
jam dinding sudah menunjukan jam lima subuh, suci mau bangkit karna mau menjalankan solat subuh nya tapi terasa berat, seperti ada yang menindihnya. Benar saja tangan putra mendarat di perut suci.
"yaampuun bagaimna ini klo aku bergerak pasti bangun, apalagi tangan nya yang memeluk tubuh aku ini, pasti dia marah karna aku yang berbuat macam2".
secara perlahan suci menyibakan tangan suaminya itu tak terduga ternyata putra malah ikut bangun.
"kenpa tanganku ada di perutmu, apa kau macam2 padaku suci, dasar wanita gatel" suara marah putra.
"bukan saya yang kegatelan tapi tangan tuan yang memeluk saya," suci sambil berdiri lalu bergegas ke kamar mandi ,langsung mandi dan wudhu, setelah selesai dia lupa tidak bawa baju ganti karna terlalu kesal sama putra atas tuduhan nya.
"yaampun bagaimana aku bisa lupa bawa baju ganti, tidak mungkin kalo aku keluar dengan kimono minim ini nanti tamabah d sebut wanita gatel lagi.
suci mengintip dri pintu kamar mandi ternyata suami nya masih pulas.
"akhirnya dia masih tidur" .dengan segera suci keluar dri kamar mandi dan langsung menghadap pada lemari isi pakaian nya. ternyata tanpa sepengetahuan suci , putra sudah bangun semenjak mendengar suara pintu kamar mandi,
yaampun suci, badan mu indah sekali , mulus putih, lenjang dan sedikit berisi membuat tubuh kamu sempurna, vina kalah body sama kamu" gerutu putra dlam hatinya.
iya memang suci itu mempunyai badan yang ideal hanya saja suci memakai kerudung jadi tidak memakai baju yang ketat ketat hingga tak terlalu terlihat sexy. Setelah selesai berpakaian suci langsung shalat, setelah selesai shalat suci menyisir rambut lebat dan hitam nya, tanpa sepengetahuan suci putra hanya menyaksikan kelakuan istinya itu
"ehem apa kamu tidak malu ya menyisir di depan laki2?
"eh maaf tuan aku kira tuan masih tidur. lagi pula kenapa saya harus malu, tuan itu kan suami saya" suara gugup keluar dri mulut suci sembari mencari alesan.
"pantesan kamu keluar dari kamar mandi dengan kimono mini merasa tidak malu " tertawa kecil putra
"apa tuan?? tuan melihat semua itu"
seketika wajah suci serasa terbakar ,memerah karna menahan malu
"iya. kenapa kamu malu? bukan nya kamu sendiri yang tidak merasa malu"
"sudah tuan cepat bangun, dan mandilah aku akan segera buatkan sarapan untuk mu" suara suci supaya mengalihkan pembicaraan yang tadi.
suci turun kebawah menghampiri ke dapur untuk bantu2 bi sumi menyiapkan sarapan. tiba2 muncul mamah sinta
__ADS_1
"selamat pagi syang" suara lembut mamah sinta
"selamat pagi mah"
"masak apa, harum sekali kayanya enak nih??
"iya mah suci masak ayam bakar sama sayur asam" sembari menata makan di meja makan.
"putra mana sayang ko beleum turun"?
"mungkin sebertar lagi mah"
tak lama kemudian putra turun dengan kemeja dan jas yang senada ,yang memebuat ke gagahan nya bertambah.
"ayo cepat sarapan dulu liahat istrimu sudah masak banyak dan enak"
"iya mah"
suci menyodorkan piring kpada suami nya dan menaruhkan nasi beserta lauk nya, ternyata putra menikmati makanan yang d buat suci, sampai habis tak tersisa.
"makan nya lahap sekali kamu putra, enak ya masakan istimu" sambil senyum
"apa?? gk makan malam , berarti suci juga tidak makan semalam tadi karna menunggu kamu putra!!! memangnya kamu semalam pulang jam berapa?? suara volume mamah sinta naik
ngapain dia nungguin aku makan malam, berrti dia juga semalaman gk makan, ihh ngapain aku kasihan sama dia.
"ya siapa suruh nungguin aku mah, aku di kantor banyak pekerjaan karna seminggu libur kerja".
ada rasa sakit saat bicara seperti itu di hati suci, tapi suci menahan nya.
"mah aku berangkat kerja dulu ya, assalamualaikum"
"waalaikumsalam" jawaban mamah sinta dan suci
"suci maafkn putra yaa, karna sikap nya belum bisa berubah sama kamu"
__ADS_1
"tidak apa2 mah, mungkin dia belum menerina pernikahan yang mendadak seperti ini
"iya kamu benar sayang"
suci membereskan sisa sisa makanan tadi dan menyimpan nya di tempat wadah kotor.
"mah apa mama hari ini mau ke toko kue?" tanya suci
"iya sayang, ini mau berangakat. memang nya kenapa?"
"boleh suci ikut mah suci sangat bosan d rumah terus"
"dengan senang hati sayang, ayo kita berangakat" tangan ibu sinta sambil merangkul pinggang suci.
****dikantor
tuan hari ini ada meeting!! telepon dri skertaris nya itu, kevin bicara sopan karna lagi bersama clien untuk mengurus pekerjaan nya.
"baik, urus dan siapkan untuk meting hari ini"
setelah selesai meting kevin dan putra kembali keruangan. merka sedang sibuk dengan pekerjaan nya masing2
"suci kita ke kantor putra yuu" ajakan mamah sinta
"apa tidak apa2 kalo kita kesana, apa tidak menggangunya"
"tentu tidak sayang kantor itu milik mamah, dan putra suami kamu, mana berani dia marah"
"yasudah aku ikut saja"
sesampai di kantor suci dan mamah sintra berjalan semua pandangan karyawan tetuju pada suci,
ohh tuham cantik sekali istri tuan putra, kalah saing aku sma dia
"hai selamt siang" spa suci pada karyawan di kantor putra
__ADS_1
"selamat siang juga nyonya" ramah sekali istri tuan putra ,pasti dia sabar banget nagadepin kelakuan suami jutek nya itu. suara karyawan mengobrol sama teman ssebelah nya.
"husss jangan bergosip mulu, selesaikan pekerjaan kalian" perintah mamah sinta sambil memandang kesal karyawan nya tersebut. karyawan nya pun tertunduk karana malu karna d tegur sama mamah sinta.