
"MAAF YA AUTHOR BARU BELAJAR MENULIS NOVEL, KLO MASIH TYPO MOHON D MAKLUMI"❤️❤️❤️💕💕💕
pagi hari di rumah suci, ibu dan anak sudah siap menyantap sarapan yang tersaji di meja makan yang sudah d hidangkan oleh ibu dewi
"buu, apa aku boleh bekerja? rasanya aku bosan sekali kalo d rumah terus" suci yang bicara sambil mengunyah makanan d mulutnya
"makanlah dulu yang benar, jangan makan sambil berbicara, pamali !!" perintah ibu dewi
"heemm baiklah buu , maafkan aku, aku akan makan dengan benar"
ibu suci hanya bisa menggeleng2 kan kepala melihat kelakuan putirnya.
setelah selesai makan, suci mengulangi pertanyaan tadi kpada ibunya
"ibu bagaimna apa aku boleh bekerja??" suara memohon
" ibu tidak bisa menolak nak, lagian kmu klo gk kerja juga warisan dri suami mu dulu tidak akan habis 7 turunan loh"
"aahh ibuu, aku gk mau bu memakai harta warisan dri juragan sutopo, apa kata orang nanti, lagian ya bu aku tidak mengerti bisnis yang di jalankan oleh juragan sutopo "
__ADS_1
"yasudahlah , ibu selalu kalah klo bicara sama putri ibu" sambil mengusap pangkal kepala suci
" terima kasih bu" senyum penuh bahagia
"ooh iya, perusahan suami km d truakan sama siapa?"
"sudah aku percayakan bu sma sahabt aku, sama alvin,
"alvin?? ibu sambil mikir siapa alvin
ohh iyaa, alvin teman kuliah mu dulu yaa nak, ko bisa begitu saja kmu menyerahkan begitu saja?"
"ceritanya panjang buu, nanti suci ceritakan kalo ada waktu ya buu "
***
suci mulai mencari pekerjaan, dari melihat dri koran, dri temen nya, sampai melamar langsung keperusahan besar di kota bandung, tapi tetap nihil.
"yaampuun ternyata cari pekerjaan susah sekali,, sampai sekarang sudah malm pun aku belum ada satupun lowongan pekerjaan" suci yang berbicara sambil memeluk map coklat di dadanya.tidak terasa waktu sudah sampai pukul 21:30
__ADS_1
"yaampuun ini sudah malm sekali, ibu pasti kwatir" suci yang berjalan sambil menoleh jam yang melinggakr pada tangan nya..
jalan cepat suci terhenti saat ada 3 preman mengahampiri gais itu
"mau kemana cantik, malm" begini? apa kamu tidak takut ada yang memakan mu?"meraka tertawa licik bersama ketiga teman nya itu
"minggir jangan halangi jalan saya" suci yang mulai ketakutan dan mencoba cari celah unuk kabur. tpi tiba2 preman itu langsung menangkap suci
"lepaskan saya,, saya mohon aku harus pulang ibuku pasti kwatir" suara suci sembari menangis
"bilang saja pada ibumu kalo kamu main sebentar sayang,,apa aku boleh membuka kerudung mu, pasti rambutnya bagus sekali " preman berbicara sambil tangan nya mau membuka kerudung yang di pakai suci
"putra, coba kamu tengok spertinya gadis itu d ganggu preman deh!! "
"trus apa hubungan nya dengan putra mah' suara penuh dengan kemalasan
"yaamppun apa km tega kalo wanita itu terjadi sesuatu,, ayoo kita tolong, cepat putra arahkan mobil nya keasana.
tanpa basa basi putra langsung menonjoki preman tersebut, dengan gagah dan berani putra langsung membuat preman itu tak berkutik, kalah baku hantam sama putra meskipun tiga lawan satu
__ADS_1
"pergi kau dari sini, jangan sesekali lagi kalian menampakn muka depanku lagi ataw akan ku bunuh kalian,," suara yang kasar yang mebuat ibunya pun merinding mendengarnya.
"baa... baaik tuan, ampuni kami, kami akan pergi "" preman smbil berlarii berkata itu sma putra