Perahu Emas

Perahu Emas
trio centil


__ADS_3

Pada hari Selasa,Cifa ingin membentuk geng.Namun ia belum punya temannya.Ia terus mencari teman tapi tidak ada yang mau.


Dan akhirnya Cifa mempunyai 2 teman barunya yaitu Popi dan Weli.


Geng Mereka ingin menamainya Trio Ubur-ubur.


Mereka setiap hari bikin ulah terus di sekolahan.Selain membuat kelas berserakan kertas di kelas, mereka sering genit ke semua cowok.


Sehingga mereka bertiga julukan Trio centil.


Tata dan sahabatnya terkadang risih melihat kelakuan Trio centil.Terutama Tata,ia sangat malu kelakuan adik tirinya terlalu genit.


"Bro gua minta maaf atas kelakuan adik tiri aku yang membuat kalian kesal" ujar Tata.


"Iya gak papa Ta, kami memaafkan kamu" ujar Cika.


"Makasih ya sahabatku" ujar Tata.


"Sama-sama" ujar Hena.


Hari itu Tata dan sahabatnya kebahagiaan piket kelas.Mereka berangkat pagi-pagi untuk membersihkan ruangan kelas.


Mereka langsung membersihkan ruangan sampai bersih.Namun Trio centil menghamburkan kertas lalu mengotori lantai sampai penuh dengan tapak sepatu.


Tata dan sahabatnya baru saja mau membersihkan ruangan.Namun Bel masuk sudah masuk sehingga mereka tidak ada waktu untuk membersihkan kelas.


Bu guru pun masuk kelas.Melihat keadaan kelas berantakan,bu guru langsung menegur semua siswa yang ada dikelas.


Lalu menanyakan siapa yang piket sekarang.Tata langsung mengangkat tangannya lalu menjawab.


"Saya bu yang piket sekarang" ujar Tata.


"Oh kamu Ta, kenapa kamu nggak piket sekarang?"ujar Bu guru.


" Sudah Bu, tapi berantakan lagi bu" ujar Tata.


"Bohong bu, mereka malas-malasan bu"ujar Cifa.


" Sudah-sudah,sekarang kalian bertiga piket dulu sekarang "ujar Bu guru.


" Baik Bu"ujar Tata.


Mereka bertiga langsung menyapu ruangan dan mengepelnya sampai bersih.


Setelah selesai membersihkan ruangan kelas, Bu guru langsung memulai pembelajarannya.


Tata dan sahabatnya merasa malu ditegor oleh Bu guru.


Beberapa jam kemudian,Bel istirahat pun berbunyi.Semua siswa pergi ke kantin untuk jajan.


Tata dan Sahabatnya sering ke kanti bareng.Mereka memesan beberapa menu jajanan.

__ADS_1


Tapi ketika mereka sedang makan,makanan Tata dilumuri saus oleh adik tirinya.


Tata pun langsung berdiri lalu berbicara.


"Heh Cifa aku salah apa sih kamu jailin aku?" ujar Tata.


Cifa hanya bisa diam lalu pergi bersama sahabatnya.


Tata dan sahabatnya masih bertanya-tanya kenapa Cifa selalu jahat kepada Tata.


Bel masuk pun berbunyi semua siswa pun masuk ke kelas masing-masing.


Di kelas Tata jamkos karena gurunya ada kepentingan.Trio centil pun berulah lagi.


Mereka bertiga menyiram air Tata sehingga baju Tata basah kuyup,Tata hanya bisa diam karena kalau dilawan takut merengek kepada ayahnya.


Sahabatnya merasa kasihan melihat Tata di siram air.Tadinya mereka mau melawan tapi Tata melarangnya.


Beberapa menit kemudian Bel pulang pun berbunyi.Semua siswa pun pulang ke rumah masing-masing.


Tetapi Tata dan sahabatnya belum pulang sekolah karena harus kumpulan dulu bagi yang mengikuti ekstrakurikuler jelajah alam.


Panitia ekstrakurikuler akan mengadakan jelajah alam ke hutan terdekat.


Setelah selesai kumpul Tata dan sahabatnya langsung ke rumah masing-masing.


Sesampainya di rumah,ibunya Tata melihat baju Tata kotor ibunya pun marah kepada Tata.


"Baju kenapa kok ada saus di dada terus basah kuyup.Emangnya kamu habis apa sih jangan-jangan kamu main-main sekolah " ujar ibunya.


"Oh iya sekalian cuci baju yang ada di ember ibu capek nih habis beres-beres sendirian" ujar Ibunya.


Melihat sikap ibunya Tata berubah Tata hanya bisa diam.


Tata pun masuk lalu mencuci pakaian lainnya.


Setelah mencuci pakaian Tata langsung pergi ke rumah Hena untuk belajar bersama.


Tata pun sudah sampai di rumah Hena.Cika dan Hena sudah menunggu dari tadi.


"Tumben Ta, kamu terlambat" ujar Cika.


"Aku habis nyuci pakaian aku dan yang lainnya" ujar Tata.


"Lah emang Mamah kamu kemana?" ujar Hena.


"Ibu aku ada, katanya capek beresin rumah sendirian" ujar Tata .


"Oh begitu" ujar Tata.


"Ini semua karena Trio centil itu, sehingga kamu malah di marahin sama mamah kamu" ujar Cika.

__ADS_1


Tata hanya bisa terdiam.Mereka pun langsung belajar bersama.


Ternyata Popi adalah tetangga Hena.Popi melihat mereka bertiga sedang belajar bersama.


Popi langsung melaporkan kepada Cifa dan Weli.Mereka menyusun rencana jahatnya.


Popi dan Weli akan datang ke rumah Cifa untuk pura-pura belajar bersama dan menuduh Tata main terus.


Mereka berdua sudah sampai di rumah Cifa dan lalu melaporkan kepada ibunya Tata bahwa Tata sedang main hp di rumah temanya.


Setelah mendengarkan laporan dari Popi, ibunya Tata langsung menyusul Tata lantaran berbohong bahwa ia mau belajar malah main HP.


"Hahaha rasain lo di marahin mamah lo" ujar Cifa sambil tertawa.


Temanya Cifa ikut puas melihat Tata nanti di marahin mamahnya.


Tata di sana sedang mencari informasi seputar materi pembelajaran di hp Cika.


Ibunya Tata sudah sampai di rumah Hena dan melihat Tata sedang main hp temanya.


"Oh begini kelakuanmu,katanya mau belajar bersama malah main hp orang" ujar ibunya Tata.


"Maaf Bu Tata gak ada niatan main hp, Tata hanya pinjam hp buat cari materi" ujar Tata.


"Halah bohong,ayo cepat pulang sekarang buat ibu malu tau" ujar Ibunya Tata sambil menggusur Tata


"Ibu Sini mau jelasin dulu" ujar Tata.


"Gak usah jelasin,udan tau kamu sedang main hp orang" ujar Ibunya Tata.


Melihat sahabatnya diseret ke tanah,mereka merasa kasihan.Mereka ingin menceritakan sebenarnya malah di marahin oleh ibunya Tata.


Sesampainya di rumah Trio centil ada di rumah Tata.Mereka ketawa.


"Hahah mampus lu dimarahin emak lu" ujar Cifa.


Melihat telinga Tata dicubit,Pak Arya bertanya kepada Istrinya.


"Tata kenapa Bu kok dicubit telinganya?"


"Nih anak pandai berbohong sekarang,katanya mau belajar bareng malah main hp di rumah temen ya"ujar Ibunya Tata.


" Astaga Tata,bapak pikir kamu anak baik ternyata anak suka berbohong.Mulai sekarang tidak ada belajar bersama kecuali ibu guru menelpon kesini"ujar Pak Arya.


Tata hanya diam dan menahan amarahnya.Di dalam hati Tata merasa sedih sekali ketika di tuduh seperti itu.


Trio centil melihat Tata sedang di marahin habis-habis.Mereka sangat puas melihat Tata dimarahin.


Tata langsung mengurung diri dan mengunci pintunya.Tata hanya bisa menerima keadaan di rumah walaupun sebenarnya ia tidak betah di rumah.


Tata selalu berharap ayahnya masih ada mungkin hidupnya gak seperti ini.

__ADS_1


Temanya Cifa langsung pulang ke rumah masing-masing lantaran tugas mereka sudah selesai.


Coming soon episode 19 ya 🤗


__ADS_2