
aku sangat bahagia saat mendengar bahwa Natasya telah menerima dan membaca surat ku. namun aku juga sangat sedih saat mendengar bahwa Natasya sekarang terlihat lebih kurus. itu artinya dia tidak terurus. aku benar-benar kesal dengan mas Hendro. dia melarang Natasya dan Gilang untuk bertemu denganku. tapi dia sendiri tidak bisa mengurus dan memperhatikan soal makannya. dia memang laki-laki yang keras. seandainya bisa bertemu dengan anak-anak ingin sekali rasanya aku memeluk mereka dengan erat. aku rindu anak-anakku.
" kamu sedang apa nin?" tanya ibuku.
" tidak Bu hanya sedang memikirkan anak-anak aku rindu mereka." jawabku pada ibu.
" sabar nin, semua terjadi karna kesalahan mu sendiri. andai saja dulu kamu tidak gegabah mengambil keputusan mungkin semua tidak akan seperti ini Nina. sudah berkali-kali ibu katakan jangan mudah mengambil keputusan apalagi meminta cerai.karna perjalanan kedepannya itu tidak semudah membalikan telapak tangan. nah masa-masa seperti ini yang ibu khawatirkan." ucap ibu menasehati ku.
" iya Bu Nina tau Nina salah..tapi sudah nu jangan terus-terusan ibu mengulang omongan seperti itu, itu hanya membuat hati Nina semakin hancur. yang Nina butuhkan saat ini hanya support dari ibu dan anak-anak Nina." jawab Nina.
__ADS_1
" iya ibu hanya memberi tahu nin, agar kedepannya kami Jangan lagi mudah mengambil keputusan dan jangan mengulangi kesalahan yang sama." jawab ibu.
" iya Bu...kemarin Nina sedang khilaf.maafkan Nina ya Bu selalu membuat ibu sedih." ucap Nina dengan lirih.
" iya Nina ibu sudah memaafkan mu.. kamu itu harus bertobat Nina dan minta maaflah pada anak-anakmu sejujurnya kamu telah mengorbankan mereka hanya karna egomu saja." ucap ibu sambil menangis.
" ibu kenapa menangis?" tanya Nina.
" sudah Bu jangan menangis..ibu sudah tau kn seperti apa sifat mas Surya dia memang begitu. ibu yang sabar ya Nina pasti akan membawa anak-anak tanpa sepengetahuan mas Surya." jawab Nina.
__ADS_1
" tapi bagaimana caranya nin?? ibu benar-benar sedih. kasihan mereka bagaimana kalo Surya sedang kerja mereka dengan siapa,bagaimana makannya..siapa yang akan mengurusnya." ucap ibu.
" aku sedang memikirkan caranya Bu...mungkin aku akan mengambil anak-anak tanpa sepengetahuan mas Surya." ucapku pada ibu.
" jangan membahayakan dirimu sendri nin..ibu tidak mau kamu mendapatkan Maslah lagi. kamu harus mengerti sifatnya Surya dia itu sangat keras kepala. ibu tidak mau kamu sampai kenapa-kenapa." jawab ibu padaku.
" iya Bu..Nina akan hati-hati...kalo sudah saatnya Nina yakin Nina pasti bisa mengambil anak-anak kembali dalam pelukan Nina." ucapku pada ibu.
" ya sudah ibu mau ke belakang dulu. kamu jangan lupa sembahyang nin..berdoa minta sama Allah supaya diberi kekuatan dan di beri kan jalan yang terbaik." ucap ibu sambil meninggalkanku ke belakang.
__ADS_1
" iya Bu.." jawabku pada ibu.
hati ini benar-benar tidak sanggup berpisah dengan anak-anakku..ternyata benar bahwa anak-anak adalah segalanya seorang ibu tidak bisa hidup tanpa anaknya. dan itu yang sedang aku rasakan saat ini aku sangat tersiksa jauh dari anak-anakku.