
setelah suci menyiapkan sarapan di meja makan tak lama mamah sinta dan putra turun.mereka mengabiskan sarapan nya masing2
"suci tolong ambilkan tas kerja kantor ku"
"baiik sayang"segera suci bangkit dari duduknya dengan sekejap langsung mendapati tas suami nya itu.
"ini sayang, hati hati di jalan yaa" suci berbicara di teras depan rumah karna malu suci memanggil putra sengan sebutan sayang.
"iya assalamuaikum"
"waalaikumsalam"
suci kembali kekamar karna belum membereskn handuk bekas mandi suami nya itu ,lalu ponsel suci berdering.
alvin is calling
*hallo suci, apa kabar?
aku baik2 saja, ada apa kamu menelpon ku mendadak seperti ini* ?
*ceritanya panjang, dan sangat penting ini soal perusahan mu, bisakah kita bertemu di jalan xxxx
baiklah, aku akan segera kesanah*"
tuuut telepon terputus. suci langsung bergegas pergi , dia sampai lupa minta izin sama suaminya, suci hanya izin sama mamah sinta. suci segera menaiki gojek online nya karna jalanan macet tidak membuat iya terlambat karna naik motor bisa menyalip. tak lama sampai, alvin sudah menunggu di tempat duduk d pinggir cafe tersebut. lalu sampailah suci di sana.
"sudah lama menunggu alvin?tanya suci
"eh baru saja ko"
"ada apa dengan perusahaan ku vin?"
"begini suci dulu almarhum juragan mempunyai musuh dengan rekan bisnisnya , dan dia mulai mau menjatuhkan perushaan kita, dia minta kita menjual property milik perusahaan.
"appa?? aku harus bagaimana, aku tidak menegerti soal seperi ini?"
"baiklah aku minta izin untuk menyelesailan masalah ini, aku memberitahumu takut nya aku sewenang2 dengan perusahaan mu"
"kau ini, aku sudah percaya penuh sama kamu vin, jadi itu terserah kamu" suci berbicara sampil menepuk2 punggung alvin.
tanpa sadar putra melihat percakapan mereka,karna putra terjebak macet d jalan jadi otomatis perjalanan nya terhambat.,
"sialan ,siapa laki-laki itu?kelihatan nya akrab sekali, dan suci tersenyum merekah saat dan dengan pria lain" sembari mengepalkan tangan karna marah, emosi, ada sesuatu yang sakit di hati nya putra.
__ADS_1
"kenapa lama sekali macetnya hehh tambah kesel saja".
setelah 30 menit dalam kemacetan akhirnya jalanan kembali normal dan putra melanjutkan pergi ke kantornya.
sampai di kantor putra mood ny ancurr,
bruukkk, suara pintu di buka keras oleh putra, karyawan nya pun tidak sanggup menatap nya karna takut.
*itu bos kenapa, dia sering marah tapi tidak pernah semarah ini
"aku juga gk tau*"
setelah masuk ruangan dia ambruk d sopa bed nya, dan kevin bertanya
"kenapa loe , kusut amat?"
"kesel gue, di jalanan macet cuma menyaksikan bini gue ngobrol sma laki-laki lain"suara napas yang tak beraturan karna marah
"loe cemburu broo,, haha akhitnya loe bucin juga"
"ngak, gue gak cemburu, gue marah karna dia bini gue"
"gengsi amat sihh loe tinggal ngaku cinta ajah, giliran di rebut orang uring2an deh"
"baik booss".
dan akhirnya putra tertidur dengan pulasanya hingga terbangun jam 2 siang.
"vin, tolong belikan gue makanan, gue laper niih"
"loe ya tidur kaya bangke, masa tidur dari jam 9 bangun jam 2, parah loe, galau berat kayanya"
"keviiiiin,,,, cepat belikan aku makanan" triak keras putra karan kesal
"eehh iya ampun ,, sabar napa"
kevin langsung membeli makanan di dekat2 kantor dan sudah d dapatinya langsung memberikan pada putra.
tak terasa waktu sudah menujukan jam pulang kerja, meskipun putra gk kerja cuma bermalas malasan d kantor, karna semangatnya hilang sejak tadi pagi melihat suci bersam pria lain.
sesampai di rumah putra langsung masuk kamar, trus mandi dan mengguyur badan nya pake syower. lumyan lama memang di dalam kamar mandi. karna penasaran suci mengetuk pintu nya
"sayang, kenapa lama sekali mandinya apa sayang tidak kedinginan lama2 di kamar mandi"sambil mengetuk2 pintu.
__ADS_1
lalu keluarlah putra dengan handuk sepinggang, rambut yang basah membuat suci pun terkagum.
"sayang kenapa mandi nya lama sekali, kenapa juga sayang tidak memandangku, apa aku jelek?? sembari memanyunkan bibirnya
"hentikan ocehan mu , aku merasa berisik" jawaban datar dan nada jengkel
"sayang kamu kenapa, baru saja kemarin baik sekarang sudah begini lagi"
"suci semua karna ulah mu hingga aku seperti ini, di kantor aku tidak fokus kerja karna memikirkan kejadian pagi kamu bersama pria lain"
deeg jantung suci takut karna melihat suaminya marah seperti itu, yaampun aku harus bagaimna apa aku harus berkata jujur ataw aku berbohong, tpi ini bukan saatnya berbicara jujur sama suamiku
"sayang, lelaki itu bukan siapa2, dia ituu,,,,,"
belum selesai suci berbicara tangan putra langsung memajukan pinggang suci tanpa aba2 langsung mencium bibir suci dengan lembut, tapi lama kelaman ciuman itu menjadi ganas, kini ciuman nya menjadi turun keleher suci , dengan sigap putra membuka kerudung suci dan menciumi di setiap leher jenjang milik suci dan tidak lupa meninggal kan jejak merah di lehernya.
"aahh" desahan suci lolos dri mulut mungilnya itu, sementara putra mendengar desahan suci makin bersemangat, kini tangan nya sudah mendararat di gundukan gunung kembar suci, entah sejak kapan kini suci hanya memakai bra, dan dengan sigap putra melepaskan kaitan bra nya itu, setelah telihat polos di badan suci kini putra melanjutkan nya dengan bermain d p""""""ra suci
"sa,,,yaang, aku belum siap"
"kenapa, apa kamu tidak mau di sentuh oleh ku"
"tidak sayang bukan begitu" suara ngos ngosan karna nafas yang tak beraturan.
"lalu tunggu apa lagi"
"sayanag aku masih perawan" uppss suci keceplosan. sebenarnaya suci tidak bercerita soal keperawanan nya pada putra. putra yang sedang aktivitas di p''''''ra langsung berhenti.
"apa kau masih perawan? kenapa kamu tidak bercerita pda ku,apa kamu tidak d sentuh sama suami mu, apa kam tidak berlaku baik pada sumimu dulu??
"bukan begitu sayang".
dengan berani dan sedikit malu akhirnya suci menceritakan pernikahan nya dulu dari A samapi Z.dan putra tertawa terbahak bahak karna mengetahui suami nya dulu tidak perjaka.
" suci kamu percayakan kalo aku perjaka, kalo tidak percaya ayo buktikan sekarang" putra bicara sambil cengengesan.
"sayang jangan mengodaku, aku malu"
"kalau tau dri dulu, mungkin aku sudah memakan mu suci.
"sudah ,ayo tidur besok kesiangan kan kamu tadi gk kerja di kantor gara2 aku, pasti besok pekerjaan nya banyak
" baiklah sayang".
__ADS_1
akhirnya mereka tertidur pulas.