Perahu Emas

Perahu Emas
BUFIR DATANG Part 1


__ADS_3

Sudah setahun lebih Bu Firda tidak kunjung pulang.Tata sekarang tidak berharap lagi ibundanya karena ibunya sama sekali mengasih kabar sedikit pun.


Tata sudah mulai terbiasa hidup tanpa kasih sayang dari orang tua.


Pada suatu hari Tata sedang kelompok belajar bersama teman-teman sekelasnya dan sahabatnya di rumah Cika.


Tiba-tiba Tata kepalanya sakit.Semua orang ikut cemas dengan keadaan Tata, Ibundanya Cika langsung memberi parasetamol.


"Dek Tata sini minum obat ini supaya tidak sakit kepala lagi" ujar ibundanya Cika.


"Baik bu" ujar Tata.


Dan, akhirnya Tata minum obat.Setelah minum obat kepala Tata agak lumayan mendingan.


"Oh iya mamah kamu nggak pulang-pulang dari dulu?" ujar Bu Lidia ibunya Cika.


"Iya bu,udah satu tahun ibu Tata nggak pulang-pulang" ujar Tata.


"Emangnya ibu Tata kerja dimana?" ujar Bu Lidia.


"Ibu aku kerja di jakarta sebagai baby sister" ujar Tata.


"Owh,terus di rumah kamu sama siapa?" ujar Bu Lidia.


"Tata nginep di rumah Mbok Ratih tante" ujar Tata.


"Oh gitu,kalau misalnya Tata di rumah sendirian,Tata langsung aja nginep di rumah Cika" ujar Bu Lidia.


"Baik Bu" ujar Tata.


Beberapa menit kemudian kerja kelompok pun telah selesai.Tata dan teman-temannya izin pamit ke ibunya Cika.


"Tante ,kami semua pamit dulu" ujar Tata.


"Iya,Hati-hati ya di jalannya" ujar Bu Lidia.


"Baik tante" ujar Hena.


Mereka semua pulang ke rumah masing-masing.


Tata dan Hena pulang bareng, sebelum pulang mereka jajan dulu di warung Ce Susi.


Mereka menyebut Ce susi yaitu Bị inces karena kegenitannya.


"Bị Inces telor gulung 3.000 sama teh jus gula batunya satu" ujar Hena.


"Oke siap,kalau dede Tara eh Tata maksud bibi teh.Mau mesen apa?" ujar Bị Inces.


"Hmmm,Tata mau risoles satu telur gulung nya dua jangan pakai aida ya bị" ujar Tata.


"Tumben Tata gak mau pedes-pedes biasan mau hot-hot" ujar Bị Inces.


"Bị Tata teh habis di rawat rumah sakit " ujar Hena.


"Emangnya dede Tata sakit apa?" ujar Bị Inces.


"Mag Tata kambuh lagi bị" ujar Tata.


"Tah,kata bibi gen jangan banyak makan pedes nanti mag kamu kambuh lagi tapi dede nggak didengerin omongan bibi" ujar Bị Inces.


Tata hanya bisa tertunduk.


Hena melihat travel lewat ke jurusan rumah Tata.

__ADS_1


"Ta,tadi ada mobil travel lewat arah jalan ke rumah mu" ujar Hena.


"Wah jangan-jangan mamah kamu pulang Ta" ujar Bị Inces.


"Tả lebih baik kamu pulang dulu nggih,siapa tau mamah kamu dateng" ujar Hena.


"Iya sih, Tata pulang dulu ya" ujar Tata.


"Dadah Tata" ujar Bị inces.


"Dadah, eh lupa belum bayar jajanan.nih bị 4.000" ujar Tata.


"Hatur thank you dede"ujar Bị Inces.


" Sama-sama "ujar Tata sambil berjalan menuju ke rumahnya.


Beberapa menit kemudian Tata pun sampai di rumahnya.


Dugaan Bị Inces terbukti.Ibunya Tata datang dari Jakarta.


Ibunya Tata menyabut Tata dengan hangat.


Tetapi Tata langsung masuk ke kamarnya lalu pintu kamar Tata dikunci oleh Tata karena ibunya sudah bikin Tata sakit Hati.


Bu Firda berusaha meminta Tata membuka Tata buka pintu tapi malah dibantah.


"Nak bukain pintunya,maafin ibu nak.Ya ibu mengaku salah karena selama ini ibu jarang transfer kamu uang" ujar Bu Firda.


"Tata juga bisa cari uang sendiri,Tata hanya butuh perhatian dari seorang ibu.Tapi ibu egois, pembohong, ingkar janji" ujar Tata sambil emosi.


"Ibu minta maaf nak, tolong buka pintunya nak" ujar Bu Firda sambil meneteskan air mata.


Tata masih mengunci pintunya.Bu Firda tidak bisa diam Bu Firda berusaha orang untuk membuka pintu kamar Tata.


Tata mengurung diri dari siang sampai malam.Bu Firda cemas ke Tata takut kenapa-napa.


Keesokan harinya Tata berangkat sekolah lewat jendela kamarnya tampa ketahuan oleh ibunya karena ia nggak mau berdebat dengan ibunya.


Tata berangkat secara diam-diam tanpa ketahuan siapa pun.Tata masih merasa kecewa kepada ibunya.


Didalam hati Tata berbicara


"Ya Allah mengapa hidupku penuh kekecewaan Ya Allah.Tata pengen hidup Tata bahagia" ujar Tata.


Beberapa menit kemudian Tata pun sampai di sekolahan.


Cika dan Hena sedang duduk di kursi depan kelas.


"Good morning bestiku"ujar Cika.


" Pagi juga"ujar Tata dengan wajah kurang bersemangat.


"Tata kamu kenapa? kok kamu pucat banget sakit kah? " ujar Hena.


"Nggak kenapa-napa kok" ujar Tata.


"Bohong,Please deh jangan ada dirahasiakan coba ceritakan masalah kamu ke kita.Siapa tau kita bisa kamu" ujar Cika.


"Betul tuh,coba mulai cerita sama kita dari A sampai z, kalau malu disini nanti ceritanya di warung Bi Inces.Setuju nggak brother?"ujar Hena.


" Hayu atuh sambil jajan seblak Bi Inces"ujar Cika.


"Ih kau nih" ujar Hena.

__ADS_1


Bel masuk pun berbunyi.Semua siswa pun masuk ke kelas masing-masing.


Namun untuk hari ini jam pembelajaran hanya sampai jam 10 karena para guru akan mengadakan rapat.


Jam 10 pun tiba,Bu guru pun mengakhiri pembelajarannya.


Semua siswa langsung membereskan alat tulisnya kedalam tas.Tata langsung memimpin doa dan semua siswa berdoa.


Setelah selesai doa,semua siswa meninggalkan ruangan kelas.


Tata dan sahabatnya pulang bersama.Sebelum pulang ke rumah mereka janjian ke warung Bi Inces.


Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di warung Bi Inces.


"Hay Bi Inces" ujar Cika.


"Eh neng Cika, apa kabarnya? kok jarang jajan kesini" ujar Bi Inces.


"Maklum bi anak mamah,kalau main-main jauh-jauh nanti di marahin mamah aku" ujar Cika.


"Oh gitu, terus kok kamu ada disini katanya kalau jauh-jauh main nanti di marahin mamah kamu" ujar Bi Inces.


"Kan sekarang mah pulangnya awal karena para guru mau rapat dadakan jadi mamah aku gak bakal tau pulang awal" ujar Cika.


"Oh gitu,kalian mau pesan jajanan apa girls?"ujar Bi Inces.


" Hmmmm,kita bertiga pesan seblak aja sama teh jus bi"ujar Tata.


"Oke siap" ujar Bi Inces.


Sambil menunggu pesanan,mereka berbincang-bincang.


"Oh iya Ta, coba ceritain masalah kamu tadi" ujar Cika.


Tata memulai ceritanya dari ibunya datang sampai ia sekolah.Hena dan Cika merasa kasihan kepada Tata.Mereka juga tidak punya orang tua yang egois.


Hena pun langsung memberikan saran kepada Tata untuk mencoba memberi kesempatan ke dua kalinya kepada ibunya.Tetapi Tata malah nggak mau memberi kesempatan kedua kali karena sudah kali bikin Tata kecewa.


Bi Inces pun datang sambil membawa 3 mangkuk seblak dan 3 gelas teh jus.Mereka pun langsung mengakhiri cerita mereka tidak ingin orang lain tau.


Mereka pun langsung makan.Mereka sangat doyan dengan masakan Bi Inces.


"Yummy" ujar Cika.


"Pastinya, oh iya kemarin mamah kamu Ta?" ujar Bi Inces.


"Iya mamah aku udah pulang bi" ujar Tata.


"Berarti dapet oleh-oleh dong dari jakarta" ujar Bi inces.


"Iya bi" ujar Tata.


Beberapa menit kemudian Makanan mereka telah habis mereka pun langsung membayarnya dan pulang ke rumah masing-masing.


"Oh ya Ta,kamu jadi nggak nginep di rumah aku? " ujar Cika.


"Hmmm, gak jadi deh.Mau nginap di rumah Mbok Ratih aja" ujar Tata.


"Yaudah gak papa" ujar Cika.


Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


coming soon episode 13 ya ☺

__ADS_1


__ADS_2