
semenjak ibunya pergi merantau .Tata semakin gak keurus dengan postur badan kurus dan kucel.Mbok Ratih melihat Tata seperti itu membuat cemas.
Mbok Ratih berusaha menelpon bu Firda namun tidak bisa dihubungi. Tata sangat rindu ke mamahnya membuat Tata jatuh sakit karena jarang makan. Mbok Ratih berusaha supaya makan namun ia gak mau.
Mbok Ratih memutuskan menelpon bu Firda lagi dan akhirnya diangkat.
"assalamu'alaikum neng" salam dari mbok Ratih.
"Waalaikumsalam mbok, ada apa ya mbok?. Firda lagi sibuk nih banyak pekerjaan" ibundanya Tata
"nak Tata sakit ,dia udah dua hari nggak mau makan" ujar mbok Ratih.
"bilang sama Tata, minggu depan ibu mau pulang asal Tata mau makan " ujar ibunda Tata.
setelah itu bu Firda langsung mematikan telponnya soalnya sedang sibuk. mbok Ratih mulai membujuk Tata supaya makan.
"nak Tata cepet makan nanti tambah parah sakitnya" ujar mbok Ratih.
"nggak mau mbok, Tata pengen ke mamah" ujar Tata.
"yang sabar ya nak, minggu besok mamah kamu pasti pulang kok. pasti mamah kamu bawain kamu baju baru " ujar mbok Ratih sambil membujuk Tata makan.
Akhirnya Tata bisa makan setelah mendengar berita tersebut. Mbok menyuapi Tata seperti ke anak sendiri.
Berminggu-minggu Tata menunggu ibundanya pulang, namun ibundanya tak kunjung pulang. Tata pun bertanya
kepada mbok Ratih.
"mbok kok ibu belum pulang katanya mau pulang minggu-minggu ini teryata bohong " ujar Tata sambil menangis.
"yang sabar ya nak, mungkin ibu kamu masih sibuk sama pekerjaan" ujar mbok Ratih sambil mengelus-elus kepala Tata.
Bu Firda berkerja sebagai asisten rumah tangga. Bu Firda sangat sibuk mengerjakan pekerjaan sehingga lupa memberi kabar kepada anak semata wayangnya.
Di rumah majikannya ada sepasang suami-istri dan Anak laki-laki seumuran dengan bu Firda beranak satu. Bu susi adalah majikan yang baik hati kepada bu Firda.
Bu Firda sedang memasak untuk makan malam. Bu susi pun ke dapur membantu bu Firda. sambil membantu bu Firda masak bu Susi bertanya kepada bu Firda.
"nak kamu udah menikah?" ujar bu susi.
"sudah bu, tapi suami saya udah meninggal" ujar bu Firda.
"oh begitu, kamu udah punya anak berapa? " ujar bu Susi.
"satu bu, anak perempuan" ujar bu Firda.
__ADS_1
"kamu belum punya rencana buat menikah lagi fir?" ujar bu Susi.
" mungkin suatu hari nanti Firda ingin berencana untuk menikah kalau ada jodohnya"ujar bu Firda.
" kalau begitu kalau ibu jodohkan sama anak ibu mau?"ujar bu Susi.
" kalau mas Arya mau Firda siap jadi istrinya "ujar bu Firda.
Bu Susi pun merasa senang mendengar jawaban dari bu Susi. Setelah semua masakan udah mateng bu Firda langsung ke meja makan.
ketika semua makanan sudah siap, pak Arya dan suami bu Susi datang setelah bekerja di kantor.
mereka langsung makan malam. sebelum makan malam bu Firda memanggil Cifa anak semata wayang pak Arya.
"nak Cifa ayo makan, bibi udah buatin makanan ke kesukaan Cifa" ujar bu Firda.
"baik bi, " ujar Cifa.
Mereka pun mulai makan malam. Cifa ingin disuapin sama bu Firda. Akhirnya bu Firda menyuapi Cifa.Disela-sela makan malam Pak Arya berbicara sesuatu.
"bu pak, Arya udah lama menduda . Arya akan mencari istri baru" ujar pak Arya.
"oh silahkan, gimana kalau sama bu Firda. ia masih belum punya penggantinya" ujar ibunya.
"adek pengen punya ibu seperti bibi Firda soalnya baik banget sama adek" ujar Cifa.
"Saya bersedia menjadi menjadi isra pak Arya"ujar bu Firda.
semua orang yang ada di rumah mengucap Alhamdulillah. Setelah itu Bu Firda dan pak Arya berencana untuk pergi ke rumah bu Firda.
Pada hari minggu pagi bu Firda , pak Arya dan Cifa berpamitan kepada Bu Susi dan pak wawan.Setelah mereka berpamitan, mereka pun berangkat .
mereka menempuh perjalanan sekitar lima jam perjalanan.
Beberapa menit kemudian tiba di halaman rumah bu Firda. Di depan rumah mereka bertemu mbok Ratih sedang menyapu halaman rumah bu Firda. mbok Ratih pun merasa senang bu Firda sudah pulang dari merantau.
"Alhamdulillah nak Firda udah pulang, mbok kangen sama kamu Firda"ujar mbok Ratih sambil memeluk bu Firda.
" Firda juga kangen sama mbok dan Tata, oh ya Tata kemana kok nggak kelihatan"ujar bu Firda.
" oh Tata belum datang dari sekolahnya. kalau laki-laki dan anak perempuan itu siapa Firda? "ujar mbok Ratih dengan rasa penasaran.
" nanti mbok Firda jelaskan di dalam"ujar Firda.
Bu Firda pun masuk kedalam dan langsung menyiapkan makanan untuk Pak Arya dan anak pak Arya.Bu Firda membuat mendoan dan teh hangat. Setelah bu Firda menyuguhkan kepada pak Arya dan anak pak Arya.
__ADS_1
Sementara itu Tata disekolah , Ibu guru mengadakan ulangan matematika mendadak. Semua siswa merasa takut nilainya kecil.
ulangan harian pun di mulai.Mereka mengerjakan dengan jujur. Berapa jam kemudian waktu ulangan telah berakhir dan semua siswa mengumpulkan lembar jawaban.bu guru pun langsung mengoreksi jawaban murid-muridnya.
Setelah selesai mengoreksi jawaban bu guru langsung mengumumkan siapa nilai terbesar hari ini.
"oke Anak-anak ibu akan mengumumkan nilai ulangan terbesar hari ini" ujar bu guru.
semua murid-murid pun penasaran dengan hasil ulangan matematika.
"nilai ulangan terbesar hari ini adalah ananda Deva" ujar bu guru.
mereka menepuk tangan kepada Deva. Biasanya nilai ulangan terbesar Tata, namun sekarang nilai ulangan Tata kecil. Itu semua karena Tata terlalu kangen kepada kedua orang tuanya.
Bu guru pun merasa bingung kenapa belakangan ini Tata tidak begitu semangat dalam pembelajaran.
Bel istirahat pun berbunyi.
Bu guru mengajak Tata ke ruang guru untuk berbincang-bincang dan akhirnya Tata pun ikut ke ruang guru.
"nak ibu mau bertanya kepada nak Tata, kenapa belakangan ini kamu terlihat kurang bersemangat dalam belajar?, apakah kamu punya masalah sehingga kamu gak konsen belajar?" ujar bu guru.
Tata hanya bisa diam dan menunduk. Ibu guru pun mengusap kepala Tata.
"Tata kurang semangat karena ibu Tata jarang kasih kabar dan tidak pernah meluangkan waktu buat aku" ujar Tata.
"yang sabar ya nak, mungkin ibu kamu sibuk dengan pekerjaannya. pokoknya kamu harus semangat belajar tunjukkan pada dunia bahwa Tata bisa melewatkan masalah sendirian tanpa kedua orang tua" ujar bu guru.
"baik bu" ujar Tata.
Bel masuk pun berbunyi Tata pun masuk kelas. Namun untuk hari pulang cepet karena bapak ibu guru sedang ada rapat. Tata pun pulang.
Setelah sampai di rumah Tata merasa terkejut melihat ibunya.Seharusnya bahagia melihat ibunya, justru Tata kesal melihat ibunya.
"Tata ini ibu udah dateng, nih ibu beliin kamu gaun cantik buat putri tercinta,
" ujar ibundanya sambil menyodorkan gaun buat Tata.
Tata pun menerimanya dan langsung melemparkan gaun dari ibunya ke lantai dengan wajah penuh amarah.
"Tata gak butuh ini, yang Tata inginkan hanya kasih sayang dari ibunya. ibu selama ini kemana sih?.udah gak kasih kabar ke Tata dan juga ibu lebih mementingkan uang di timbang aku " ujar Tata sambil emosi.
"Tata ibu minta maaf membuat mu kecewa" ujar ibunya.
"hah maaf, ketika Tata sakit ibu ngurus Tata nggak?. nggak kan. sungguh Tata kecewa sama ibu" ujar Tata.
__ADS_1
Tata langsung kabur dari rumah tak tau kemana Tata pergi. Tata sangat kecewa sekali. Tata merasa tak seberuntung orang lain
coming soon episode 4 ye😊