Perjalanan Andini

Perjalanan Andini
EPISODE 18


__ADS_3

Hari ini Andini dan Kartika sudah janjian untuk ketemu di luar sekaligus mencari tempat baru untuk mereka jualan


" kita mau cari dimana kar " Andini yang duduk di belakang bertanya kepada sang pengendara motor " aku juga gak tau mbak tapi kita liat - liat aja dulu " begitulah jawaban Kartika


Kartika juga sebenarnya bingung tempat di mana yang cocok untuk mereka singgahi " coba kita tanya tempat ini " mereka berhenti di sebuah ruko di pinggir jalan


" permisi " TOK...TOK...TOK... Kartika mengetuk pintu rumah yang tidak terlalu besar dan Andini hanya berdiri di samping motor sambil sesekali memperhatikan ruko yang kecil itu


" iya siapa ya " sahut yang punya rumah sambil membuka pintu " maaf apa anda pemilik ruko ini " sambil menunjuk ruko tepat di sebelah rumah tersebut


" iya benar apa kamu mau nyewa " tanya si pemilik ruko " tapi mau tanya"dulu boleh Bu " tanya Kartika ragu " iya gak papa mau sambil liat - liat dulu juga boleh " Kartika lega dan nyaman berbicara dengan ibu pemilik ruko tersebut


...****************...

__ADS_1


selepas melihat - lihat ruko tersebut kedua anak manusia itu tampaknya kurang puas dengan rukonya bukan tempatnya kecil tetapi karna harganya


Mereka tidak sanggup menawar lagi harganya termasuk mahal bagi mereka yang sangat pas - pasan " bagaimana kalo kita cari tempat lain " ajak Kartika dan Andini hanya pasrah di bawa pergi


" mbak hari sudah sore bagaimana kalo kita pulang aja besok baru cari lagi " - Kartika


" iya aku juga sudah capek " di saat mereka di jalan mau pulang tiba - tiba Andini teriak di tengah jalan " AAAHHHHH "


Kartika yang sedang menyetir pun langsung menepikan motornya " mbak kenapa teriak " Kartika sangat panik mendengar jeritan Andini tepat di telinganya


" sepertinya masih ada aku takut " Andini hanya bisa memegang kepalanya yang terasa ada sesuatu " coba sini aku lihat "


Kartika menyuruh Andini melepas tangannya " dimana sih mbak " Kartika tampak frustasi karna tak dapat apapun " ini kar di sini " setelah Andini agak menekan kepalanya pakai tangan tiba - tiba Andini teriak lagi

__ADS_1


" AAAHHHHH SSAKKIITTT " Andini langsung menjauhkan tangannya Karna merasakan ada yang mengigit telunjuknya " coba tunduk mbak Andini " Kartika langsung memegang kepalanya Andini


Setelah menggaruk kepalanya Andini seekor lebah langsung terbang begitu saja tanpa merasa bersalah " astaga mbak koq bisa sih " Kartika sudah tidak bisa menahan ketawanya lagi


" HAHAHAHAHAAHA " Kartika tertawa terbahak - bahak " ketawa aja terus " Andini sangat kesal dan berencana ingin meninggalkan Kartika di jalan " tunggu mbak jangan tinggalin aku " Kartika langsung mengambil alih motor tersebut


" makanya jangan ketawa terus " sambil memukul lengan Kartika " bagaimana aku gak ketawa kepala mbak bengkak dan juga tangan mbak Andini " yah setelah Andini menekan kepalanya


Seekor lebah tadi tampak tak terima dan langsung menancapkan jarumnya ke tangan dan juga kepala Andini untung saja ubun - ubunnya masih selamat


Setelah insiden lebah mereka sampai di rumah Kartika saat itu Maya sedang menunggu mereka Kartika yang melihat Maya langsung menceritakan kepada Maya


" HAAHHAHAHA koq bisa sih " Maya pun juga ikut ketawa terbahak - bahak " mana aku tau may " Andini jika bersama Maya dia akan bertingkah seperti seorang adik

__ADS_1


" makanya kalo keluar pake topi di sengat sama lebah kan " mereka berdua sangat puas menertawakan andini yang kepalanya bengkak setengah


__ADS_2