
Sekarang Andini menjadi agak sibuk Karna di cabang lain selalu mengirim pesan jika ada yang kurang
" astaga kenapa mereka selalu meminta barang ke sini sih kenapa tidak langsung ke pusat aja " Andini sangat kesal pasalnya stock di kedai Andini menipis
" sabar aja Andini mungkin mereka lupa bilang kepada bos " Maya berusaha menenangkan sahabatnya itu hingga pada suatu hari ada yang mengirim pesan pribadi kepada Andini
" hallo boleh kenalan gak? " begitulah isi chatnya Andini hanya memandang heran nomor yang tak dikenal tiba - tiba meminta kenalan
__ADS_1
" maaf ini siapa ya? " Andini pun penasaran siapa orang tersebut TINGG !! orang itu membalas dengan cepat " aku dari cabang yang baru buka " Andini kaget sekaligus heran kenapa dia meminta kenalan begitulah isi pikiran Andini yang sangat Lola
" may,coba lihat deh masa anak cabang lain meminta kenalan " Maya pun melihat isi chat dengan tatapan datar " mungkin mau berteman kali dia juga ada chat aku " Andini pun kaget ternyata bukan cuma dia setelah itu Andini hanya mengabaikan pesan tersebut tetapi orang itu tidak pantang menyerah untuk mendekati Andini
" Andini balas pesannya kenapa di abaikan begitu kan kasian " Andini hanya menghela napas mendengar penuturan sahabatnya itu " aku malas balas lagian nanti ketemu juga kan " Maya gak habis pikir ternyata ada yang lebih parah dari dirinya " setidaknya balas saja kasian dia selalu ngechat terus Din "
Mau gak mau Andini pun meladeni orang tersebut " kenapa? " sesingkat itu pesan yang di balas oleh anindi " aku ingin dekat dan berteman dengan mbak " Andini hanya melihat dengan muka yang datar " memangnya kamu gak ada teman di sana? " orang itu langsung membalas " ada tapi gak terlalu dekat " Andini hanya membaca pesan itu dengan bingung
__ADS_1
Tetapi Kartika punya mental baja untuk mendekati Andini dan pada akhirnya Andini pun luluh begitu pun dengan Maya tanpa mereka sadari mereka jauh lebih dekat yahh Kartika gak ngampang nyerah untuk mendekati Maya dan Andini yang sifatnya cuek
Hari weekend mereka berjanji jalan bersama untuk pertama kalinya tidak lupa Andini membawa Tina bertemu teman - temannya itu " kak kita mau jalan kemana? " tanya Tina yg kebingungan karena di suruh bersiap siap " kita jalan ke mall bersama teman - temanku " Tina pun langsung bergegas bersiap siap sebelum kakaknya nyerocos duluan
Mereka sampai di tujuan pertama yang mereka lakukan adalah bermain game yang ada di mall itu seusai bermain game dan berbelanja mereka langsung mencari makan agar cacing - cacing di perut mereka diam
" Tina mau makan apa? " tanya Andini lembut kepada adik bontotnya itu " sembarang Kakak aja " Tina masih malu kepada teman - teman kakaknya " di sini gak ada menu sembarang " Maya dan Kartika hanya tertawa melihat kakak dan adik itu " ya udah samain dengan menu kakak aja "
__ADS_1
Setelah makan Maya dan Kartika berpamitan kepada Andini dan Tina karna Maya harus mengantar Kartika pulang arah rumah mereka berbeda sehingga mereka harus berpisah
Gak terasa sudah 3 bulan mereka menjadi sahabat Andini sangat senang walau sifatnya masih cuek dan acuh tak acuh tetapi Maya dan Kartika sudah sangat hafal dengan sifat sahabatnya itu