Perceraian Orang Tuaku

Perceraian Orang Tuaku
Perceraian Orang tua ku ( PROV. Nina )


__ADS_3

sudah hampir 5 bulan aku resmi bercerai secara agama dengan mas Surya. aku sekarang tinggal bersama ibuku sungguh sangat menyakitkan banyak omongan orang yang menyinggungku terlebih lagi keluarga ku juga sama banyak yang menyinggungku dan menyalahkan Ku. tapi aku tidak ambil hati omongan mereka karna itu memang salah ku. mas Surya benar-benar tidak memberiku harta gono-gini sepeserpun. dengan alasan aku pergi dari rumah. dan aku pun tidak bisa memaksa karena memang ini salahku. aku yang ingin pergi. jujur saja perceraian ini sangat membuatku tersiksa. aku tidak bisa bertemu dengan anak-anakku dan aku pun tidak bekerja. untung saja mas Hendro masih selalu memberiku uang untuk biayaku sehari-hari. aku dan mas Hendro masih berhubungan kami memang sudah sepakat untuk menikah dan hidup bersama. hanya saja urusan mas Hendro disini masih belum selesai.sehingga aku terpaksa menunggu di rumah ibuku sampai urusan mas Hendro selesai. aku kasihan pada ibu ku yang sampai saat ini masih terus-terusan menangisi nasibku ini. aku tau ibu sangat kecewa padaku apalagi dengan omongan-omongan tetetangga yang menyudutkan ku dan menyalahkan ku.terkadang aku ingin cepat-cepat pergi dari sini. aku terus menerus mencari cara untuk bisa berkomunikasi dengan anak-anakku. karna aku ingin mereka tau bahwa aku di sini selalu merindukan mereka. sampai pada suatu saat aku terpikir untuk membuat surat dan aku titipkan pada anak tetanggaku yang bernama ayu. dia teman sekolah anakku semoga dengan cara seperti ini aku bisa mengabari anak-anakku.dan aku akan menitipkan uang untuk anak-anakku meskipun tidak besar tapi aku ingin memberi mereka. aku pun segera membuat surat untuk anak-anakku kemudian aku titipkan pada ayu.


" assalammualaikum....yu...ayu..." panggilku.


" wa'alaikumsalam...eh ada Tante Nina...ada apa tan?" tanya ayu.


" ayu belum berangkat sekolah? ayu satu sekolahkan sama Natasya?" tanyaku pada ayu.


" mungkin sebentar lagi Tan, iya satu sekolah tapi beda kelas." jawab ayu padaku.

__ADS_1


" oh iya,,,kalo Tante mau minta tolong bisa yu?" tanya ku pada ayu.


" minta tolong apa tan? bisa ko Tan." jawab ayu padaku.


" Tante mau titip surat ini sama Natasya. tolong kamu sampaikan ini sama Natasya.dan bilang sama dia jangan sampai ayahnya tau kalo Tante titip surat ini sama kamu. dan sampaikan juga sama Natasya kalo Tante bakal sering titip surat ini pada Natasya. ini uang jajan buat ayu ya. terimakasih ayu." ucapku pada ayu.


" oh iya Tante nanti ayu sampaikan sama Natasya, ayu sering ketemu sama dia kebetulan kelas kami juga berdekatan. ini makasih ya Tante uang jajannya." ucap ayu padaku.


aku merasa lega karna akhirnya aku bisa mengabari anak-anak walau hanya lewat surat. tapi setidaknya mereka tau kalo aku disini sangat merindukannya.

__ADS_1


tak terasa waktu pun sudah siang tiba-tiba ada ayu datang kerumah.


" assalammualaikum...Tante?" ucap ayu.


" wa'alaikumsalam..eh ayu...sudah pulang yu? gimana sudah diterima sama Natasya?" tanya ku pada ayu dengan tidak sabar menunggu kabar dari ayu.


" sudah Tante...Natasya sangat senang mendapat surat dari Tante...dia kaya gak percaya kalo Tante titip surat buat dia. kayanya langsung di baca deh..soalnya pas aku liat lagi matanya udah sembab kaya abis nangis gitu." ucap ayu padaku.


" benar seperti itu yu? tapi dia keliatan sehatkan? " tanyaku pada ayu.

__ADS_1


" sehat Tante,cuma agak kurusan. ya sudah Tante aku langsung pulang ya...kalo Tante mau titip surat lagi nanti anterin aja kerumah aku ga Tan." ucap ayu sambil berpamitan untuk pulang.


" iya yu,,terimakasih ya yu." jawabku.


__ADS_2