PERMONITION

PERMONITION
7.Who?


__ADS_3

#Sometimes, those we don't see, understand us better than others #


"Pagi nek" Sapa Kara


"Pagi sayang, cepat sarapan terus berangkat" Jawab nenek.


Merekapun makan dengan hening dan setelah itu Kara berangkat ke kantornya.


"Karaa" Sapa Oya


"hai" Balas Kara


"Apa kalian sudah siap melihat anggota baru?" Ucap seorang wanita paruh baya, itu adalah bos Kara. Semuanya dikagetkan dan otomatis semua langsung berdiri.


"Kenalin ini Rare, mulai hari ini dia akan bergabung dengan kalian"


Rare pun tersenyum menyapa yang lainnya kemudian mulai bergabung dengan yang lain dan mejanya tepat di kiri Kara.


"Hai namamu siapa? Aku Rare"


"Kara" Jawabnya sembari tersenyum


"kalo kamu?" tanya Rare


"aku? Kamu tanya aku?"


"Iya"


"Oh aku Rio" Entah kenapa tapi rasanya Rio malah menjadi sangat canggung


"aku Oya"


"Aku Fanka"


"Gue Keos"mereka mempekenalkan diri secara otomatis


"semoga kita bisa menjalin hubungan baik yaaa" Ucap Rare.


Kemudian semua mulai sibuk fokus kepada pekerjaannya masing masing.

__ADS_1


sss


Seperti biasa sekarang pukul 09.28


Kara menahan sakitnya dan berusaha tidak mengeluarkan suara tapi tetap saja ia akan sedikit merintih


"Kara kenapa?" Tanya Rare pelan seakan dia tau kalau yang lain tidak boleh sampai tau


"ah gapapa" Balas Kara


"Sini aku lihat" Ucap Rare lagi


"beneran nggak papa kok" Angkuh Kara


"Paling kepentok lagi dia" Cela Rio


"Dih" Balas Kara


"beneran ya" Ucap Rare meyakinkan


"iya" Balas Kara mantap, lalu Kara segera menuju kamar mandi untuk menutupinya lagi dengan foundation karena bisa parah kalau ketahuan.


Kara pun kaget dan langsung membalikan tubuhnya dan ternyata itu adalah Rare


"kamu ngapain di sini" Tanya Kara khawatir


"ngikutin kamu" Jawabnya santai


"hah?" Bingung Kara. Setelah hening beberapa saat Rare membuka suara


"Die?" Ucap nya dengan nada sedikit bertanya dan sontak saja Kara teringat dengan foto yang ia terima kemarin malam


"kamu.. "


Ceklek


"Fanka? Lagi ngapain" Ucap Rare


"kalian yang lagi ngapain malah ikut ikutan,, kerja woi dasar kalian" Balas Fanka sedikit ngegas lalu keluar dari toilet.

__ADS_1


Rare juga langsung keluar mengikuti Fanka tanpa sempat bertanya apapun dan tentu saja Kara tidak mau bertanya di meja kantor, ia takut teman temannya akan mendengarnya.


❀ ❀ ❀


Kara sedang menonton tv bersama neneknya sehabis pulang kerja, mereka terdiam sampai akhirnya Kara membuka suara


"nek" Neneknya membalasnya dengan dehaman


"sebenarnya besok kejadian waktu itu bakal kejadian lagi" Ucap Kara menundukkan kepalanya


"Kara" Kara pun menoleh menghadap neneknya


"nenek tidak mau kamu memaksakan diri, lakukan yang menurutmu perlu, kalau memang sudah takdirnya jangan di lawan, kamu tidak akan pernah tau apa yang terjadi ke depannya. Dengar Kara, jika nenek disuruh memilih tentu nenek tidak mau meninggalkan Kara tapi jika memang sudah jalannya, maka 76 tahun sudah cukup untuk nenek bisa mempercayakan semuanya kepadamu mengerti"


Kara pun tertegun mendengarkan perkataan neneknya dan segera memeluk erat neneknya.


"Aku pasti bisa nek" Bisik Kara


Drt... Drt..


Kara melepaskan pelukannya dan mengecek ponselnya


______________________________________________


cari petunjuk atau kamu cuma sia siain hidup kamu


R.L


______________________________________________


Kara terdiam melihat isi pesannya. Apa maksudnya, apa itu RL dan petunjuk? Petunjuk apa kenapa bisa hidupnya menjadi sia sia? Kara benar benar tidak paham dengan maksud dari chat tersebut.


______________________________________________


Kara


siapa kamu?


______________________________________________

__ADS_1


__ADS_2