
Tata sekarang jadi anak super sibuk karena ada banyak acara yang harus diikuti.
Minggu lalu Tata mengikuti acara MPLS dan sekarang Tata harus mengikuti berbagai Ekstrakurikuler.Dimulai ekskul Pramuka sampai dengan jelajah alam.
Tata sering pulang sore karena ikut berbagai ekskul.
Sehingga pada suatu hari ibundanya Tata berpamitan kepada Tata karena ibundanya berangkat kerja lagi ke Jakarta.
Tata terpaksa di rumah sendirian.
Tata di rumah karena Mbok Ratih sedang pergi Hajatan saudaranya di lampung.
Setiap pagi Tata harus menyiapkan sarapan sendiri.Terkadang Tata jarang sarapan karena takut terlambat ke sekolahan.Dan sehabis pulang sekolah Tata harus beres-beres rumah.
Makin hari badan Tata kurus karena jarang makan.
Setiap hari hujan terus,Terkadang Tata pulang ke rumah basah kuyup lantaran tidak punya jas hujan.
Sahabat Tata merasa kasihan kepada Tata karena setiap hujan selalu basah kuyup.Sehingga pada suatu mereka berdua berencana untuk membelikan Tata jas hujan.
Dan akhirnya mereka berdua membelikan Tata jas hujan.Tata bersyukur punya besti yang baik hati.
Dihari minggu mereka datang ke rumah Tata untuk memberikan bingkisan isinya berupa jas hujan.
Mereka berdua melihat Tata sedang menyapu halaman nya.Mereka langsung menghampirinya.
"Hay Tata,kayanya kamu sibuk sekali" ujar Hena.
"Iya nih,kalian tumben kesini pagi-pagi" ujar Tata.
"kami berduaan nganterin bingkisan buat kamu"ujar Hena sambil memberikan bingkisannya ke Tata.
"Cepett buka deh bingkisan dari kami berdua pasti kamu suka" ujar Cika.
"Oke" ujar Tata.
Lalu Tata membuka bingkisan tersebut.
Ternyata isi bingkisan tersebut adalah jas hujan.Tata merasa senang dan langsung mengucapkan terimakasih kepada dia sahabatnya.
"Makasih sahabat ku, semoga kalian tambah banyak rezekinya" ujar Tata.
"Sama-sama Ta, kan kita sahabatan harus saling membantu ya kan Hen" ujar Cika.
"Betul-betul-betul" ujar Hena.
"Oh iya mamah kamu udah berangkat lagi ya ke Jakarta"ujar Cika.
"udah kemarin berangkat sama travel"ujar Tata.
" Owh,berarti sekarang di rumah sendirian "ujar Hena.
" Iya Hen"ujar Tata.
"Kok nggak nginep ke Mbok Ratih, biasanya nginep kamu teh" ujar Cika.
"Mbok Ratih lagi ke lampung" ujar Tata.
"Oh begitu,gimana kalau Tata nginep di rumah Hena sementara waktu"ujar Hena.
__ADS_1
"Nggak enak sama mamah papa kamu, nanti ngerepotin keluarga kamu" ujar Tata.
"Nggak papa Ta,lagi pula ibu dan ayah aku pasti izinin kok" ujar Hena.
"Gimana kalau nginep sama aku emak gua pengen punya temen ngobrol"ujar Cika.
Tata kelihatan kebingungan dengan kedua tawaran tersebut.Untungnya Mbok Ratih sudah dateng dari lampung.
" Alhamdulillah Mbok Ratih udah dateng"ujar Tata.
"Yah gak jadi nginep di rumah aku" ujar Cika.
Mbok Ratih turun dari mobil sambil membawa 3 kardus berisi makanan.Lalu Mbok Ratih langsung menghampiri Tata dan sahabatnya.Tata langsung menyapa Mbok Ratih.
"Hallo Mbok Ratih,apa kabar nya?" ujar Tata.
"Alhamdulillah baik dek" ujar Mbok Ratih.
Mereka bertiga bersalam-salaman kepada Mbok Ratih.Mbok Ratih langsung mengajak mereka ke rumah Mbok Ratih.Tata langsung menyimpan sapunya lalu pergi ke rumah Mbok Ratih.
Mereka bertiga masuk ke rumah Mbok Ratih dan langsung duduk di kursi.
Mbok Ratih langsung menyuguhkan makanan dari lampung.
Mereka pun menyantap berbagai makanan seperti kue putu ayu dan sebagainya.
Mbok Ratih ke dapur lagi untuk mengambil piring dan sendok .
Mbok Ratih menawari mereka opor ayam.Mbok Ratih membeli opor ayam dari warung Ce Neni.
Mereka langsung memakannya.Tata sangat doyan dengan opor ayam.Tapi Tata lupa bahwa Ia punya penyakit Mag.
Ke esok kan harinya Tata sakit perut karena kemarin terlalu banyak makan opor ayam.
Namun Tata tetap nekad pergi sekolah.
Mbok Ratih sangat cemas karena takut Tata pingsan diperjalanan.
Tata berangkat naik bus sekolah karena tidak bisa mengayuh sepeda.
Tata di gerbang hampir pingsan tapi masih bisa ditahan.
Saat masuk kelas, ruangan kelas berserakan dengan kertas.Di kelas Tata sangat susah diatur soal piket mereka semua kecuali tiga serangkaian pemalas.
Tata terpaksa menyapu ruangan yang penuh kertas.Tata merasa lemas setelah menyapukan ruangan sendirian.
Kedua sahabatnya pun datang.Melihat Sahabatnya mereka merasa kaget dengan mukanya yang pucat.
"Tata kamu kenapa kok muka kamu keliatan pucat?" ujar Cika.
"Nggak papa ,cuma capek doang" ujar Tata.
"Yang bener,kamu boong ya" ujar Hena.
"Nggak ih cuman kecapean doang habis nyapu lantai" ujar Tata.
Mereka mengajak Tata untuk ke kantin sebelum masuk.Tetapi Tata menolak ajakan mereka dan memilih untuk diam di kelas. Mereka berdua pun pergi ke kantin.
Beberapa menit kemudian Bel masuk pun berbunyi.Semua siswa masuk ke kelas.
__ADS_1
Bu guru telah tiba dan langsung memulai ulangan hariannya.
Salah satu siswa di suruh maju ke depan mengambil kertas lembar ulangan dan Tata lah yang maju ke depan untuk mengambil kertas ulangan sambil membagikannya kepada teman-temanya.
Setelah Tata membagikan kertas ulangan,bu guru pun memberitahu bahwa waktu mengisi jawaban ulangan adalah 60 menit.
Semua siswa pun mengerjakan ulangan dengan cermat dan teliti.
Bagi Tata ulangan harian ini cukup mudah baginya.Namun sebagian siswa sangat sulit.
Ada salah satu siswa yang menyontek.Namu bu guru langsung mencoret lembar jawab karena ketahuan menyontek.
Yang tadinya siswa ingin menyontek merasa takut jawaban di coret.
Beberapa menit kemudian waktu ulangan pun telah selesai.
Bu guru meminta Tata untuk mengumpulkan jawaban.Namun setelah mengumpulkan jawaban,Tata langsung pingsan ke lantai semua kertas jawaban pun berterbangan.
Bu guru merasa kaget melihat Tata mendadak pingsan.Bu guru pun langsung meminta temanya menggotong Tata ke UKS.
Tata pun dibawa ke UKS.Sudah beberapa menit Tata tak kunjung sadar.
Sehingga pihak Sekolahan memutuskan untuk membawa Tata ke rumah sakit.
Tata di bawa rumah sakit terdekat.Pihak Sekolahan menelpon ibunya Tata tapi tidak bisa dihubungi.
Para sahabatnya langsung pergi ke rumah Mbok Ratih untuk memberitahu kan bahwa Tata dibawa ke rumah sakit.
Mbok Ratih sedang menyapu halaman rumah Tata. Mereka langsung menghampirinya.
"Bude-bude" ujar Cika dengan wajah kecapean karena lari.
"Ada apa nak? "ujar Mbok Ratih.
" Taaaata,,,, "ujar Hena.
" Tata kenapa nak? "ujar Tata.
" Tata di bawa ke rumah sakit"ujar Hena.
Setelah mendengar kabar tersebut Mbok Ratih merasa shok.Dan akhirnya Mbok Ratih ke rumah untuk mengganti baju dan setelah itu Mbok Ratih langsung ke rumah sakit.
Di perjalanan Mbok Ratih bertemu Pak RT.
"Mbok mau kemana?" ujar PaK RT.
"Mau ke rumah sakit jenguk Tata" ujar Mbok Ratih.
"Hah Tata di rumah sakit!" ujar PaK RT .
"Iya, tadi di sekolah kata teman-temanya pingsan di kelas dan sampai sekarang belum sadarkan diri" ujar Mbok Ratih.
"Kalau begitu ikut ke sana ,Mbok tunggu disini dulu saya mengambil motor dulu" ujar Pak RT.
Beberapa menit kemudian Pak Rt datang membawa motornya dan Mbok Ratih ikut bersama Pak RT.
Setelah menempuh perjalanan lumayan lama sampai lah mereka di rumah sakit. mereka langsung menanyakan ruangan Tata dan akhirnya ruangan Tata ketemu.
Mbok Ratih dan Pak RT masuk ke ruangan
__ADS_1
Tata sampai saat ini belum sadar, mereka berdoa supaya Tata cepat sadar dan pulih kembali.
coming Soon episode 10 ya ☺