
Malam ini mereka merayakan makan - makan di rumah Kartika yahh terkadang mereka bergantian di rumah mana yang akan di tuju kali ini rumah Kartika target selanjutnya
" mbk Andini tolong potong bawang itu jangan hanya rebahan doang " teriak Kartika ketika melihat Andini yang hanya rebahan di kamar
" ahhh...baiklah " dengan gerakan malas Andini bangkit dari posisi nyamannya Kartika hanya menghela napas melihat Andini dia merasa seperti bersama anak yang baru remaja
" setelah potong bawang nanti cuci piring " Kartika langsung memberikan tugas agar Andini tidak cepat - cepat meninggalkan dapur Novi dan Maya hanya terkekeh melihat Kartika ngomel - ngomel persis seperti ibu dan anak walau kenyataannya Kartika yang lebih muda di antara mereka
Ibu Kartika hanya melihat anak - anak yang sibuk di dapur sambil tersenyum dia senang rumahnya ramai dengan mereka terkadang rumah Kartika sangat sunyi yahh Kartika anak tunggal jadi wajar jika rumahnya sepi di saat Kartika tidak ada di rumah
__ADS_1
" Andini " ibu Kartika tiba - tiba memanggil Andini yang sedang mengelap tanggan dengan handuk kecil " iya Tante " Andini menjawab dengan sopan " kemari sebentar " tangan ibu Kartika menepuk nepuk tempat sebelahnya yang kosong memberi isyarat kepada Andini untuk duduk di sebelahnya
Andini langsung ke tempat yang sudah di sediakan " bagaimana dengan orang tuamu mereka sudah setuju jika kamu pergi ke luar negeri " Andini tau awalnya ibu Kartika juga tidak setuju hanya Kartika yang dia punya " iya Tante orang tua Andini udah setuju " ibu Andini hanya tersenyum
" sebenarnya Tante masih belum setuju jika Kartika kerja di tempat yang jauh " ibu Kartika memandang anak semata wayangnya " Andini paham orang tua Andini juga masih belum sepenuhnya setuju " ibu Kartika memandang penuh kasih sayang dia sudah menyayangi anak - anak itu
" tante hanya bisa mendukung kalian tapi ingat untuk selalu memberi kabar " Andini menghanguskan kepalanya dengan senyum walau begitu ibu kartika tetap memberi izin dia tidak bisa melihat anaknya sedih
...****************...
__ADS_1
" bagaimana apa kalian suka " tanpa mereka jawab Kartika tau mereka menyukainya terlihat mereka sangat lahap sekali bukan
2 jam telah berlalu dengan cepat bahkan mereka telah menghabiskan tanpa tersisa " terimah kasih Kartika atas makanannya " mereka kompak mengatakannya " iya kalau begitu mbk Andini yang membereskan semua " Andini yang tadi posisi terlentang langsung reflek duduk mendengar kata " MEMBERESKAN "
Andini tidak bisa menolak karna dia hanya berleha leha di saat yang lain sibuk dengan tugas masing - masing Andini langsung membereskan semua " untung tidak terlalu banyak " Andini membathin pada dirinya sendiri
...****************...
Kini mereka semua berkumpul di kamar Kartika " mbak Andini mau gak kalau kita buka usaha kecil - kecilan " tanya Kartika " emang mau jualan apa? " tanya Andini yang terlihat ragu " kita jualan makanan ringan lumayan hasilnya buat tambah - tambah modal untuk pergi nanti "
__ADS_1
Andini terlihat ragu dan tak nyakin dengan idenya Kartika waktunya juga tinggal 2 bulan lagi " mbak Maya juga mau ikutan " kini Kartika bertanya kepada Maya ketika Andini tak kunjung membuka suara
" gimana ya? " Maya juga terlihat ragu " ayolah,hasilnya lumayan tinggi jika kita konsisten " Andini yang ngampang terhasut langsung setuju jika menyangkut soal uang tanpa pikir panjang dan akibatnya pasti akan setuju