Perahu Emas

Perahu Emas
Cifa jadi ratu dirumah


__ADS_3

Tata pada hari Jum'at pagi sudah pulang ke rumah.Tata merasa capek karena kemarin setelah lomba.


Namun Cika malam mengganggu Tata sedang istirahat.Cifa menyuruh Tata untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya.


"Heh Tata bangun, cepat bangun kerjain PR dong gua males nih" ujar Cifa.


Tata terbangun tidurnya.


"Kerjain sendiri aja,aku capek sekali nih"ujar Tata.


" Ih punya kakak pemalas banget,katanya anak segudang prestasi eh ternyata anak bodoh.Hahahaha"Ujar Cifa sambil ketawa .


Tata mulai muak dengan sikap adik tirinya.Tapi Tata tidak bisa melakukan tindakan lantaran Cifa laporan kepada ayahnya.


Tata langsung mengerjakan PR Cifa walaupun Tata sangat letih sekali.


Cifa hanya duduk manis sambil main HP.


PR Cifa pun telah selesai dan Tata minta Cifa untuk kembali ke kamarnya.Namu Cifa malah menyuruh Tata untuk merapihkan Tempat tidurnya.


Tata langsung membersihkan Kamar Cifa yang berantakan sampai bersih.


Setelah semuanya sudah beres Cifa memperbolehkan Tata untuk beristirahat.


Cifa ingin membuat Tata tidak betah di rumah sehingga Cifa menjadi anak satu-satunya.


Pada sore hari Cifa merengek ingin jajanan kepada ayah,namun ayahnya tampak sibuk sekali karena harus membuat laporan.


Bapak Cifa menyuruh kepada istrinya tapi Bu Firda juga sibuk memasak untuk makan nanti.


Tata sudah bangun dari tidurnya,namun Tata kelihatan pucat.Tata juga merasa penyakitnya kambuh lagi.


Tapi Tata berusaha menyembunyikan rasa sakitnya lantaran tidak ingin merepotkan orang baru.


Pak Arya menyuruh Tata untuk beliin cemilan buat anak.Tata pun langsung pergi mencari cemilan walaupun ia sakit.


Di perjalanan Tata hampir mau pingsan.


Dan akhirnya Tata sudah sampai warung aneka jajanan.Tata membeli beberapa aneka jajanan seperti kripik kentang dan makanan yang manis-manis.


Setelah itu Tata membayar jajanan kepada kasir.Tata di perjalanan ingin membeli batagor tapi gak bawa uang walaupun ada sisa uang ayahnya tapi tidak ingin memakainya lantaran kurang sopan.


Beberapa menit kemudian,Tata sudah sampai di rumah.


Tata langsung memberikan uang sisa dari pembelian jajanan kepada ayahnya serta jajanan Cifa.


"Pak nih sisa uang tadi belanja cemilan buat Cifa" ujar Tata.


"Oh iya,nak nih cemilan kamu" ujar ayah tirinya.


Cifa menghampirinya lalu mengambil cemilan yang Tata beli.Namun cemilan yang Tata pesan tidak ada selera.


"Ayah dede gak suka ini,maunya es cream" ujar Cifa sambil melemparkan cemilannya ke lantai.


Tata merasa kecewa ketika melihat jajanan ia beli tidak sesuai.

__ADS_1


"Eh katanya dede pengen kripik kentang kok dilempar" ujar ayahnya.


"pokoknya dede mau es cream sekarang" ujar Cifa.


"Ada apa pak ribut mulu" ujar ibunya Tata.


"Nih si Cifa pengen itu lah pengen ini lah.Buat aku pusing lama-lama" ujar Pak Arya.


"Nak Tata coba kamu beliin es cream buat Cifa,nih uangnya" ujar ibunya Tata.


Tata pun mengambil uangnya lalu pergi untuk membeli es cream.


Tak lama Tata sudah sampai di warung Bu Ria.Tata memilih es cream sesuai dengan Cifa minta.Tata langsung membayarnya ke Bu Ria.


Setelah membayar es cream,Tata langsung pulang ke rumahnya.


Di tengah perjalanan turun lah hujan.Tata tidak membawa payung sehingga ia harus hujan-hujanan.


Beberapa menit kemudian Tata pun datang dengan keadaan basah kuyup.


Tata langsung masuk ke rumah dan memberikan es cream kepada Cifa.


Cifa langsung memakannya tanpa mengucapkan terimakasih kepada Tata langsung mengganti baju.


Bu Firda memanggil Tata untuk menyiapkan makan malam nanti.


Setelah mengantikan pakaiannya langsung membantu ibunya menyiapkan makan malam.


Tata membawa makanan ke meja makan.Bu Firda baru nyadar dengan kondisi Tata sekarang.


Badan Tata tiba-tiba panas dan wajah Tata pucat.


"Nanti habis makan minum obat ya langsung istirahat ya" ujar Ibunya.


Malam hari pun tiba,mereka pun makan malam.Namun Tata tidak bisa ikut karena Tata ingin beristirahat.


"Bu,Tata kok gak makan malam?" ujar suaminya.


"Tata lagi gak enak badan jadi dia memutuskan istirahat" ujar istrinya.


"Kasihan Tata, mungkin kecapean habis lomba di tambah lagi tadi sore hujan-hujanan.Oh ya Tata udah minum obat belum?" ujar suaminya.


"Sudah tadi habis solat magrib" ujar istrinya.


Mendengar percakapannya mereka tentang Tata seolah-olah Cifa tidak diperhatikan.


Cifa punya ide untuk pura-pura sakit supaya dia juga diperhatikan oleh kedua orang tuanya.


"Aduh kepala dede sakit sekali" ujar Cifa sambil memegang kepalanya.


Mereka langsung khawatir melihat Cifa kesakitan.Mereka langsung membawa ke kamarnya.


Cifa disuruh minum obat tapi dia gak mau dan ia ingin tidur bersama orang tuanya.Permintaan Cifa dikabulkan.


Keesokan harinya kondisi Tata membaik dan memutuskan untuk berangkat sekolah.

__ADS_1


Sebelum berangkat ke sekolahan mereka sarapan terlebih dahulu.Ketika sarapan Cifa ingin disuapin oleh ibu Tata.


"Ibu pengen dede mau disuapi sama mamah" ujar Cifa.


"Cifa jangan manja malu udah besar"ujar bapaknya.


" Iya gak papa mas, sini mamah disuapin "ujar ujar ibunya.


Melihat Cifa disuapin sama ibunya Tata merasa iri kepada Cifa karena Tata sebagai anak kandungnya belum pernah disuapin oleh ibunya.


Tata berusaha tidak meneteskan air matanya.


" Ibu Tata berangkat duluan ya kebahagiaan piket sekarang jadi harus berangkat pagi-pagi "ujar Tata.


" Kan kamu baru sesuap nanti pingsan gimana "ujar ibunya.


" Udah kenyang kok,kalau begitu pamit dulu.Assalamu'alaikum "ujar Tata.


Semua orang pun menjawab salam dari Tata.


" Walaikumsalam ."


Tata pun berangkat sekolah menggunakan sepedanya.


Diperjalanan Tata berpapasan dengan kedua sahabatnya.


"Hallo besti" ujar Tata.


"Hay juga, cie yang juara Olimpiade selamat ya" ujar Cika.


"Sama-sama" ujar Tata.


"Eh tumben kamu gak bareng sama adik tiri mu? " ujar Hena.


"Adik tiri aku nanti berangkat diantar sama ayahnya" ujar Tata.


"Oh begitu, ngomong-ngomong kamu udah sarapan belum?" ujar Cika.


"Belum" ujar Tata.


"Sarapan di kantin yuk bareng kami berdua soalnya ibu aku sedang sakit" ujar Hena.


"Owh,kasihan ibu kamu.Semoga ibu kamu cepat sembuh ya" ujar Tata.


"Amin" ujar Hena.


Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di sekolahan.Mereka langsung ke kantin untuk sarapan.


Mereka memesan bubur dan teh manis.Mereka sarapan dulu sebelum bel masuk berbunyi.


Beberapa menit kemudian Bel masuk pun berbunyi.Mereka langsung membayar sarapannya lalu pergi ke kelas.


Tata dan dua sahabatnya duduk di kursi lalu menyiapkan buku tulis dan peralatan lainnya.


Cifa melihat tiga serangkaian membuat ia iri dan ingin membuat geng baru.

__ADS_1


coming soon episode 18 ya 🤗


__ADS_2