Perahu Emas

Perahu Emas
Beruntung dikerumuni orang-orang baik


__ADS_3

Sudah dua hari Tata tidak pulang ke rumah karena masih kecewa kepada ibunya.


Pak Arya tidak bisa membantu Bu Firda mencari Tata karena ada meeting dadakan di perusahaannya.


Tata hanya berteduh di atas kolong jembatan.Ibunya Tata terus mencari anaknya namun tidak ketemu.


Pada suatu hari hujan lebat dan angin kencang. Tata merasa kedinginan karena hujan disertai angin kencang.


Ketika hujan lebat Pak RT melewati Jembatan. Ia mendengar anak kecil Menangis di kolong jembatan.


Ia langsung mendekati sumber suara anak menangis. Ternyata anak kecil menangis adalah Tata anak almarhum Pak Slamet. Pak RT berusaha menghentikan tangisan Tata.


"Tata kenapa kamu disini mamah kamu kemana? " ujar Pak RT


"Ibu ada di rumah , tapi Tata gak mau pulang. Soalnya ibu Tata bikin aku jengkel " ujar Tata sambil mengusap air matanya.


"Emang nya ibu Tata salah apa membuat mu kesal?"Ujar Pak RT.


"Ibu sering berbohong sama Tata, katanya minggu depan mau pulang eh malah setahun baru pulang.Tata cape di bohongin terus, " ujar Tata.


"oh jadi begitu, nak Tata sekarang pulang ke rumah kasihan ibu kamu menunggu mu" ujar Pak RT.


Tata terpaksa pulang ke rumah dengan keadaan basah kuyup.


Dan Akhirnya Tata pulang diantar oleh Pak RT. Di tengah perjalanan Pak RT membeli bajigur hangat dan mendoan.


Pak RT memesan mendoan hangat untuk Tata .Pak RT merasa kasian kepada karena belum makan selama dua hari.


"nih Ta Pak RT beliin kamu mendoan hangat buat ganjel perut" ujar Pak RT.


Mereka pun menikmati mendoan hangat di cuaca hujan.


Setelah hujan mulai reda mereka pun melanjutkan perjalanan lagi. Mereka berjalan sambil berbincang-bincang.


"Nak Tata sekarang kelas berapa?"ujar Pak RT.


" Kelas enam pak, "ujar Tata.


" Gak kerasa ya Tata udah kelas enam, ngomong-ngomong Tata melanjutkan sekolah nggak?"ujar Pak RT.


"Nggak Pak RT, kasihan sama ibu Tata gak mau jadi beban keluarga" ujar Tata.


"Kalau Bapak yang biayain kamu sekolah kamu mau lanjutin sekolah?" ujar Pak RT.


"Iya Tata mau, ini Serius Pak" ujar Tata.


"Bapak serius Tata" ujar Pak RT.


Didalam hati Tata merasa bahagia karena bisa melanjutkan sekolah .


Beberapa menit kemudian Tata dan Pak Rt sampai di rumah Tata.Tata dan pak Rt langsung ke dalam rumah.Sebelum masuk ke rumah mereka mengucapkan salam.


"Assalamu'alaikum bu" ujar Tata.

__ADS_1


"Walaikumsalam , siapa ya?" ujar Ibu Tata.


"Tata bu,,,,,,, " ujar Tata .


Ibu Tata langsung nyamperin Tata dan lalu memeluknya.


"Nak kamu kemana aja ibu cariin gak ketemu-temu?"ujar Ibundanya sambil meneteskan air mata. Pak RT langsung menjelaskan nya.


" Anak ibu udah hari tidur di kolong jembatan dekat sungai kampung sebelah"ujar Pak RT.


Bu Firda merasa bersalah karena tidak bisa menjadi ibu yang baik buat Tata.


" Maafkan ibu nak sering ingkar janji sama kamu, ibu janji gak akan mengulangi lagi "ujar ibundanya Tata.


" Janji ya jangan tinggalin Tata"ujar Tata.


" ibu janji kok"ujar ibundanya.


Dan akhirnya hubungan mereka baik lagi seperti dulu. Pak RT pun merasa seneng melihat Tata dan ibunya bisa akrab lagi.


Bu Tata langsung ke dapur untuk membuat kopi hangat buat Pak RT.


Sementara itu Tata langsung mandi.Bu Firda langsung menyodorkan kopi hangat dan kue kering kepada Pak RT.


Mbok Ratih datang ke rumah Tata untuk mengantarkan makanan untuk bu Firda.


"Eh Mbok Ratih, apa kabar mbok? "ujar Pak RT.


" Alhamdulillah baik Pak"ujar Mbok Ratih sambil duduk di kursi ruang tamu.


" Alhamdulillah nak udah pulang , Mbok khawatir takut kamu kenapa-napa"ujar Mbok Ratih. Sambil memeluk Tata dan meneteskan air mata.


" Mbok jangan nangis "ujar Tata sambil mengusap air mata Mbok Ratih. Mbok Ratih pun tersenyum lagi.


Sahabat Tata datang ke rumah dan mengajak Tata bermain di lapangan. Tata pun berpamitan dulu ke ibunya.


"Ibu Tata pamit dulu mau main di lapangan sama Hena"ujar Tata. Ibunya pun mengizinkannya .


Tata dan Hena pun pergi ke lapangan untuk bermain masak-masak. Di lapangan ada teman-temannya .


" Eh kalian udah dateng "ujar Hena.


" iya dong"ujar Cika


" Eh ngomong- ngomong kita mau. main apa? "ujar Tata.


" Hmm,,,, main apa ya, oh kita main masak-masakan. Cika udah bawain alat-alat masak dari rumah"ujar Cika.


"Ayo" ujar Hena.


Mereka pun menyiapkan berbagai peralatan bermain.Di mulai dari kompor plastik, wajan plastik dan lain-lain.


Mereka memulai bermain nya.Sambil bermain mereka berbincang-bincang tentang sekolah.

__ADS_1


"Oh iya kalian mau melanjutkan sekolah kemana? " ujar Cika.


"kalau aku mau sekolah ke SMP yang dekat aja " ujar Hena.


"kalau kamu Ta mau kemana? " ujar Cika.


"Aku juga sama Hena, kalau kamu cik mau kemana?" ujar Tata.


"Aku juga mau bareng sama kalian" ujar Cika.


Mereka akan melanjutkan studi yang sama. Mereka tak ingin berpisah karena beda sekolahan.


Beberapa jam kemudian terlihat langit agak mendung seperti mau turun hujan.


Mereka pun segera merapihkan peralatan mainannya.


"Bro besok lagi ya mainnya soalnya mau turun hujan " ujar Cika.


"Iya gak papa, Sampai jumpa disekolah besok" ujar Tata.


"oke"ujar Cika.


Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.Sebelum Tata datang ke rumah Tata mampir dulu ke warung Ce Yani .Tata di warung membeli jajanan buat nyemil di rumah.Setelah selesai berbelanja Tata pun pulang.


Tata akhirnya sampai di rumah. ibunya Tata sedang membuat nasi goreng kesukaan Tata. Wanginya masakan ibundanya Tata langsung pergi ke dapur nyamperin ibunya sedang memasak.


"Ibu Tata udah pulang"ujar Tata.


" Eh anak ibu udah dateng,nih ibu lagi masakin nasi goreng kesukaan adek"ujar ibundanya.


" Yey, nasi goreng, "ujar Tata .


" Ambilkan ibu piring buat nasi goreng"ujar ibunya.


Tata pun mengambil piring di rak dan di berikan kepada ibunya. Setelah nasi goreng selesai Tata langsung duduk di kursi makan di dapur.


Tata dan ibunya makan siang dengan lahap. Selain makan dengan nasi goreng mereka makan ayam goreng pemberian Mbok Ratih.


Besok hari Tata berangkat ke sekolah bersama Cika dan Hena. Mereka dijuluki Tiga serangkaian karena selalu bersama.


Beberapa menit kemudian mereka pun sampai ke sekolahan.Sebelum masuk kelas mereka janjian untuk ke kantin bareng.


Mereka masuk ke kelas masing-masing.


Bel masuk pun berbunyi dan pembelajaran pun di mulai.


Di kelas Tata jam kosong karena gurunya sedang ada kepentingan. Ada salah teman sekelasnya berusaha menyakitinya tapi ada teman yang baik hati menghentikan nya.


"Eh kamu jangan kasar ke Tata mau laporin ke guru BK mau nggak?"ujar temennya.


" Ampun, jangan laporin aku guru BK aku janji gak bakalan nyakitin Tata"ujar Fiki.


Fiki pun meminta maaf kepada Tata dan berjanji tidak akan mengulanginya. Tata pun memaafkannya.

__ADS_1


coming soon episode 5 ya ☺


__ADS_2