Pernikahan Kedua Ku

Pernikahan Kedua Ku
dirumah putra


__ADS_3

seminggu sudah di jalani suci sebagai istri putra. kini suci sudah mulai terbiasa dengan sikap suaminya itu, semua berkumpul di meja makan untuk menyantap sarapan meraka masing-masing


"suci, kamu cepat yaa berikan mamah cucu, mama sudah tua sekali tapi belum merasakan menggendong cucu".


suci yang terkejut langsung tersedak dengan makanan yang ada di mulutnya itu


"kalo makan hati2 jangan serakah sperti itu" suara putra sambil menyodorkan dia minum.


"terimakasih sudah memberiku minum" balasan dri mulut suci


"kalian masih seperti itu, kalo kalian begitu terus kapan mamah punya cucunya dong"


"sudahlah mah jangan bahas dulu cucu, putra mau kekantor karna hari ini hari pertama masuk ,karna sedah seminggu cuti"


putra berdiri melangkah kedepan rumah, yang sudah d tunggu supir pribadinya.


sedangkan suci membereskan bekas sarapan nya tadi.


***di kantor


setelah putra masuk kekantor semua karyawan nya melirik ke arah putra, sembari mengosip kan nya


*patah hati gue. cowo sekeren pak putra sudah punya istri


huss jangan bicara kencang kencang nanti kedengeran bahaya*


"lanjutkan kerjanya jangan menggosip"suara kesal putra kepada karyawan nya.

__ADS_1


seteleh masuk ke runagan kerja nya putra, disana sudah standbay yang sudah bukan asing lagi yaitu kevin.


"hay broo, gmna malam-malam loe sekarang, pasti menyenangkan"tertawa mengejek


"gak di rumah gk d kantor itu mulu ngebahasnya, gue enek ngedengernya"suara kesal putra


"broo enak gak sih malm pertama sama janda, pasti janda rasa perawan"hahaha


"diaamm mulut ember, kau bikin aku kesal saja." sembari melempar kalender yang ada di mejanya


"vin,,, gue keinget vina , geu ngerasa bersalah karna sudah khianatin dia"suara rendah putra penuh penyeselan


"yasudah lu temuin aja dia, dan bilang yang sejujurnya,, kal lo masih mau sama si vina ,biarin suci buat gue ajah, gk papa deh bekas lu juga gua mau manu banget"tertawa kecil


"keviiiiiinn,,,"kali ini kevin bukan hanya dapat lemparan kalender tpi terkaman dri si putra karena merasa kesal di ejek terus.


"baiklah gue nanti pulang kerja mau nemuin dia di apartemen nya tanpa sepengetahuan dia. ya itung2 kejutan buat vina karna udah lama gk ketemu.


"suci apa putra belum pulanag"tanya mamah sinta


"belum mah, mungkin putra banyak pekerjaan karna seminggu dia tidak masuk kerja. klo mamah lapar bisa makan duluan aku nanti saja menunggu putra pulang.


"baiklah mamah makan duluan ya. Tapi memangnya kamu gk lapar sayang?"


"tidak mah, nanti suci tunggu putra pulang saja.


makan malam pun selesai ,jam sudah mulai menujukan jam delapan malam, suci sudah ngantuk lalau iya bergegas ke kamar dan tidur di atas sofa.

__ADS_1


** di apartemen vina


"syang aku kangen banget sma kamu" suara putra sambil membuka pintu apartemen vina karna putra juga punya kuncinya. tanpa di duga serasa tidak percaya dengan apa yang telah d lihatnya, vina sedang bercumbu dengan lelaki lain tanpa mengenakan busana sehelaipun


"putraa ??? sayang aku bisa jelasin, km jangan marah oke" suata takut keluar dri mulut vina


" dasar cewe murahan, cuiih, jiji aku melihat wajah kamu lagi!!!! jangan pernah menampakan wajahmu di hadapanku p"""""r.


putra pergi dengan hati yang sakit dan hancur melihat kekasihnya sendiri di gauli oleh lelaki lain. putra mejalankan mobil dengan sangat cepat, karna melampiaskan kemarahan nya, sehingga tidak lama untuk sampai kerumahnya. Sesampai di rumah putra langsung masuk ke kamar lalu bersih bersih setelah beres keluar dri kamar mandi langsung berbaring di atas ranjang. sesekali melihat wajah cantik suci yang polos dan imut ketika tidur. Setelah putra mau memejamkan mata, ada teriakan di telinga putra


"aahhh,,,, geli sekali tolong" suara suci yang menjerit sangat kencang sampai membangunkan seisi rumah, sontak putra pun kaget,


"kamu kenpa?" tanya putra


"tuan aku takut, di dlam selimut ini ada kecoa" suci yang ketakutan sambil menagis.


tok tok ibu sinta membuka pintunya


" suci kau kenapa kau tidak apa2?


"tidak mah, ini ada kecoa di kamar putra aku takut sekali mah"


"yaampun kirain ada apa. yasudah biar besok mamah suruh bi sumi membersihkan kamar kamu, sekarang lanjutkan lagi tidurmu.


"kamu ya malu-malu in, teriakan mu nembangunkan sesisi rumah" suara kesal putra


"maafkan aku tuan. Tuan apa aku boleh tidur seranjang dengan mu? aku janji tidak akan berbuat macem2, aku beneran takut sekali tian.

__ADS_1


'terserah kau saja"suara datarnya putra.


sebernya putra kasihan lihat suci yang ketakutan sampai gemetan seperti itu, akhirnya putra membiarkan suci tidur seranjang dengan nya.


__ADS_2