Perceraian Orang Tuaku

Perceraian Orang Tuaku
perceraian orang tuaku. ( PROV. mbak nyai kakak kandung Surya)


__ADS_3

namaku nyai, aku kakak pertama Surya. Surya orang yang sangat keras kepala, jangankan kepada orang lain kepada orangtua dan kakaknya pun Surya tidak pernah mau di nasehati. tapi kali ini aku harus memberanikan diri untuk menasehati Surya. karna aku tidak tega dengan sikap Surya yang terlalu keras kepada anak-anaknya terutama Natasya. aku tidak ingin mereka menjadi broken home karna Koban dari perceraian orang tuanya. Surya datang padaku untuk mengadukan anaknya ini kesempatan aku untuk menasehatinya.


" kenapa kamu diam Sur?" tanya Mbak nyai pada Surya.


Surya masih diam tidak menjawab. kemudian aku berbicara lagi kepadanya.


" dengarkan mbak Sur, jangan sampai kebencianmu, sakit hati mu, dendammu pada Nina menjadi bumerang untuk dirimu sendiri. coba kamu pikirkan perasaan anak-anakmu.meraka sudah di tinggalkan ibunya sekarang kamu keras pada mereka.dan kamu juga tidak punyak waktu banyak untuk mengurus memperhatikan anak-anakmu. bagaimana perasaan mereka?" ucap mbak nyai pada Surya.


" iya mbak saya mengerti..saya akui saya terlalu keras pada mereka terutama pada Natasya karna dia yang selalu menemtang saya. beda dengan Gilang yang selalu nurut dan takut pada saya. saya juga tau saya terlalu mengekang mereka tapi saya melakukan ini demi kebaikan mereka mbak. aku tidak ingin Nina meracuni pikiran anak-anakku.sedangkan yang jelas salah itu dia." ucap Surya dengan lirih


" maaf Sur bukan maksud mbak mengguruimu..karna mbak sendiripun belum menjadi orang yang benar masih ada kesalahan. hanya saja mbak tidak mau karna sikapmu yang terlalu keras pada anak-anakmu itu bukan membuat mereka jadi anak baik tapi malah justru akan sebaliknya. mereka akan menjadi anak yang pemberontak. mbak kasihan melihat mereka Sur." ucap mbak nyai pada Surya.

__ADS_1


" iya mbak aku mengerti dengan maksud ucapan mbak..mungkin untuk sekarang saya tidak akan terlalu keras kepada mereka. saya titip Natasya ya mbak tolong perhatikan dia karna saya kurang paham dengan perasaan anak perempuan."


" iya Sur, mbak juga sudah bilang sama Natasya kalo dia mau tinggal dirumah mbak ayo tinggal dirumah mbak saja. lagipula sekarang mbak sudah pensiun jadi mbak selalu ada dirumah." ucapbak nyai pada Surya.


" tapi saya titip mbak Jangan pernah mbak izinkan Natasya bertemu dengan Nina. walaupun ada nina kemari jangan sekali-kali mbak memberikan Natasya pada Nina. karna wanita itu sangat pintar mencari celah." ucap Surya padaku.


" iya Sur mbak mengerti." jawab mbak nyai.


" oh iya Sur...awas jangan di kerasin terus anaknya." seru mbak nyai.


" iya mbak..aku pamit ya." ucapku pada mbak nyai.

__ADS_1


Surya pun pulang....sebelum pulang Surya membeli kan makanan untuk anak-anaknya.


tak lama kemudian Surya pun sampai di rumah.


" Natasya...Gilang...Nia...ayo kita makan dulu ayah beli nasi goreng untuk kalian." ucap ayah pada kami.


" iya ayah.." jawab mereka...mereka pun bergegas menghampiri ayah.


" ayo kita makan dulu nak, Nat maafkan ayah ya karna ayah sudah terlalu keras sama kamu. ayah melakukan ini karna Ayah tidak mau kehilangan kalian. ayah sayang pada kalian." ucap Ayah dengan lirih.


" iya ayah maafkan kami juga." jawab ku dan Gilang.

__ADS_1


kami pun makan bersama tanpa membahas hal apapun.keadaan sudah kembali seperti biasa.


__ADS_2