
setelah memarahi Natasya aku langsung bergegas menuju rumah Mbak nyai. aku benar-benar kesal dengan Natasya dan aku benci pada Nina yang telah lancang menitipkan surat untuk Natasya dan Gilang! aku benci pada Nina dan keluarganya..aku sangat melarang keras anak-anakku untuk bertemu Nina dan keluarganya karna mereka telah bersekongkol menyembunyikan Nina dariku dan anak-anak. padahal mereka tau aku mencari Nina hingga kesana kemari tapi dengan mudahnya mereka mengatakan tidak tahu padahal mereka tau dimana Nina saat itu. aku mengetahui ini semua dari tetangga Nina yang sering melihat Nina ada dirumah ibunya. sejak saat itu aku memutuskan untuk benar-benar menceraikannya dan aku sengaja meminta bantuan pada pa Engkus untukengurus semuanya karna aku sudah tidak Sudi lagi untuk bertemu dengan Nina. dan aku pun sengata tidak memberikan dia harta Gono gini sepeserpun karna aku tidak Sudi hartaku dia gunakan dengan laki-laki yang bernama Hendro itu. sejujurnya aku masih sangat mencintai Nina. tapi setiap kali aku teringat dengan perselingkuhannya dan dia tega meninggalkan aku dan anak-anak hanya untuk memilih hidup dengan laki-laki yang hanya menumpang hidup dari istrinya saja. tak lama kemudian aku pun sampai dirumah mbak nyai.
" assalammualaikum mbak?" ucapku sambil membukakan pintu.
" eh ada om Surya.. mama lagi di air om." jawab Yuni.
" iya Yun, om tunggu disini saja." jawabku pada Yuni.
__ADS_1
tak lama kemudian Mbak nyai pun keluar dari kamar mandi dan langsung menghampiriku.
" ada apa Sur? ko kayanya kamu sedang emosi gitu? kamu pasti abis marahin anak-anak ya? jangan terlalu keras Sur pada anak-anak..kasihan Meraka baru saja ditinggal ibunya sekarang kamu keras.mereka itu masih sangat labil.mbak khwatir mental mereka akan terganggu." ucap mbak nyai padaku.
" bagaimana saya tidak marah mbak..saya benar-benar kesal pada Natasya. diam-diam selama ini dia seringa menerima surat dari ibu nya da menyembunyikannya dariku. sudah saya bilang jangan pernah ada hubungan apa-apalgi dengan ibunya karna ibunya telah meninggalkan dia demi laki-laki lain.tapi masih saja dia mau menerima surat dari si Nina itu!!! " ucap Surya pada mbak nyai.
" jadi surat itu dititipkan oleh Nina pada ayu temannya Natasya anak tetangga nya Nina." jawab Surya.
__ADS_1
" oh begitu..mbak pikir mereka bertemu. ya tidak ada salahnyakan Sur Natasya menerima surat dari ibunya. memang apa masalahnya hingga membuat kamu semarah ini pada Natasya?" tanya Mbak nyai.
" masalahnya isi suratnya itu seperti yang ingin mempengaruhi pikiran anak-anak." jawabku pada mbak nyai.
" serta dengarkan mbak. dalam Masalah ini kamu jangan menyalakan natasya.bukannya mbak membela Natasya tapi dia itu hanya korban, korban ke egoisan kalian. yang salah itu kalian berdua bukan anak-anak.kamu terlalu keras pada anak-anakmu dan Nina terlalu egois lebih memilah nafsunya daripada kebagiaan anak-anaknya. sekarang kalo seorang anak di suruh milih ayah atau ibunya jawabannya mereka akan tetap memilih keduanya karna tidak akan pernah bisa memilih di antara satu dari kalian. coba kamu posisikan pada diri kamu sendiri sur. mbak sangat tidak tega kamu terlalu keras pada anak-anakmu terutama pada natasya. dia itu anak perempuan Surya dia butuh kelembutan,perlindungan,rasa aman,tapi apa kamu malah bersikap keras padanya. dia itu masih labil bagaimana kalo sampai dia nekat melakukan hal-hal yang di luar kendalinya? siapa yang akan rugi?? jelas orangtuanya yaitu kamu dan Nina!!" ucap mbak nyai pada Surya.
Surya hanya diam tidak bergeming. karna apa yang di katakan oleh mbak nyai itu benar.
__ADS_1