urusan sendiri" ujar Istri Pak Rt.


Didalam hati Tata merasa tidak beruntung seperti orang lain.Yang mempunyai kedua orang tua lengkap dan saling perhatian.


"Nak Tata kamu harus kuat mengahadapi masa tersulit ini sendirian.Kamu harus jadi Anak yang tangguh" ujar Pak Rt.


"Baik Pak,aku harus kuat jangan nyeri sama keadaan" ujar Tata.


"Siip,Gimana kalau sudah nginap di rumah ibu sementara waktu?" ujar Bu Rt.


"Nggak mau,Tata pengennya sama Mbok Ratih aja"ujar Tata.


" Ya gapapa kalau maunya Tata begitu "ujar Bu Rt.


Beberapa menit kemudian Tata merasa kepalanya sakit dan tiba-tiba muntah.


Pak Rt langsung memanggil dokter dan akhirnya dokter pun datang langsung melakukan tindakan selanjutnya.


Tata langsung di kasih obat medis dan akhirnya Tata tidak muntah-muntah lagi.

__ADS_1


Tata disuruh istirahat.Mbok Ratih menganti selimut Tata karena kotor.


Pak Rt dan Bu Rt berpamitan pulang kepada Mbok Ratih dan Tata.


"Tata nih ada buah-buahan dari ibu dan ini uang untuk Tata jajan" ujar Bu Rt.


"Makasih ibu,semoga ibu dan bapak tambah banyak rezekinya" ujar Tata.


"Amin,kalau begitu bapa dan ibu pulang dulu.Semoga Tata cepat sembuh ya!!" ujar Pak Rt.


Mereka pun meninggalkan ruangan Tata dan pulang ke rumahnya.


Tata pun tidur dengan pulas dan Mbok Ratih merasa lega.


3 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪...........


Tata diperbolehkan pulang karena sudah sembuh.Mbok Ratih merasa bahagia karena Tata sudah sembuh.


Mbok Ratih dan Tata pulang menggunakan mobil Pak RT.Mereka dijemput pagi-pagi.


Sahabat Tata sudah stay by di rumah Tata.Mereka tau bahwa Tata hari ini pulang.


Beberapa menit kemudian Tata,Mbok Ratih dan keluarga Pak RT datang.


Para sahabatnya menyabut Tata dengan hangat.


"Taaaaaaaaaa,kami kangen pada muuu" ujar Cika berlari menghampiri Tata.


"Hay sahabatku,aku juga kangen kalian" ujar Tata.


Mereka pun bersalam-salaman kepada Pak Rt , Bu Rt, Mbok Ratih dan Tata.


Sesampainya di rumah,Mbok Ratih langsung ke dapur untuk membuatkan teh hangat dan biskuit untuk semua orang.


Setelah menyiapkan teh hangat dan biskuit,Mbok Ratih langsung menyodorkan kepada para tamu.


Mereka menikmati berbagai hidangan yang disiapkan oleh Mbok Ratih dan sambil berbincang-bincang.


"Tata udah sembuh total?" ujar Hena.


"Alhamdulillah Hen,Tata sudah sembuh" ujar Tata.


"Alhamdulillah,oh ya nih bingkisan dari kami semoga kamu cepet sembuh supaya kita bisa bermain bersama" ujar Cika.


"Amin, makasih ya para sahabatku semoga kalian juga sehat selalu dan banyak rezekinya" ujar Tata.


"AMIN" ujar Hena.


"Ngomong-ngomong kalian itu bestian sama Tata?" ujar Bu RT.


"Hehehe,iya bu.kami bertiga sahabatan"ujar Tata.


" Hahaha,membuat ibu teringat pas masih SMA.Ibu dulunya sahabatan sama Pak RT dan sampai sekarang jadi pasangan hidup sampai mati"ujar Bu RT.


"Aaaaaaaa,so sweet banget kalian bikin kami baper" ujar Cika.


Pak RT dan Bu RT hanya bisa tersenyum.

__ADS_1


"Pak RT,coba ceritain perjalanan cinta kalian dong" ujar Tata.


"Dulunya kita berdua itu sempat musuhan karena Bu RT tersaingi,tapi lama-lama kita baikan dan memutuskan untuk sahabatan" ujar Pak RT.


"Ohh gitu" ujar Tata.


"Kan dulu belum ada hp,Kalau sedang rindu sama Bu RT gimana chattingan nya😁?" ujar Cika.


"Ah kau cik ada-ada aja" ujar Hena.


"Dulu bapa kalau kangen sama Bu RT selalu bikin surat terus simpan di kotak pos surat" ujar Pak RT.



"Wah,kayanya seru percintaan dulu-dulu beda dengan sekarang mah wa-waan mulu nggak offline" ujar Hena.


"Hah pasti udah punya pacar ya?"ujar Bu RT.


" Belom"ujar Hena sambil menggelengkan kepalanya.


"Ngga terasa jam setengah dua belas"ujar Cika.


"Iya nih,kalau begitu kami berdua pulang dulu besok ke sini lagi. Assalamu'alaikum" ujar Hena.


Semua orang pun menjawab "Waalaikumsalam."


Bu RT dan Pak RT juga berpamitan kepada Tata dan Mbok Ratih.


"Ta,bapak sama ibu pamit dulu,semoga cepet sembuh anak cantik" ujar Pak RT.


"Amin" ujar Tata.


"Mbok kalau Tata kenapa-napa hubungi saya ya"ujar Bu RT.


" Siap Bu"ujar Mbok Ratih.


Mereka berdua pun pulang ke rumah nya.


Setelah semua orang pulang,Tata langsung ke kamar untuk istirahat.


Mbok Ratih menawarkan biskuit kepada Tata tapi ia merasa masih kenyang.


Sementara itu Bu RT dan Pak RT setelah pulang dari Tata rehat sejenak sambil berbincang-bincang.


"Pak" ujar Bu RT.


"Iya, ada apa bude" ujar Pak RT.


"Kasihan Tata sendirian mulu,udah tinggalkan sama bapaknya ditambah lagi kurang kasih sayang dari seorang ibu" ujar Bu Rt.


"Iya sih gimana kita adopsi Tata?" ujar Pak Rt.


"Bagus juga idenya" ujar Bu Rt.


"Besok ke rumah Mbok Ratih untuk adopsi Tata" ujar Pak Rt.


"Oke" ujar Bu Rt.

__ADS_1


Setiap malam Tata berharap ayahnya kembali lagi.Namun itu hal mustahil.Tata berusaha mandiri tanpa orang tua.


coming soon episode 11 ya☺


__ADS_2