Pernikahan Kedua Ku

Pernikahan Kedua Ku
pertemuan


__ADS_3

Kebetulan hari ini adalah hari minggu, hari libur kerja. Kebetulan putra ada di rumah dan tante sinta menyuruh untuk menemui suci unuk mencari gaun pengantin dan cincin perhiasan yang akan meraka pakai buat di hari bahagianya mereka, tante sinta dan putra sudah siap d meja makan dengan sarapan nya.


"putra sehabis sarapan km bisa kan mengantar suci belanja untuk keperluan nikah nanti??"


"apa harus secepat itu ma,,,,?? kan ada pak jono yang bisa mengantarkn dia berbelanja!!"


"eh calon suami nya suci kamu bukan pak jono, lagian ini kah hari minggu mumpung kamu libur kerja!"


"justru itu mah,, mumpung ini hari minggu putra mau istirahat, karna putra sangan cape dengan kerjaan putra d kantor" bicara gelagapan mencari alesan agar mamah percaya


"hemm memang nya mamah percaya dengan alesan kamu?? cari alesan saja. sudah, mamah tidak mau d bantah pokonya kamu harus antar suci sekarang juga!!!perintah sambil telunjung tante sinta di naikan.


"yaa,,,,yaaa baiklah mah , putra siap2 dulu" sembari bersiri mengerucutkan halis sampai beradu


"kamu tidak lupa kan alamat rumahny"teriakan kecil tanteu sinta karna putra sudah pergi.tapi putra tidak menjawab


"uuhh dasar kpan berubahnya kamu naakk" sambil geleng2 kepala.


meskipun dengan busana biasa saja yang d pakai putra tpi tidak mengurangi ketampanan nya, dia hanya memakai kaos polos putih d tambah celana levis pendeknya dan memakai jaket yang tidak di ressletingkn begitu gagah dan tampan nya


tuhan apa aku bisa menjalankan hubungan tanpa cinta, aku pikir ini hanya membosankan bagiku, awas saja ya kaun wanita kuper tak sudi aku tidur seranjang sma kamu. Gerutu putra. Tanpa sadar ternyata sudah sampai d rumah suci, lalu putra memencet klakson beberapa kali


kiiiikk,kiiikk


suci yang melihat dari arah jendela kmar hyanya bernafas panjang, karna kesal melihat putra yang kelakuan nya seperti anak kecil


"itu kayanya si manusia jutek deh, lihat lah tidak ada sopan santunya" suara kesal suci di dalam kamar. tidak lama kemudian ibu suci mengetuk pintu


"naak, itu sepertinya ada tamu di depan cepat kamu keluar"menyodorkan suara ke pintu kamar suci.tak lama kemudian suci keluar


"maaf bu aku gak cerita sama ibu kalo hari ini suci mau belanja keperluan buat pernikahan nanti, mungkin itu yang di depan calon suami suci yang jutek itu" sambil memanyunkan bibirnya"


"iya sudah cepat kamu berangkat dia sudah lama menunggu!!"

__ADS_1


"baik buu,,, assalamuaalaikum


"waalaikumsalam"


suci mulai berjalan mengampiri mobil putra, tpi dia tidak keluar sama sekali, masih diam di dalam mobilnya.


"tuan apa boleh saya masuk??"tanya suci sambil berbungkuk ke pintu kaca mobi.


"wanita kuper, hal begitu saja kau pertanyakan. ayaoo cepat masuk aku sudah lama menunggu. Lagi pula saya tidak suka dengan menunggu seperti ini"suara kesal putra karna terlalau menunggu suci


"i,,,iya maaf tuan"


ini orang terbuat apa hatinya,, jutek, dingin gak ada manis2 nya, meskipun dia tampan tpi dengan sperti ini ketampanan nya hilang.


suara isi hati suci yang jengkel melihat sikap calon suami nya itu. Di dalam perjalanan suci hanya melihat pepohonan d setiap jalan. dan suci pun tidak kalah cantik dengan kerudung bermotif bunga, baju kardigan, rok yang senada dan sangat cocok d gunakan postur tubuh suci. didalam mobil hening tidak ada yang bersuara. Tidak lama kemudian sampailah di toko perhiasan, dan sesampai disana mata pelayan tertuju pada sosok pria yang tampan berjalan di belakang suci.


"pelayan tolong pilihkan dia perhiasan, jangan lama2 aku tidak suka menunggu"


"baik tuan muda"


bagus semua.


"mbak saya mau yang itu, kayanya bagus deh" suci sambil menunjuk cincin pilihanya


"tentu nona ini sangat bagus ,karna cincin ini unlimited" pelayan sambil memberikan cincin nya pada suci


" pasti ini mahal sekali kan??" suara lembut suci.


tapi tak lama kemudian putra bersuara


"pelayan cepat bungkus cincin itu saya tidak banyak waktu" putra yang tetap dingin dengan suaranya


"baik tuan ,totalnya semua 200 juta".

__ADS_1


suci terkejut dengan harga perhiasan yang sangat mahal,


bodoh sekali kau suci ,kau memilih perhiasan mahal sekali, apa kata dia kalo aku cuma bisa boros mengamburkan uangnya saja, lagian itu perhiasan unlimited kaya kuota ajah.


tanpa basa basi putra mengeluarkan sim card nya dan membayar semuanya


"terimakasih pelayan ,kami permisi dulu" suara lembut suci saat pamitan pada pelayan. tapi tidak dengan putra yang sudah menghilang dan sudaj masuk keladalam mobilnya. Tak lama kemudian suci masuk kedalam mobil


"tuan mau kemanalagi setelah ini" pertanyaan gugup suci terdengar konyol d telinga putra, karna lihat tingkah laku suci yang polos membuat putra jangat jengkel


"kita mau kebutik cari baju pengantin"jawaban datar putra.


"hem ya baiklah tuan"


sesampai d butik tentu tuan putra di sambut baik karna butik tersebut adalah langganan mama nya. karna kebetulan butiknya sangat dekat dekan toko perhiasan mereka kunjungi tadi


"cepat kamu pilih2 saja bajunya, aku mau istirahat, ini terlalu membosankan mengantar wanita berbelanja" sembari menjatuhkan badan putra ke sofa yang tersedia di butik tersebut. Tanpa menjawab suci pun langsung memilih gaun buat pernikahan nya nanti. Tak lama kemudian suci mendpatkan gaun yang cocok untuknya,,


"kanyanya ini bagus deh klo serasikan sama adat sunda, yaudah aku ambil ini saja"


smabil berjalan menuju kasir suci tersandung mengenai kaki putra yang sedang menggantung di sofa.


bruuukkkk


"awww sakit sekali"teriak suci.


putra pun terbangu karna kaget ada seseorang yang tersadung mengenai kakinya


"kamu ya, apa tak punya mata ganggu istirahat orang saja" sambil berdiri dan membamtu suci berdiri juga.


"maaf tuan, tapi kaki anda terlalu terlentang panjang di lantai" suci yang sembari mengusap2 lutut dan tangan nya karna terlihat bengak karna lumayan keras saat suci jatuh ke lanatai.


"pelayan kesini, bungkus baju yang di bawa wanita ini!! putra berjalan menuju mobil tanpa menoleh sedikitpun pda suci yang memrasa kesakitan

__ADS_1


ini orang tidak ada rasa kemanusian apa, jelas2 ini salah dia, boro2 minta maaf, nolongin juga kagak,. Gerutu suci sambil berjalan terpincang2 menuju kasir karna harus membayar dan membawa gaun yang sudah suci pilih.


__ADS_2