Pernikahan Kedua Ku

Pernikahan Kedua Ku
bab 6


__ADS_3

"putra kenpa kmu pulang selarut ini.?"


"putra sudah bilang kan bu tadi pagi kalo putra ada meting.


"yasudah sekarang kamu mandi ,dan cepat turun kebawah ada sesuatu yang ingin mamah bicarakan"perintah dengan suara mamaksa


"iyaa baiklah" jawab cuek dan datar.


kini tante sinta dan putra sudah duduk di meja makan, tante sinta hanya menemani putranya makan saja karna tante sinta sudah makan dri jam 8 malam tadi


"putra apa kamu biasa membawa wanita untuk menjadi mantu mamah?


mamah sudah capek dengar ocehan dan alesan kamu, lihatlah kamu sudah dewasa sudah berumur ,usia kamu sudah mencapai kepala tiga"


"sudahlah mah, jangan pertanyakan itu lagi, putra juga sudah bosan memdengarnya, selera napsu makan putra jadi hilang gara2 mama"


"putra apa seperti itu cara kamu berbicara pada orangtuamu, ? ingat ya, kalo dlam sebulan tidak membawa gadis kesini biar mama saja yang carikan gadis untuk mu


"yaah terserah mama, putra capek. lagian kalo putra nolak akan tetap sama saja kan. putra akan di carikan wanita pilihan mama.


"putra ,,, ibu berbicara seperti ini karna ibu ingin melihat kamu bahagia, hidup dengan keluarga kecil kamu, mama bahagia dengan cucuk2 mamah kelak. , apalagi mama yang sudah kadang sakit"an apa kamu tidak kasihan sama mama kalo mati mendadak karna penyakit jantung mama?

__ADS_1


"iya mah, terserah mama, aku nurut aja"


karna kalo sudah menyangkut kesehatan mamanya putra selalu kalah, karna meskipun begitu putra anak baik, penyanyang, yaa kalo sesekali membantah apalagi soal jodoh wajar saja kali ya.


pagi hari d toko kue,,


" suci kemarilah , tanteu mau berbicara sama kamu"


'baik tante ada apa?" suci sambil mendunduk karna menghargai kalo tante sinta adalah bosnya


"sini duduk, gak usah canggung seperti itu" sambil menepuk2 sofa empuk yang d duduki tante dewi


deeg jantung suci bergetar sangat kecang, karna syok mendengar perkataan tante sinta


ya ampuun, mana nolak sih tante di jodohkan sama pria setampan dan segahah putra, tpi klo lihat sifat nya yang dingin pasti semua wanita tidak mau, buktinya toh dia masih jombo"gerutu isi hati suci


"suci,, suci kenpa kamu melamun ? baiklah tante mengerti ,mungkin ini terlalu cepat bagimu, tpi tante akan menunggu jawabanmu "


"ehh,,, tante maaf. iya tante ini terlalu cepat bagi saya, apa saya boleh bicarakan ini sama ibu saya?"


'tentu suci, tante tunggu ya jawaban mu, dan sekarang km boleh pergi lanjutkan pekerjaan mu"

__ADS_1


sebari melangkah suci kepikiran terus kata2 yang di ucapakan tante dewi.


*apa mungkin dia mau d jodohkan sama janda sepertiku,, rasanya tidak mungkin dia pasti akan menolak, huufftt keberuntungan masih belum berpihak padaku mungkin


***dirumah suci*


"ibu, tante sinta menjodohkan aku sama putranya"tanpa basa basi


ibunya yang lagi makan samapi keselek


"buu,, pelan pelan! sambil menyodorkan minum pada ibunya


"ibu kaget nak,, apa kamu serius ?"


"iya buu,,, suci harus bagaimna,, kalo di tolak gk enak, karna tante sinta sudah banyak membantu ku, kalo di terima suci tidak mau menikah dengan manusia dingin seperti itu, apalagi setatusku janda bu"


"ibu juga bingung naakk,, ibu ngikut ajah, kamu kan sudah dewasa ,sudah bisa meilih mana yang baik mana yang tidak" sambil mengusap2 pangal kepala putrinya


"hemmm baiklah buu, aku pikir2 dulu. bu aku berangkat kerja dulu ya buu . assalamualaikum


" waalaikumslam iya hati2 di jaln"

__ADS_1


__ADS_2