Perceraian Orang Tuaku

Perceraian Orang Tuaku
perceraian orang tuaku ( bab lanjutan.. )


__ADS_3

aku pun termenung sendiri karna aku akan meninggalkan anak-anakku. mereka pun belum tahu dengan rencanaku ini. sudah hampir 1bulan aku tidak pernah lagi menitipkan surat untuk anak-anakku karna ayu takut untuk di titipin surat lagi karna mas Surya memarahi ayu karna sudah jadi pelantara antara aku dan anakku. mas Surya benar-benar keterlaluan. dia benar-benarenetup semua akses aku untuk berkomunikasi dengan anak-anakku. sekarang aku hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. walaupun berat untuk meninggalkan kota ini tapi aku harus tetap pergi dan memulai hidupku yang baru. aku akan pergi dengan mas Hendro dengan menggunakan bus karna mas Hendro sekranga sudah tidak mempunyai kendaraan lagi.mobilnya sudah diserahkan pada anak Semata wayangnya mas Hendro juga sudah keluar dari rumah karna itu adalah rumah orang tua dari istrinya. jadi mas Hendro tidak mempunyai harga Gono gini sama seperti ku. sekarang dia tinggal bersama sepupunya mas hafiz yang dulu menjodohkan ku dengannya. mas Hendro sekarang benar-benar sudah tidak punya apa-apa. tapi walau bagaimanapun aku tidak akan pernah meninggalkannya karna sikap dia selalu baik dan lembut terhadapku. mungkin hidupku akan pas-pasan sampaias Hendro bisa bangkit lagi tapi aku akan setia menemaninya dari nol sampai dia sukses kembali seperti dulu saat pertama kita kenal. setelah selesai membereskan baju-baju yang akan dibawa aku pun langsung tidur. ke esokan harinya aku memutuskan untuk menitip pesan kepada ayu agar di sampaikan pada Natasya. aku bergegas menuju kerumah ayu.


" assalammualaikum...yu..ayu...!" seruku pada ayu.


" iya Tante...ada apa?" tanya ayu.


" yu boleh Tante titip pesan buat Natasya?" ucapku pada ayu.


" eemmm....gimana ya Tan?" ayu terlihat bingung.


" kenapa ayu takut sama om Surya?" tanyaku lagi.

__ADS_1


" iya tan...ayu takut d marahi sama om Surya. kemarin juga om Surya marahin ayu d depan sekolah.sampai teman-teman ayu pada tau." jawab ayu.


" Tante bukan mau titip surat ko yu, Tante cuma mau titip pesan saja. tolong sampaikan sama Natasya Tante hari ini akan pergi ke luar kota mungkin akan lama disana. tolong sampaikan ya yu...Tante mohon tolongin Tante sekali ini saja." ucapku pada ayu.


" Tante mau pindah Tan? ya sudah Tan nanti aku sampaiin sama Natasya ya Tan." ucap ayu.


" iya yu...makasih banyak ya yu...ya sudah Tante pamit ya yu. assalammualaikum.." ucap aku pada ayu.


" iya tan hati- hati ya Tan.


tring...tring...tring..

__ADS_1


akupun segera mengangkat telpon mas Hendro.


" hallo assalammualaikum mas?" ucapku padaas Hendro.


" wa'alaikumsalam...nin sedang?" tanya mas Hendro.


" baru selesai berkemas mas." jawabku pada mas Hendro.


" kamu sudah siap berangkat? kamu yakin akan tinggal disana? sementara kita belum menikah mungkin aku akan di Bandung nanti seminggu sekali aku akan menengokmu. kamu tidak keberatan kan nin?" tanya mas Surya.


" oh begitu..tidak apa-apa ko mas. aku juga mengerti. lagi pula aku disana akan tinggal bersama kakak sepupuku teh Iis. kebetulan dia punya toko sembako jadi aku akan bantu dia di pasar dan aku juga akan tinggal di rumahnya." ucapku pada mas Hendro.

__ADS_1


" ya syukurlah kalo begitu..memang dia tidak keberatan kalo kamu tinggal di rumahnya?" tanya mas Hendro lagi.


" tidak ko mas dia yang memintaku untuk tinggal dirumahnya dan membantu dia di pasar." jawabku pada mas Hendro.


__ADS_2